Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 173


__ADS_3

Dia merasakan bagian yang di kunci, bukan titik jalan


darahnya. Pertama-tama dia berusaha mengumpulkan hawa murninya di Dan-tian, melancarkan jalan darahnya, setiap otot di tubuhnya, setiap butir sel, saat sedang melakukan usahanya ini, sakitnya tidak akan terlupakan.


Dia menahan siksaan kesakitan yang menyerang,


sepertinya seluruh tubuhnya akan meledak.


Kesakitan semacam ini jarang bisa di tahan oleh seorang


manusia, tapi dia bisa berhasil menahannya.


Selanjutnya seluruh tubuhnya menjadi dingin seperti es, nafasnya seperti telah berhenti, seluruh tubuhnya kaku seperti sebuah mayat.


Terakhir hawa murninya dengan perlahan timbul dari titik jalan darah Hai-di.


Pelan-pelan melebar keseluruh bagian tubuh. Dalam


sesaat ini tubuhnya yang dingin lambat laun kembali menjadi hangat.


Cuaca akhirnyajadi terang juga.


Wanita telanjang itu juga sudah bangun, dia mendengar di


kamarnya ada suara. Dia melihat Fu Ke-wei yang telanjang berdiri disisi meja, satu tangannya menyalakan lampu, satu tangan lagi menumpahkan air teh dan di minumnya.


Di bawah sinar lampu, gerakannya Fu Ke-wei tenang, pelan,


santai, tidak terburu-buru.


Wajahnya pucat, menampilkan garis yang tegar, tenang, tidak mudah menyerah.


"Sebenarnya kau tidak perlu bangun menghamburhamburkan tenaga."


Kata Wanita telanjang itu bangkit duduk, mengambil penutup dada di ujung ranjang dan memakainya, tapi tidak memakai baju dalam,


"Begitu bergerak kau akan merasakan berat dan payah, buat apa begitu"


Setelah siang nanti, pelayanku akan datang menyediakan meja sembahyang, kau dan aku akan bersumpah darah, lalu aku akan membuka kuncian jalan darahmu."


"Betulkah" Kalau begitu kutunggu sampai siang." Fu Ke-wei minum satu gelas teh dingin,


"Omong-omong lucu juga, kau dan aku bergantian posisi


bersenang-senang semalaman, tapi aku masih belum tahu siapa namamu! Walau pun pergi ke tempat hiburan! Wanita disana juga ada apa itu namanya Fang lah, Yan lah, Xiang lah, Hualah dan lain-lain nama, betul tidak?"


"Apakah kau pernah dengar Leng-xiang-yan-xian He Xiangxiang?"


wanita telanjang itu tersenyum pada dia, sikapnya sangat memikat orang, "Itulah aku.

__ADS_1


Di dunia persilatan, ketenaran namaku tidaklah lebih rendah dari pada Hoa-feihoa, Nie-sha-yin-hoa."


"Ooo...! Leng-xiang-yan-xian" Ha ha ha!" dia tertawa keras, "Wanita yang kecantikannya termasyur di dunia, wanita simpanan iblis pendeta dao Lian-hun.


Sialan! Kemarin malam di atas ranjang, kau panas seperti api yang dapat melebur besi, mana bisa dijuluki dingin" Lebih-lebih tidak seperti es!"


Dia mengatakannya dengan sangat blak-blakan, orangnya


seperti telah berubah total.


"Iii! Kau......" Leng-xiang-yan-xian tertegun,


"perkataanmu tidak sedikit pun tampak lemah, sedikit pun tidak seperti......"


"Tidak seperti seorang pasien yang terserah akan di apakan oleh orang, betul tidak?" dia tawa dingin, "menawan aku kemari, dan ingin berpasangan dengan aku, pikiran ini apakah dari Lian-hun-yi-shi?"


"Ini adalah pikiranku, iblis pendeta dao memandang aku sebagai barang dagangan terlarang, bagaimana mau memberikan wanita simpanannya ke dalam pelukan orang?"


"Benarkah?" "Buat apa aku membohongimu?"


"Kenapa kau mau melakukan ini?"


"Iblis pendeta dao ada kelainan jiwa, aku sudah cukup


menerimanya, aku ingin hidup seperti yang aku inginkan, namamu sekarang sudah menggemparkan dunia persilatan, ilmu silat sanga tinggi, adalah idola yang aku idamkan. Sehingga, mengambil kesempatan saat......"


memaksa aku naik keatas ranjang."


Fu Ke-wei tertawa dingin melanjutkan, "apakah kau tidak takut iblis pendeta dao menghukummu?" "Ilmu silat iblis pendeta dao walau tinggi sekali, tapi ilmu dao nya tidak berbeda jauh dengan aku, Shen-xian-gao yang dia pandang


sebagai obat ampuh, aku sudah punya obat penawarnya, buat apa aku takut lagi" Apa lagi kau dan aku sudah jadi satu, apakah kau tega tidak membantu aku?" kata Leng-xiang-yan-xian dengan penuh keyakinan.


"Beritahu aku, malam kemarin dulu, sebenarnya siapa saja yang diam-diam mencelakai aku?"


"Orang-orang perkumpulan Cun-qiu, pembunuh bayaran yang


disewa ketua benteng Xi, dan orang orang serakah yang telah mendengar kabar......"


"Ketua benteng Xi dan anaknya, tinggal dimana sekarang?"


"Kampung Lu-wan......iii! Kau mau apa?"


"Aku dan mereka ayah dan anak ada satu perkara yang harus diperhitungkan, aku mau mencari dia."


"Tunggu setelah selesai kita mengambil sumpah, setelah


membuka kunci jalan darahmu, aku temani kau mencari dia!"


"Sudah tidak perlu! Aku bisa pergi sendiri, dan aku ingin pergi sekarang juga."

__ADS_1


Fu Ke-wei berkata dingin, sambil memakai baju dan sepatunya.


"Iii! Kau......" Leng-xiang-yan-xian seperti telah melihat keadaannya tidak benar, buru-buru bangkit berdiri.


Tiba-tiba dia merasa tubuhnya sesemutan, buug... dia


kembali terbaring keatas ranjang.


"Kau dengar baik-baik." Fu Ke-wei berkata dingin, "Mengingat kau pernah menyembuhkan racun di tubuhku, aku tidak akan mencelakakan kau, juga tidak akan membalas kepadamu, tapi kau harus tahu diri, di kemudian hari kau harus menghindar aku jauh-jauh."


"Kau......kau bagaimana bisa membuka kunci jalan


darahnya?" "Aku tidak akan beritahu.


Ingat peringatan aku, jika tidak, kau akan menyesal sekali!"


Dia tertawa dingin, lalu melayang pergi keluar kamar.


Pembunuhan timbul disekitar daerah seluas sepuluh li.


Mata-mata dari setiap pihak menyebar di masing-masing


pelosok, jika ingin membawa kabur seorang yang setengah mati, memang adalah hal yang sangat sulit, bahaya yang ditempuhnya terlalu besar.


Sebenarnya, tidak mungkin bisa membawa lari seorang yang


sudah setengah mati. Orang setengah mati itu tidak ada gunanya, karena harus mendapatkan dua macam obat penawar khusus.


Fu-jiu telah menjadi orang setengah mati karena terkena racun, beritanya menyebar luas. Nilai dirinya sekarang sangat besar sekali, siapa yang bisa mendapatkan dia, maka akan dapat mencari harta benda jutaan


yang di dapat dari benteng Zhang-feng, dan ratusan ribu perak hasil rampokan dari Sepasang Cantik Jiang-nan.


Mengenai permusuhan dia dengan benteng Zhang-feng dan


...perkumpulan Cun-qiu, semua orang juga bercerita, pertikaian...


...dunia persilatan yang masing-masing punya ceritanya sendirisendiri, orang luar tidak terlalu memperdulikan, juga tidak ada alasan dan tenaga untuk melibatkan diri....


^^^Harta benda yang jumlahnya sangat besar, merupakan pembicaraan yang diperhatikan orang.^^^


^^^Jika ada orang berani berdiri keluar membela aturan persilatan, orang ini jika bukan orang gila pasti idiot besar.^^^


^^^Tentulah! Tidak ada korban yang minta pertolongan, siapa yang mau keluar begitu saja mengurusnya"^^^


Fu-jiu tidak akan minta pertolongan orang.


Setiap orang-orang perkumpulan Cun-qiu marah sekali, di dalam keadaan mereka mensiasati dengan seluruh kekuatannya, malah ada orang yang keberaniannya sebesar langit, membawa lari musuh yang sudah berada ditangannya, bagaimana mereka bisa menerimanya" Sehingga, perkumpulannya mengeluarkan peringatan keras, setiap orang yang melalui Jiang-ning, tidak perduli dari aliran mana, harus hati-hati dan jangan melibatkan diri, setiap gerakan yang mencurigakan, akan mendapatkan serangan sekuat tenaga dari perkumpulan Cun-qiu.


Orang persilatan yang lewat jangan menginap disini, supaya tidak menimbulkan kesalah pahaman.

__ADS_1


__ADS_2