Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 95


__ADS_3

"Pendapat aku sama dengan adik Fu." Kata Nie-sha-yin-hoa tertawa, "wanita memang mahluk yang sulit diduga, jelas-jelas di dalam hati suka, tapi mulutnya berkata tidak, apalagi wanita yang


sifatnya keras seperti Hoa-fei-hoa, tentu juga demikian. Sebenarnya wanita yang wajahnya semakin keras, di dalam hatinya semakin


lemah, wajah yang keras untuk menutupi hatinya yang lemah."


"Kalian semakin bicara semakin melantur, apa dia telah


memberi kalian keuntungan, hingga membantu dia bicara." Kata


Fu Ke-wei tertawa pahit, "setelah aku keluar, bos penginapan


Shang membicarakan apa saja dengan kalian?"


"Kebanyakan membicarakan tuan." Ouw Yu-zhen tertawa,


"mula-mula dia menanyakan asal-usul tuan dan sebutannya,


kenyataannya kami pun tidak tahu! Sehingga, kami semua


sembarangan menebaknya."


"Kalian mengharapkan siapa aku ini?"


"Siapa tuan itu tidaklah penting." Kata Nie-sha-yin-hoa dengan tulus,


"kami dengan rela mengikuti kau, sebab sangat bangga dengan


perbuatanmu, walau kau adalah seorang baik yang banyak melakukan


kejahatan yang tidak bisa diampuni, juga pasti tidak akan menyesal."


"Terima kasih atas kepercayaan kalian." Kata Fu Ke-wei juga dengan tulus.


"Ooh betul! Bos penginapan Shang tadi telah memberitahu kami, ada satu jalan kecil yang tersembunyi bisa langsung sampai ke


gunung Li-liang, hanya saja perjalanannya lebih jauh tiga empat hari."


Kata Ouw Yu-zhen. "Tidak disangka dia orang yang perhatian, bisa mengetahui kita akan pergi ke benteng Zhang-feng, bagaimana pun jahe lebih tua lebih pedas!"


Fu Ke-wei berkata, "waktunya sudah tidak pagi lagi, mari kita istirahat!


Besok kita harus bangun pagi-pagi melanjutkan perjalanan!"


Ayam pagi berkokok melihat langit, ini adalah kata-kata mutiara


untuk orang yang bepergian jauh, pagi-pagi berangkat berjalan


supaya tidak terhambat di jalan, dan tidak mendapat tempat untuk


menginap. Di depan penginapan Yung-an, pelayan dengan hangatnya


membantu tamu menyiapkan kuda.


Fu Ke-wei dan kawan-kawannya, empat orang saat fajar


menyiapkan kuda melanjutkan perjalanan.


Yu-shu-xiu-shi dan Seruling Damai yang berada di sisi lain,

__ADS_1


mengawasi persiapan pelayan, di samping diam menonton, sorot


matanya sering melotot dengan galak pada Fu Ke-wei.


Ling-yun-yan tiga orang wanita, juga sering mengawasi


gerakan masing-masing pihak.


Seruling Damai tidak berani menantang Fu Ke-wei, jadi


mencari Xie-shen. "Saudara Tu, kau sungguh telah memutuskan tidak pergi dengan


kami?" Seruling Damai bertanya pada Xie-shen yang sedang


mengikat bungkusan pada pedal kuda.


"Betul, aku takut." Jawab Xie-shen dingin, di dalam hatinya benci sekali.


"Bukankah kau akan berjalan ke utara mencari teman?"


"Bagaimana nanti saja." Xie-shen menunjuk pada Fu Kewei, "Aku akan mengikuti saudara kecil Fu dan kawan-kawan berjalan ke


selatan, meninggalkan tempat kacau ini dulu, selanjutnya


bagaimana, lihat nanti saja."


"Jika aku memaksa kau ikut kami......"


"Lebih baik jangan." Xie-shen tangannya memegang pegangan golok, "kau mungkin masih belum tahu sekarang ini aku adalah


pelayannya saudara kecil Fu, kau harus tanya dia dulu, apakah dia


mengizinkan tidak?" "He he he! Tentu saja aku tidak mengizinkannya." Fu Kewei tertawa aneh, "aku sangat memperhatikan masalah yang merugikan aku, demi memperebutkan satu sen uang, juga tidak akan segan-segan bertarung merebut kembali keadilan. Orang baik dihina orang, kuda baik


bungkusan baju pun habis direbut orang. He marga Xiao, apakah kau


akan melawan kehendakku?"


"Aku sekarang sedang sibuk melakukan perjalanan keutara, tidak ada waktu bermasalah denganmu." Seruling Damai warna wajahnya berubah-rubah, akhirnya mengeluh sekali, "tidak lama lagi, kita akan bertemu di dunia persilatan."


"Bagus sekali, aku percaya kau tidak akan menunggu lama."


"Benar, aku pasti bisa menemukanmu." kata Seruling Damai menggigit gigi, dengan Yu-shu-xiu-shi dia naik ke atas pelana kuda.


Ling-yun-yan bertiga juga siap naik ke atas pelana kuda


melanjutkan perjalanan, Yu-shu-xiu-shi sudah berjalan duluan


dengan cepat menuju ke utara.


Penunggang kuda yang menginap di penginapan, saat


berangkat hanya ada enam orang. Ling-yun-yan menunggu


Yu-shu-xiu-shi dan Seruling Damai pergi menjauh, akhirnya tidak


tahan dia berjalan menuju kearah Fu Ke-wei.


Dua orang pelayan setia dia, tampak bersemangat ingin

__ADS_1


bertarung. "Perselisihan di antara kita, nanti kita perhitungkan di kemudian hari." Wajah Liu Fei-yan tidak tampak rasa marah yang jelas, tapi ada wajah senyum yang mengandung niat jahat, "kau katakan, kau ini sebenarnya Fu-xian atau Fu-jiu?"


"Orang kecil semacam aku ini, sering harus melarikan diri dari mala petaka, mengganti nama adalah satu cara yang sering digunakan oleh orang dunia persilatan, pahlawan yang mempunyai puluhan nama palsu banyak sekali! Buat apa kau perdulikan nama Fu-xian atau Fu-jiu?"


berhadapan dengan wanita cantik yang seksi, kata-kata Fu Ke-wei


santai tingkahnya tenang.


Seseorang yang tidak punya keinginan terhadap orang atau


sesuatu, berbicara santai itu adalah hal yang normal sekali, tidak menjilat orang, mana bisa mengharapkan mendapatkan keuntungan


dari orang" "La......lalu di kemudian hari bagaimana aku bisa


mencarimu?" "Itu adalah kesulitanmu sendiri, bukan urusan aku. Nona besar Liu, kau paling bagus berpikir dulu dengan tenang, sebenarnya siapa yang menagih hutang, baru bertindak, itu juga tidak terlambat, hanya


sepihak menyatakan sebagai penagih hutang, walau kau dapat


mencari aku, kau juga hanya mendapat kegembiraan yang kosong


saja." "Bagaimana pun kau tidak bisa menolak hutang, kau lebih hebat dari pada Yu-shu-xiu-shi, sampai Seruling Damai juga harus


terus-menerus menahan diri tidak mau menempuh bahaya


bertarung denganmu, di seluruh dunia persilatan, orang yang sukses sepertimu ini tidak banyak."


"Pujian yang berlebihan, aku merasa tersanjung."


"Jangan senang dulu." Liu Fei-yan tidak tahan dengan


tingkahnya, dia merasa akan marah lagi, "Yang aneh kau malah


tidak mendapatkan julukan dari semua orang, kau sebenarnya


berkelana di dunia persilatan, tujuannya apa" Apakah hanya


menginginkan keuntungan saja tidak mau punya nama yang


terkenal" Atau ada tujuan lain yang tidak diketahui orang?"


"Nona besar Liu, aku sudah mengerti kau menanyakan timur


tujuannya barat. Jika aku sudah mempunyai sebutan yang diketahui


oleh semua orang, kau jadi bisa dengan mudahnya mencari aku,


para pengawal bunga yang menyembah di bawah rokmu itu, akan


seperti anjing pemburu......"


"Kau pantas mati!" Liu Fei-yan kembali terusik lagi! Dalam teriakannya dengari marah mendadak mengangkat tangan kiri.


Satu sinar tipis membelah udara, datang menyerang cepat


laksana kilat. Fu Ke-wei mengangkat tangannya, pecut kudanya pelan


menangkis. Traang..... sebilah pisau daun Liu jatuh ke tanah.


"Sungguh lihay!" Fu Ke-wei menggelengkan kepala tertawa pahit,

__ADS_1


"kau wanita baik-baik yang anggun, tidak terduga sangat


membahayakan, sedikit-sedikit menggunakan kepandaian menyerang aku, langit yang tahu kau telah melukai berapa banyak orang yang tidak berdosa. Kau pergilah! Aku tidak ingin melihatmu lagi."


__ADS_2