Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 163


__ADS_3

"Tidak, aku akan......"


Hoa-fei-hoa buru-buru menyela menolak-keinginan Fu kewei.


"Kau harus kembali ke Hang-zhou." Kata Fu Ke-wei dengan tegas,


"Kepergianku sekarang, mungkin setahun atau setengah tahun tidak mendapatkan hasil, aku tidak mengharap kalian ikut mencarinya, sekali lagi jika anginnya bocor, mungkin selamanya tidak bisa mendapatkan belasteran yang harus mati ini.


Kau adalah satu-satunya keturunan guruku, Xiao Zhen dan Xiao Ling, aku juga menganggapnya sebagai saudaraku, tetua Du seperti seniorku, aku tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diduga pada kalian, jika tidak hatiku tidak akan bisa tenang."


"Bagaimana kau mau menanggung sendiri masalahnya?" kata Hoa-fei-hoa gelisah dan marah, "Ketua benteng Xi dan anaknya juga hutang nyawanya dengan kami yang belum diperhitungkan, kau tidak ada alasan tidak mengizinkan kami ikut mencarinya."


"Tujuan tuan sebenarnya, aku mengerti." Ouw Yu-zhen mengulur tangan di bawah meja menarik bajunya Hoa-fei-hoa, dan juga mengedipkan mata pada Nie-sha-yin-hoa dan Xieshen, "Pertama dia menyayangi kita, kedua orang yang mencarinya terlalu banyak, maka gerakannya akan sedikit tidak bebas, dan juga mudah membocorkan keberadaannya, seharusnya kita mengerti hati baiknya tuan, supaya tidak mengganggu gerakannya dia.


Paman Du, kau juga seorang yang tidak berkeluarga, kenapa tidak bersama kami saja pulang ke Hang-zhou" Disana pemandangannya indah, tepat untuk tempat beristirahat!" Hoa-fei-hoa dan Nie-sha-yin-hoa adalah orang pintar, Xieshen juga banyak pengalamannya, mana mungkin tidak mengerti isyarat Ouw Yu-zhen, di dalam hati tahu Ouw Yuzhen mengatakan kata-kata ini pasti ada tujuan khusus.


"Baiklah! Aku menurut kau saja, tapi setiap saat kau harus


memberi tahukan keberadaan kau pada kami, supaya kami tidak khawatir."


Hoa-fei-hoa dengan wajah terpaksa menyetujui.


"Tidak jadi soal, aku pasti akan mengabarkan


keberadaanku."


Hati Fu Ke-wei jadi lega, dia tidak melihat Ouw Yu-zhen memberi isyarat pada tiga temannya.


"Baguslah kalau begitu, aku bisa istirahat di Hang-zhou, siapa tahu sebutanku juga ikut hilang karenanya. Ha ha ha......"


Xie-shen dengan gembira tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


Pepatah mengatakan, orang banyak kekuatannya besar, anjing banyak menggigit mati kambing.


Maka buat orang-orang yang berambisi besar menganggap


kekuasaan sangat penting.


Kelompok kecil, mendirikan perkumpulan, mengumpulkan


sekelompok orang yang satu pandangan, hingga bisa bertindak sekehendak hati. Kelompok besar, membeli kuda mendirikan pasukan, mundur selangkah bisa berkuasa di satu daerah, maju terus bisa merebut negara, menjadi penguasa dunia.


Perkumpulan Cun-qiu belum lama mengangkat nama di dunia persilatan, tapi ketua perkumpulan Shen-li-jin-gang Liu Shi-jie, berpandangan luas dan ambisinya besar, dia punya pandangan jauh, mengembangkan kekuatan dengan bendera setengah terbuka satu terang dan satu gelap, memberikan perintah dengan lancar, sehingga banyak pesilat tinggi dengan senang ikut bergabung, dalam waktu singkat perkumpulannya berkembang pesat, dia menyebut dirinya sebagai penguasa Jiang-hu yang akan datang, keberhasilannya menyolok sekali.


Setelah perkembangannya berjalan lancar, dia juga menjaga kehormatan setiap anggotanya, makanya terhadap peristiwa yang tidak menguntungkan perkumpulan Cun-qiu, tidak perduli masalahnya besar atau kecil, semua harus dibereskan dengan sekuat tenaga, sampai masalah sekecil bulu ayam pun dibereskan tuntas, supaya jangan ada efek membunuh 'ayam' memperingati 'kera'.


Sehingga ketika wakil ketuanya dikejar-kejar orang sampai harus melarikan diri lewat tempat yang sulit, dia merasa tercoreng sekali gengsi perkumpulannya!


Memang banyak pesilat tinggi ternama tidak berani mengusik orang-orang Jin-she-dong, tapi dia mempunyai banyak orang, mengapa harus takut pada orang-orang Jinshe-dong" Apa lagi dia ingin ternama, menjatuhkan pesilat tinggi ternama sebagai sasaran dengan tujuan mempertinggi posisinya, tidak perduli menang atau kalah, posisinya tetap akan naik, kenapa dia tidak mau melakukannya" Kabar telah sampai ke markas di Zhen-jiang, ketua perkumpulan Cun-qiu, Shen-li-jin-gang Liu Shi-jie mula-mula merasa heran, tapi karena tidak tahan oleh desakan dari anak buah yang merasa paling hebat.


menyerang orang-orang Jin-she-dong, dan bertekad menghancurkannya.


Jika bisa menghancurkan Jin-she-dong, atau bisa memaksa Jin-she-dong mengajukan permintaan damai, maka kedudukan perkumpulan Cun-qiu pasti seperti geledek di siang hari menggetarkan dunia persilatan, sama dengan mengangkat kedudukannya sebagai penguasa dunia persilatan di kemudian hari.


Kedudukan dan nama besarnya Pendeta dao Zi-xu, di bandingkan dengan ketua Empat Perumahan Besar Dunia saat ini, dan Sembilan Pago Pedang terbesar, masih lebih terhormat beberapa lipat, sampai ketua Shao Lin dan Wu Dang juga sangat menghormati pendeta dao ini.


Perkumpulan Cun-qiu berani menghadapi pendeta dao Zixu.


Walau pun kalah, namanya juga bisa melambung, tidak aneh ketua perkumpulan Liu tidak memikirkan lagi akibatnya, segera mengumpulkan tenaga inti dan melakukannya dengan sekuat tenaga.


Ketua benteng Xi tidak tahu Fu Ke-wei sudah sampai di Wu-chang dengan nama samaran He Xian-wei mencari dia.


Yu-shu-xiu-shi juga sedikit pun tidak tahu, kedua orang ini tanpa sadar telah lolos dari mala petaka.

__ADS_1


Niat Ketua benteng Xi sebenarnya hanya ingin bersembunyi


dengan melarikan diri, juga kalau bisa kabur ke perbatasan menjadi perampok padang pasir.


Dia meminjam tempat keluarga Guan di kota Wu-chang


menyembunyikan diri, menjadikan yayasan keluarga Guan sebagai pusat komando, diam-diam mengutus orang ke berbagai tempat temannya untuk mengurus harta benda yang banyak yang dia simpan di Zhong-yuan, juga diam-diam mencari tahu keberadaannya Fu Ke-wei, dia dendam atas hancurnya benteng dia, dan bersumpah akan membalasnya, setiap saat dia siap bergerak.


Tapi di Zhong-yuan, temannya sama sekali belum pernah


mendengar orang yang namanya Fu-jiu, siapa pun tidak tahu siapa Fu-jiu.


Setelah Yu-shu-xiu-shi membuat kacau, ketua benteng Xi ketakutan dan keluar dari rumah keluarga Guan.


Setelah kejadian terbukti Yu-sbu-xiu-shi datang bukan untuk


menghadapi dia, maka timbulah niatnya ingin menggunakan


kekuatan perkumpulan Cun-qiu.


Perkumpulan Cun-qiu anggotanya banyak, tidak sulit


menyelidik asal usul Fu-jiu.


Yu-shu-xiu-shi juga ingin memperalat ketua benteng Xi. Hal yang paling mendesak sekarang tentu saja menghadapi orang-orang Jin-she-dong.


Mengenai Fu-jiu, itu adalah masalah di kemudian hari.


Maka saat kedua kelompok ini tanpa diduga bertemu di atas


sungai, mula-mula hampir saja terjadi bentrokan, bagusnya

__ADS_1


Yu-shu-xiu-shi cekatan, dia menceritakan masalah yang terjadi di Wu-chang, sehingga bukan saja tidak terjadi bentrokan, malah sebaliknya mereka jadi bersatu dalam menghadapi bahaya.


__ADS_2