
"Xian-yin-gui-shou mu (tangan setan sesat dingin) latihannya
sudah cukup, mungkin kau ini Yin-sha (pembunuh dingin) Yin Wu-chen yang ada dihadapanku." Fu Ke-wei menatap orang setengah baya tertawa dingin, "kalian satu jari, satu tangan menjaga pintu Yayasan, pesilat tinggi hebat di dunia persilatan juga jangan harap bisa keluar masuk seenaknya, tidak aneh berani menyembunyikan kotoran.
Usaha di Wu-chang nya tuan besar Guan kokoh seperti gunung Tai, jasa kalian berdua pasti tidak kecil."
Wajah orang setengah baya berubah, dia cepat mundur dua
langkah, didesak oleh gelombang dingin yang menerjang kembali, dia terpaksa mundur untuk mengurangi tekanan.
"Sudahlah! paling bagus kau jangan masuk," Kata orang
setengah baya putus asa. "Apa masih ada orang yang kemampuannya lebih tinggi sepuluh kali lipat dari kau yang terlibat?"
"Tidak ada." "Walau ada orang yang menghalangi dan lebih hebat sepuluh kali lipat dari kau, tuan besar mu juga tetap akan masuk," kata Fu Ke-wei dengan sombong.
"Itu akan sia sia."
"Apa betul?" "Karena orang yang kalian cari, kemarin malam telah meninggalkan tempat."
"Kau tahu orang yang tuan besar mau cari?"
Fu Ke-wei sepertinya tidak percaya lawan berkata yang benar, menurut logika tidak mungkin ada orang yang tahu maksud kedatangannya.
"Yayasan kami tidak perduli akan perselisihan orang lain, tapi tidak bisa menghindar kesulitan yang terjadi oleh orang yang menginap.
Orang yang kalian cari, sebenarnya harus minta pertanggungjawaban perkumpulan anda, perkumpulan anda malah sebaliknya mencari dia, itu rasanya sedikit keterlaluan."
"Apa betul" Itu adalah kata-kata sepihak."
"Keadilan ada didalam hati orang, tuan." Kata orang setengah baya marah, "kejadian benteng Zhang-feng dihancurkan, sudah lama tersiar ke dunia persilatan.
__ADS_1
Perkumpulan anda kali ini mengejar sampai ke Wu-chang, orang-orang di dunia persilatan tidak akan tinggal diam.
Kemarin malam sebelum dia pergi, dia pernah bersumpah akan melawan perkumpulan anda sampai akhir, dia di Zhongyuan masih punya banyak teman, dan ada harta yang besar sekali sebagai pendukung.
Kalian kejarlah! Dia mungkin sudah berada seratus li lebih! Disini, kalian sama sekali tidak akan mendapatkan sedikit pun informasi, yayasan kami tidak pernah menanyakan tujuan kepergian pasien."
Sekarang sudah dengan jelas bahwa ketua benteng Xi telah
meninggalkan tempat, juga dengan jelas menyatakan orang yayasan An-yang, memandang rendah tindakannya perkumpulan Cun-qiu, dengan tidak langsung mengatakan peringatan.
Fu Ke-wei terbengong, kali ini dia sia-sia datang kesini!
Orang setengah baya sudah menyatakan ketua benteng Xi telah pergi, ditanyakan lagi juga tidak ada gunanya.
Ketua benteng Xi tidak akan begitu bodoh memberitahukan arah perginya pada orang orang yayasan An Yang, memang bersembunyi dari kejaran orang bagaimana bisa meninggalkan pesan arah perginya. "Baiklah! Anggap saja aku kalah kali ini, telat satu langkah datang kemari." Fu Ke-wei terpaksa mendorong perahu mengikuti arus memukul genderang mundur, "maaf telah merepotkan, aku pamit.
Setelah kami pergi, kau boleh menyebarkan berita."
Kembali kekota jaraknya masih ada empat li, hal apa pun bisa saja terjadi.
Tuan besar Guan bukanlah orang yang takut masalah, dia adalah penguasa besar setempat, dulunya seorang jagoan di dunia persilatan, makanya dia berani diam-diam melindungi buronan seperti ketua benteng Xi, berusaha menyediakan tempat untuk berlindung, ditantang orang terus-menerus, dengan wajah penguasa menjajah masuk kewilayah kekuasaan, siapa yang bisa tahan, tidak diragukan lagi dia akan melakukan tindakan.
Dia berani mengutus orang ke taman Qing-feng mengusir Yu
shu-xiu-shi, itu telah menyatakan dia punya kekuatan untuk tidak takut pada perkumpulan Cun-qiu.
Tentu saja, dia tidak bisa menggunakan kekerasan di
yayasan An-yang. Tidak perduli menang atau kalah, semuanya akan mempengaruhi kedudukan dia di Wu-chang.
Karena semua orang tahu, yayasan An-yang hanyalah tempat untuk menampung para pesakitan khusus, bagaimana bisa mengutus pengawal berkelahi disini"
__ADS_1
Dan juga jika orang tahu dia adalah pemiliknya yayasan Anyang, orang-orang setempat bukankah akan terkejut setengah mati, dan mencurigai kedudukannya sebagai hartawan besar"
Fu Ke-wei menyamar jadi seorang naga kuat menggunakan
kekerasan, memang telah memukul kekepentingannya tuan besar Guan.
Empat orang itu berjalan dengan tenang.
Sebenarnya diam-diam siap-siaga menjaga segala
kemungkinan. "Jika Guan Ji-zhong bersaudara, membawa orang menantang bertarung, bagaimana rencanamu menghadapinya?" Hoa-fei-hoa mendekati Fu Ke-wei, nampak sedikit gelisah, "mereka kakak beradik sulit bisa melihat wajah aslimu, pasti akan melakukan serangan dengan sekuat tenaga.
Kita berempat juga tidak bisa bergerak bebas, tapi juga tidak mau begitu saja menerima serangan, sekali bertarung......" "Biar aku yang bertarung, kalian berempat sementara jangan terlibat, aku bisa membuat mereka mundur karena tahu kesulitannya," Fu Ke-wei sepertinya sangat yakin, sedikit pun tidak takut tidak bisa menyelesaikannya, "juga, aku tidak mengharapkan kalian membocorkan jati diri kalian, Jarum Dewa Tanpa Bayanganmu, Bunga Peraknya Xiao Ling dan Jarum Ekor Lebahnya Xiao Zhen, sama sekali tidak boleh digunakan. Ilmu silatnya dua orang penjaga pintu itu sudah sangat sulit dihadapi, orang yang diutus menghadang jalan pasti hebat sekali, kalian akan dipaksa mengerahkan keunggulan kalian menghadapinya."
"Bawahan maju duluan itu adalah aturan!" Hoa-fei-hoa berkata,
"mereka sudah menganggap kau orang perkumpulan Cun-qiu, demi menjaga kehormatan perkumpulan Cun-qiu orang yang tingkatnya tinggi, menurut aturan adalah orang bawahan yang maju duluan."
"Aku tidak ingin menggunakan bendera perkumpulan Cunqiu,
makanya tidak berharap mereka menganggap aku adalah orang penting dari perkumpulan Cun-qiu, supaya mereka tidak ragu-ragu bermusuhan pada perkumpulan itu.
Jika perlu, aku akan membuat mereka mengerti aku bukan orangnya perkumpulan Cun-qiu. Mmm!
Sudah datang..." Didalam hutan sebelah kanan jalan didepan, berturut turut melangkah keluar tujuh orang.
Benar saja Guan Ji-zhong bersaudara termasuk diantaranya, dia membakai baju ringkas membawa pedang dan kantong senjata gelap, tingkah tuan mudanya seperti hilang tersapu, sekarang mereka menjadi seorang laki-laki dan perempuan pesilat dunia persilatan sejati.
Lima orang lagi adalah tiga orang pendeta dao tua dan dua orang setengah baya yang wajahnya bengis.
Dua orang semua membawa golok.
__ADS_1