
Wajah Yu-shu-xiu-shi segera berubah, seperti wajah majikan
yang berkuasa, alisnya diangkat, tertawa dingin pada Fu Ke-wei!
Jika Xie-shen belum mendapat pesan dari Fu Ke-wei, lalu
menceritakan kejadian tentang pertolongannya pada Yu-shuxiu-shi,
tingkahnya Yu-shu-xiu-shi mungkin tidak akan sedingin ini.
Tiga sastrawan dunia persilatan dengan tujuh wanita terhebat
namanya sejajar, ilmu silatnya masing-masing tidak berbeda jauh, jika bertanding satu lawan satu entah siapa yang lebih unggul, kalau satu lawan tiga itu hal yang tidak mungkin.
Ketika Fu Ke-wei berada di depan kuil Dewa Bumi, bertarung
melawan tiga orang wanita terhebat ditambah dengan Shi-tu Yu-yao
yang ilmu silatnya tidak lebih rendah dari mereka, empat orang itu bersatu padu melawan dia, tapi empat orang itu tidak bisa berbuat
apa-apa padanya. "Katakan, sebenarnya apa yang terjadi?" Yu-shu-xiu-shi
berlagak seperti majikan menegur pelayan, jari tangan yang
diulurkan hampir saja mengenai hidung Fu Ke-wei, "jangan
berbohong, kau harus bertanggungjawab."
Xie-shen mendadak bangkit, karena marah. Tapi tangan Ouw
Yu-zhen bergerak cepat, matanya yang tajam melihat reaksi Xie-shen, dia lansung menangkap tangan Xie-shen, lima jari telah mengerahkan tenaga, memaksa dia duduk kembali.
"Jangan gelisah." Kata Ouw Yu-zhen pelan, "tuan telah mengetahui dua orang itu bermaksud tertentu, sengaja purapura
ketakutan." Xie-shen adalah angkatan tua dunia persilatan, begitu diberi
petunjuk dia langsung mengerti, di dalam hati segera timbul
pertanyaan. Seruling Damai adalah angkatan tua yang terkenal, nama dan
ilmu silatnya lebih tinggi dari pada tiga sastrawan dunia persilatan, kenapa tingkahnya seperti seorang pelayan" Sepertinya rela
menghormati Yu-shu-xiu-shi sebagai majikan" Sungguh membuat
orang bingung. Xie-shen tidak emosi lagi, dengan tenang dia menonton.
Fu Ke-wei melirik pada Yu-shu-xiu-shi, wajahnya mengendur.
Dia tidak ingin marah, karena waktunya belum tiba.
"Dari pada aku yang mengatakannya lebih baik dia yang
mengatakan, jika tidak kau akan mengira itu hanya kata-kata
sepihak." Wajahnya tampak seperti tidak dapat berbuat apaapa.
"Aku ingin kau yang mengatakannya!" teriak Yu-shu-xiu-shi marah.
"Jika aku tidak......"
"Jika kau tidak mengatakannya, aku akan gunakan cara ampuh
membuat kau bicara."
Wajah dan perkataan Yu-shu-xiu-shi sangat keras, wajah
memaksanya tampak dengan jelas.
"Baik, baik, aku katakan." Fu Ke-wei menampakan wajah
__ADS_1
ketakutan, "tahun lalu di Yang Zhou, temanku tanpa sengaja, telah membuat marah nona Liu, nona Liu lalu memukul dia hingga babak
belur, sampai harus mencari giginya kemanamana, aku hanya
menggunakan serangan ringan, mengambil pergi anting dia,
begitulah kejadiannya. Nona Liu, maukah aku ceritakan dengan jelas kejadian saat itu?"
"Kutunggu kau mengatakannya, menunggu kau mengatakan
kata-katamu yang menghina aku." Kata Ling-yunyan dengan wajah merah, "baru aku beralasan tepat menghukummu. Kau yang harus
mati, cepat sekali melarikan diri, kali ini coba kau melarikan diri lagi biar aku lihat?"
"Kau orang yang murahan, berani mengatakan kata-kata jahil,
cocok kalau gigi anjingmu dipukul hancur." Kata Yu-shuxiu-shi dengan marah, "dimana antingnya nona Liu?"
"Sudah diberikan pada pelacur di rumah Zhi-hong!"
"Kau harus mati ini......"
Yu-shu-xiu-shi mengayunkan sebuah tamparan yang ganas.
"Pergi kau, sialan!"
Fu Ke-wei tidak bisa menahan diri lagi, sambil merebahkan diri ke
belakang sebelah kakinya dengan enteng menendang, membuat
meja makan menjadi terbalik dan sayurnya berhamburan.
Yu-shu-xiu-shi tidak mengukur dirinya, dengan sombong
menyerang, tiga wanita yang mengurung menjadi lengah, jadi
Kejadiannya begitu mendadak, siapa pun tidak ada yang
mengira dia bisa bergerak sehebat ini.
Semua orang melihat dia menjatuhkan diri ke belakang
menghindar serangan telapak tangan, tapi tidak memperhatikan
masakan dan piring mangkuk di atas meja, sekejap lebih dulu
terbang. Kasihan Yu-shu-xiu-shi, dia sedikit pun tidak ada persiapan,
perubahannya juga terlalu cepat, mana ada kesempatan menghindar"
Alat makan, masakan air kuah, mangkuk piring mengenai tubuhnya
hancur berantakan, kepalanya dipenuhi oleh masakan dan kuah,
membuat matanya menjadi kabur tubuh kepanasan, tampak
menderita sekali. Meja makannya malah terbang ke samping, menuju kearah Liu
Fei-yan yang berada di sebelah kiri depan, tapi tidak ada alat makan dan masakan yang terbang, meja makan yang besar dengan mudah
dihindari. Meja makan dan alat makan, di lempar dengan ke dua arah yang
berbeda, hanya seorang pakar yang memperhatikan dengan teliti
baru dapat melihat keanehannya.
Di dalam ruang makan itu lampunya sedikit, sinarnya jadi
terbatas, dalam sekejap sinar lampu bergoyang-goyang, bayangan
__ADS_1
orang jadi kacau. Seruling Damai yang melihat dari samping, sekelebat sudah
sampai, lima jari tangan kanannya dibuka menekan ke bawah
mencoba menangkap orang. Tapi cengkeramannya menangkap tempat kosong, di lantai tidak
ada Fu Ke-wei yang terbaring.
"Aku akan mengupas kulitmu!" Yu-shu-xiu-shi berteriak keras, mundur dua langkah, segera membersihkan kuah sayur di wajahnya,
minyak kuah yang masuk ke mata sungguh tidak enak rasanya, dia
marah sekali tapi tidak bisa bergerak menyerang.
"Ih...!" Seruling Damai berteriak terkejut, "bocah ini menakutkan, seperti setan saja menghilangnya."
Empat buah rak pasangan lilin sudah padam dua buah,
sinarnya jadi lebih gelap lagi.
"Itu adalah ilmu meringankan tubuh Liu-guang-dun-xing (Sinar
menyorot menyembunyikan bentuk)," kata Liu Fei-yan yang mundur ke-samping dengan kesal, "cepatnya tidak terbayang, tahun lalu dibawah mata orang banyak didalam ruang makan, dia menggunakan
jurus ini melarikan diri, kali ini aku juga tetap tidak bisa menahan dia."
Seruling Damai segera berlari keluar pintu, tapi tidak ada orang,
bayangan setan pun tidak ada.
Pelayan rumah makan kembali menyalakan lilin, tapi wajah yang
hadir tidak begitu normal.
Di dalam hati Xie-shen dan kawan-kawannya mengerti, mereka
tidak merasa aneh. Di kuil Dewa Bumi tempat peristiwa pembunuhan
besar-besaran, tiga wanita hebat dari tujuh wanita terhebat dunia
persilatan dan Shi-tu Yu-yao, bersatu menyerang di siang hari bolong, Fu Ke-wei tetap bisa menghindarkan kepungan pedang, menghilang
sepuluh zhang lebih, di malam hari untuk meloloskan diri tentu lebih mudah seratus kali lipat.
'Dia pasti keturunan atau muridnya Xie-dao-zi-zun (Aliran sesat
paling terhormat.) Tian-luo-fei-mo (Jaring langit setan terbang)."
dari generasi sebelumnya, tidak salah lagi.' Teriak Xie-shen di dalam hati.
Perbuatan Tian-luo-fei-mo sebenarnya tidak benar-benar sesat atau
jahat, hanya saja dia seorang aneh yang hebat, yang hanya tanya benar atau salah, tidak membicarakan hubungan, meraja lela di dunia
persilatan empat puluh tahun lebih, menurut kabar tidak pernah
menemui tandingan. Terhadap penguasa di berbagai tempat, dia sangat benci, asalkan
dia mendapatkan satu alasan ketidak adilan, maka dia akan bertindak menghancurkannya.
Orang yang sering melakukan kejahatan, tidak sedikit yang
menaruh dendam dan ketakutan, menganggap dia paku di dalam mata, semua sepakat menyebut dia Setan Sesat, siang malam terus menyelidiki, agar bisa membunuhnya.
Orang aneh yang bertindak semacam ini, di dunia persilatan
jumlahnya banyak sekali, setiap generasi tentu muncul seorang yang menonjol, malah ada beberapa yang sangat hebat malah dihormati
dengan sebutan pendekar, pendekar adalah wakil dari penegak kebenaran. Tapi tidak ada orang yang dengan rela menyebut dia seorang pendekar, karena dia terlalu banyak membunuh.
__ADS_1