Pengelana Rimba Persilatan

Pengelana Rimba Persilatan
eps 96


__ADS_3

"Aku ini penagih hutang, aku ada hak menggunakan segala cara


menagih hutang." Ling-yun-yan dari malu menjadi marah, tapi di dalam hati juga merasa terkejut, "sekarang aku sedang ada urusan, tidak menagih dulu padamu, kita bicarakan di lain hari, ingat baik-baik, aku pasti akan menemukan kau lagi."


"Paling bagus kau jangan bertemu denganku lagi, jika tidak kau akan mendapat malu besar. Semua masalah hanya ada sekali tidak


boleh terus menerus, kesabaranku ada batasnya."


Jika diteruskan pertengkarannya, Liu Fei-yan merasa tidak akan


bisa mengejar Yu-shu-xiu-shi, maka dengan kesal dia kembali ke


kudanya, dengan marah dia naik kuda pergi, sebelum berangkat


masih dia masih melotot Fu Ke-wei sekali, sorot matanya sangat


tajam. "Tuan, kau harus waspada pada wanita kecil yang keji ini."


Xie-shen tidak bisa tenang, "selanjutnya setiap saat dia bisa diam-diam menyerang tuan, seharusnya sekali bekerja tuan


mengamankan selamanya."


"Sebenarnya sifat dia tidak terlalu jahat, jika tidak, mana


mungkin aku dengan mudahnya melepas dirinya?" Fu Ke-wei


tertawa pahit. "Tapi terhadap tuan malah jahatnya sangat menakutkan." Kata Xie-shen marah.


"Dia adalah ular berbisa yang mempunyai kulit yang indah,


sekuntum bunga opium yang menarik orang, setan yang memakai


baju dewi, selanjutnya bagaimana kau bisa menahan dia?"


"Dia wanita yang pintar dan cantik dan sombong, percaya dirinya bukanlah akhlak yang terlalu jelek, kau tenang saja, dia tidak akan bisa melukai aku."


"Dia tidak perlu melukai kau dengan tangan dia sendiri, tuan."


"Jangan bicarakan masalah dia lagi, ayo cepat kita


berangkat!" "Dia akan mendapatkan backing yang sangat kuat, tuan!


sungguh seharusnya tuan jangan melepaskan dia."


"Dia bukan mendapatkan backing yang kuat, tapi kupu kupu


kecil menerjang api, mencari kesulitan sendiri."


Fu Ke-wei juga naik ke atas kuda, "jalanlah! Menuju


selatan." Sepuluh li lebih dari kejauhan Lin-jia-gou, di sebelah kanan jalan tampak ada satu jalan kecil.


"Ikut aku." Xie-shen mempercepat kuda melewati masuk ke jalan kecil, "Sipoa Besi khusus berpesan, melalui jalan ini walau lebih jauh beberapa hari, tapi pasti aman dan tersembunyi."

__ADS_1


"Paling bagus tiga empat hari, biarkan mereka tiba lebih dahulu, dengan santai dan bergembira saling berkenalan, supaya kita


mudah memancing ikan di air keruh." Fu Ke-wei sepertinya sudah ada rencana, tidak terburu-buru menempuh jalan.


Gunung Li-liang adalah nama keseluruhan gunung, gunung itu bukitnya banyak, juga punya nama sendiri-sendiri.


Benteng Zhang-feng di dirikan di lereng sebelah barat gunung Li-liang, menghadap ke sungai Dong-chuan, sungainya lebar tapi


airnya sedikit, di bagian yang dekat dengan benteng ada jurang yang sangat dalam yang menjadi pertahanan alam, air mengalir ke arah


barat menyatu dengan sungai Bei-chuan.


Tembok benteng Zhang-feng dibangun dengan bata hijau besar,


tingginya dua setengah zhang, menggunakan tali memanjat juga


harus setengah harian waktunya.


Tembok benteng yang tinggi ini bisa menahan serangan


tentara, tapi tidak bisa menghalangi pesilat tinggi dunia persilatan.


Tapi bagi pesilat tinggi dunia persilatan walau bisa melewatinya,


mungkin tidak bisa keluar lagi, jika ada tiga-lima puluh orang pesilat tinggi menyusup masuk, yang dapat keluar hidup-hidup paling hanya


beberapa orang saja. Begitu benteng ditutup ke empat pintunya, orang yang masuk


pasti seperti macan masuk perangkap, begitu hari terang, seperti


Beberapa hari lalu, orang benteng Zhang-feng telah mengetahui


ada orang yang menyusup, hingga terjadi dua kali pertempuran.


Orang yang menusup jumlahnya tidak banyak, masuk dengan


terburu-buru dua kali, dan gagal meloloskan diri, tapi telah


menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, sebelas orang mati, hingga menimbulkan kepanikan.


Orang yang menyusup ke dalam benteng, selalu tidak bisa


mendekat ke gudang pusaka bawah tanah yang berada di pusat


benteng, karena penjagaannya paling ketat.


Sekarang pengawal yang ditugaskan mengawasi dari


gunung-gunung, juga telah ditambah hingga tiga kali lipat.


Mereka bersembunyi di dalam hutan di punggung gunung sejauh


sepuluh li di sebelah utara benteng, melalui celah daun-daun mereka bisa melihat ke bawah, benteng Zhangfeng yang megah tampak

__ADS_1


dengan jelas berada di bawahnya, ratusan rumah yang ada di


dalamnya ditata dengan rapih, sepertinya di dalam strategi besar ada strategi kecil, dengan gudang pusaka bawah tanah sebagai pusatnya, melebar ke empat penjuru. Di lingkaran luar, ada sungai pelindung


bentengyang airnya didatangkan dari air sungai Dong-chuan,


lebarnya ada tujuh delapan zhang, dalam sampai tidak terlihat


dasar-nya, sulit jika ingin menyeberanginya.


Satu-satunya jalan keluar masuk, adalah jembatan besar dari


kayu di depan gerbang benteng selebar tiga zhang yang bisa ditarik sebagian.


Begitu ditarik bagian tengah papan jembatannya, maka jalan


keluar masuk akan terputus, biasanya hal itu dilakukan malam hari.


Hoa-fei-hoa, Hoa Yu-ji telah menyamar sebagai seorang wanita


kampung, pelayan wanita dan Sepasang Bintang Perak juga telah


menyamar jadi sepasang suami istri orang kampung.


"Sungguh kacau sekali!" kata Hoa-fei-hoa dengan kecewa,


"berturut-turut telah menyiksa mati sebelas orang, tapi malah satu orang pun tidak ada yang tahu posisi alat jebakan di dalam gudang pusaka bawah tanah, sampai lingkaran luar pun tidak bisa mendekatinya,


bagaimana bisa masuk kedalam gudang pusaka bawah tanah?"


"Malam ini kita harus bisa mendekatinya." Kata pelayan wanita dia, "menurut jadwal perjalanan, ketua benteng Xi seharusnya


sudah pergi ke Tai-yuan mengunjungi temannya, dan dalam dua


hari ini akan kembali."


"Nona Hoa, kejadian ini tidak akan terulang ketiga kalinya, lebih baik batalkan saja!" Niu Lang-xing tampak mengkhawatirkan sekali,


"jika ditunda lagi, rencana kita menjebak si anjing tua Xi dalam perjalanan pulang juga akan gagal, sekali dia masuk ke dalam


benteng, kesempatan membunuh dia juga akan hilang. Malam ini


jika kita menempuh bahaya masuk ke dalam, masuk mudah,


keluarnya yang akan sulit, kewaspadaan mereka telah ditingkatkan


berlipat ganda." "Aku tidak rela masuk ke tempat harta karun, kembali dengan


tangan kosong." Kata Hoa-fei-hoa dengan kesal, "Malam ini jika gagal, kita meloloskan diri juga masih keburu. Jika perlu, membakar membuat kekacauan......"


"Tidak mungkin." Kata Zhi Nu-xing, "bentengnya semua dibangun dengan bata hijau besar, dan setiap loteng ada tembok


anti apinya, benda yang dapat digunakan untuk membakar tidak

__ADS_1


banyak, dan kita tidak mungkin membawa rumput kering masuk ke dalam.


Walau bisa membakar satu dua rumah, juga tidak akan menjadi mala petaka, tidak mungkin menjadi kacau, sinar api malah bisa membocorkan gerakan kita, lebih banyak ruginya dari pada untungnya." 


__ADS_2