
"Penjaga katelnya Lian-hun-yi-shi, benar-benar semuanya
cantik-cantik." Orang setengah baya berdiri tegak, tampak wajahnya sangat waspada, "Kau ini Leng-xiang-yan-xian (Dewi cantik dingin dan wangi.) yang sangat ternama di dunia persilatan, Suo-hun-yu-xiang (Wangi mengendalikan dan menghilangkan arwah) yang digunakan, dalam jarak sepuluh langkah meski berlawanan dengan angin juga tidak buyar, akutakut, harap jangan mendekat dalam sepuluh langkah." "Ooo...! Lalu kau siapa......"
"Berhenti! Kau sudah cukup dekat."
"Aku jamin di luar sepuluh langkah.'' Leng-xian-yan-xian
melanjutkan mendekat, benar saja dia berhenti di luar sepuluh langkah, "Tapi, jika aku melanjutkan mendekat......"
"Maka, kau harus siap menerima serangan Hua-xie-du-zhui (Jara beracun mencairkan darah.) aku."
"Ooo! Ternyata kau adalah Zhui-hun-zhui (Jara pengejar arwah.) Tang-qing, beruntung bisa bertemu. Tetua Tang, apa yang kau katakan tadi sungguh tidak enak didengar."
"Betulkah" Apakah kau bukan penjaga katelnya Lian-hunyi-shi"
Iblis itu ada puluhan murid wanita, semuanya adalah penjaga katelnya.
walau kau lebih tinggi satu tingkat dibandingkan dengan murid wanitanya, tapi diatas ranjangnya, tidak berbeda."
Kata-katanya Zhui-hun-zhui, semakin berkata semakin tidak enak didengar, "Aku orang keji, tidak suka wanita, harap jangan berkata dengan menggunakan sikap yang cabul, aku tidak akan terpikat sampai lupa diri berjalan mendekatimu
"Kau takut padaku?"
"Betul." Nada menyindirnya Zhui-hun-zhui sangat jelas, "karena kau dan aku adalah sama sama satu jenis srigala yang ganas, membunuh orang memakai segala cara.
Kau dan aku tidak ada dendam juga tidak bermusuhan, aku tidak ingin saling bunuh yang tidak ada gunanya."
"Sebenarnya apa keinginanmu?"
"Berunding denganmu."
"Membicarakan apa?"
"Membicarakan masalah bocah marga Fu."
"Kau salah alamat." kata Leng-xiang-yan-xian tertawa dingin,
__ADS_1
"orangnya tidak ada ditangan perkumpulan kami, mungkin telah dibawa oleh orang-orang benteng Zhang-feng."
"Aku tahu keberadaan dia."
"Ooo! Apakah sudah jatuh ketanganmu?" Leng-xiang-yanxian matanya jadi bersinar, "bocah itu telah terkena Xiao-yaosan dan Shen-xian-gao dua macam racun dari perkumpulan kami, jika tidak ada obat penawar khusus, dia adalah seorang yang setengah mati, saluran di dalam tubuhnya tersumbat, gejala di luarnya adalah pingsan tidak sadarkan diri, kau bisa mendapat apa dari dia" Setan tua Tang, katakan saja harganya, perkumpulan Cun-qiu tahu aturan bisnis, harap kau jangan seperti singa membuka mulut besar-besar."
"Orangnya tidak ada ditanganku."
"Apa" Kau pantas mati! Orangnya tidak ada ditanganmu, kau
malah sengaja membuat teka teki, mengutus orang dengan cara misterius membujuk aku datang untuk membicarakan masalah si anjing kecil Fu, sungguh kurang ajar!"
Wajah Leng-xiang-yan-xian berubah, dia maju selangkah.
"Wanita, seharusnya kau menjadi seorang pemain sandiwara."
Zhui-hun-zhui dengan waspadanya mundur satu langkah, "kau jangan berpura-pura lagi! Apakah kau ingin aku berteriak, bocah Fu dibawa lari olehmu?"
"Kau sembarangan bicara apa?" wajah Leng-xiang-yan-xian
berubah.
"Tentu saja, gerak-gerikmu semua dalam pengawasanku, jika tidak, bagaimana aku bisa mencarimu membicarakan syarat?"
"Syaratmu......"
"Membagi emas sama-sama untung, makan sendiri tidak akan gemuk."
Kata Zhui-hun-zhui dengan bangga, "kita bekerja sama memaksa bocah Fu menyerahkan harta pusaka yang di dapat dari benteng Zhang-feng, dan juga harta jarahannya Sepasang Cantik
Jiang-nan. Tentu, aku akan tutup mulut merahasiakan untukmu."
"Tapi aku tidak punya obat penawarnya, sekarang dia menjadi seorang mayat hidup, bagaimana bisa memaksanya?"
"Aku tahu, pendeta iblis itu sangat pelit, obat penawarnya
disembunyikan, tapi hanya kau yang bisa merayu untuk
__ADS_1
mengeluarkannya." Zhui-hun-zhui dengan niat tidak baik tertawa,
"asal racun Shen-xian-gao telah diobati, maka kita bisa memaksanya.
Mengenai racun Xiao-yao-san, di obati atau tidak itu tidak penting, bagaimana pun setelah selesai kita akan membungkamnya."
"Tidak bisa!" kata Leng-xiang-yan-xian tegas, "marga Fu ini adalah sumber daya manusia yang bagus, aku ingin menggunakan dia.
Jika kita membicarakan kerja sama maka harus membagi tugas, aku bertanggung jawab mendapatkan obat penawar Shen-xian-gao, kau bertanggung jawab mendapatkan obat penawar Xiao-yao-san. Jika tidak kerja samanya batal!"
"Bukankah akan kesulitan orang" Mi-hun-tai-sui adalah orang
perkumpulanmu, bagaimana aku bisa memperoleh obat penawar racunnya?" "Itu adalah kesulitanmu sendiri, kalau kau tidak bisa mendapatkan obat penawarnya, masalah kerja sama tidak perlu dibicarakan lagi!" "Apakah kau tidak takut aku menyebarkan beritanya!"
"Aku tidak takut. Karena kau sudah tidak ada kesempatan
menyebarkannya!" "Apa" Kau......kau wanita hina ini, sungguh li......licik......"
"Buum...!" Zhui-hun-zhui tanpa sebab musabab sudah jatuh ketanah. Di belakang pohon muncul dua gadis yang berdandan pelayan, menarik Zhui-hun-zhui ke dalam hutan. Ketua benteng Xi dan anaknya membawa anak buah
terpentingnya, masuk dan tinggal di kampung Lu-wan, semua orang tampak gelisah tidak bisa tenang.
Temannya yang datang atas undangan, sedang terus
berdatangan berkumpul. Pembunuh bayaran yang dibayar dengan mahal, berharap dengan bayaran tinggi pada datang, orangnya semakin banyak, ayah dan anak sunguh-sungguh sudah bertekad.
Tapi dibandingkan dengan perkumpulan Cun-qiu,
kekuatannya tetap masih kalah banyak.
Orang-orang perkumpulan Cun-qiu yang tadinya berada disini, sudah lama diam-diam ditarik keluar, saat Mi-hun-tai-sui dan Du-xiao-lang-jun (Tuan kecil beracun) datang kesini untuk mempertanyakan masalah, gerakan perkumpulan Cun-qiu jarang diketahui orang-orang benteng Zhang-feng.
Orang-orang penting semua sudah berkumpul di sebuah rumah besar yang berada di timur kampung, mereka memenuhi ruang utama, pemilik rumah sekeluarga tua dan muda sudah ketakutan menghindar ke rumah tetangga.
"Ketua benteng, kulihat kita harus segera melakukan tindakan pada perkumpulan Cun-qiu." Bai-du-lang-jun Tong Jiu-zhong mendesak,
"Tidak diragukan lagi marga Fu sudah jatuh ke tangan mereka, jika di tunda terus, apa pun kita tidak akan mendapatkannya."
__ADS_1
"Suadara kecil Tong, tenang jangan tergesa-gesa." Kata ketua benteng Xi memaksakan diri tenang, "Jiu-guai mengatakan perkumpulan Cun-qiu juga pulang dengan tangan kosong, seharusnya tidak salah, Jiu-guai bukanlah orang yang biasa sembarangan, apa lagi masih mengorbankan beberapa nyawa saudaranya! Lebih baik kita tunggu berita dari matamata, baru memutuskan tindakan, akan lebih baik."
"Mata-mata saudara Xi apakah bisa dipercaya?" tanya Chang-cun-ji-shi (Musim semi Ji Shi -pendeta dao).