
"Apakah harus begitu?"
"Benar. Saudara Gan, apakah kau tidak melihat" Jika aku tidak mengatakannya, empat saudara aku ini mungkin tidak bisa keluar dari rumah setan itu, kata-kataku itu tidak didengar oleh orang ketiga, sedikit pun tidak mengandung bahaya, tapi api pembunuhan membara
membuat orang menjadi dingin hatinya. Saudara Gan, sebenarnya siapa dia?"
"Aku pun tidak tahu, dulu waktu aku bertemu dengan dia, hanya tahu dia memperke-nalkan dirinya bermarga Tong, yang lainnya
semua rahasia." "Di perkumpulan Qing-lian kedudukan dia..."
"Tidak tahu, sepertinya pencari langganan kelas tiga, yang
bertanggung jawab dibagian luar, mungkin dia sendiri belum pernah
bertemu dengan orang penting dari perkumpulan Qing-lian. Kau minta bertemu dengan orang yang bertanggung jawab, itu melanggar
pantangan mereka, itu tidak mungkin."
"Kau kira mereka benar-benar bisa mengawasi jejak kita?"
"Aku sangat percaya, mungkin perahu pertama dan berikutnya,
paling sedikit ada dua milik mereka. Jangan berkhayal mencoba
kekuatan mereka, itu tidak akan ada gunanya, kita tidak percaya
pada mereka, mereka juga sama tidak percaya pada kita, siapa yang
berani menjamin, jangan sampai mereka curiga kita mencoba
menyelidiki mereka" Asal mereka sekali curiga, bukan saja bisnisnya akan batal, kita juga akan mendapat kesulitan yang amat besar!"
Laki-laki brewokan bermarga Gan berkata dengan hati-hati, dia
sudah dapat melihat Tian-long-jian Lu-zhao sudah timbul niat
mencoba kekuatan perkumpulan Qing-lian.
"Kau pikir apakah mereka bisa berhasil?"
"Pasti berhasil, menurut yang aku tahu, di dunia persilatan sekarang ada perkumpulan Kembang Merah, perkumpulan Teratai Putih, perkumpulan
Qing-lian, tiga perkumpulan besar pembunuh bayaran, perkumpulan
Qing-lian yang paling misterius, paling menakutkan dan paling tertutup.
Selama tiga puluh tahun, tidak pernah mendengar ada orang yang tahu seluk beluknya perkumpulan ini, tidak ada orang yang dapat melihat orang penting perkumpulan ini, lebih-lebih tidak pernah terdengar ada orang yang dapat menangkap pembunuh bayaran perkumpulan itu.
Di dunia persilatan ada banyak pesilat tinggi orang-orang
ternama yang hilang secara misterius, mungkin ada hubungannya
dengan perkumpulan ini."
"Coba kau terka, apakah mereka akan menganga seperti mulut
singa?" "Mungkin, harga anjing kecil itu sungguh terlalu tinggi."
"Kira-kira berapa besar yang mereka minta?"
"Mungkin tidak kurang dari sepuluh ribu liang."
"Oooh! Perlu enam orang untuk mengangkat uang sepuluh ribu
liang perak, tapi aku rela mengeluarkannya." Kata Tianlong-jian Lu-zhao dengan menggigit gigi, "sepuluh orang yang mengangkat juga aku tidak keberatan, seharusnya sejak dulu aku berhubungan
__ADS_1
dengan perkumpulan Qing-lian."
"Kakak Lu, jika tidak ada kenalan, kau tidak mungkin bisa mencari mereka." Orang ber-marga Gan berkata lagi, "masalah kau
bermu-suhan dengan Xie-jian-xiu-luo, kawankawan persilatan sudah
pada tahu, mereka tidak memer-lukan banyak waktu untuk
membuktikan-nya, sehingga, kepastian perjanjian bisnisnya tidak
akan lama, waktu untuk kau mengumpulkan uangnya sangat sempit,
hati-hati jangan sampai terlambat, kalau tidak perjanjiannya bisa
berubah. Sekalian aku ingatkan, mereka hanya mau emas atau perak,
tidak mau pusaka yang di nilai dengan uang."
"Tenang saja, tidak akan ada masalah." Kata Tian-long-jian Lu-zhao dengan pasti, dari matanya yang lesu berkilat sinar
kebencian dan kekejaman. o-o-o Dua bulan kemudian. Wu-hu berada di selatan Tai-ping, di sebelah selatannnya ada
sungai Zhang-jiang, sedang bagian timur lautnya perbukitan, diantara pantai dengan perbukitan banyak terdapat rawa, sungai mengalir
melewati kota, dihadapan sepanjang Wu-hu ada sungai Yu, sungai Yu
adalah mulutnya sungai buatan.
Sekarang situasi sedang aman sejahtera, sudah tidak
terlihat bekas-bekas peperangan.
Kota He-kou yang berada ditepi sungai di sebelah selatan kota,
Di dalam satu bangunan terbuka di ujung utara pelabuhan
Da-jiang, diluar pagar bangunan, Fu Ke-wei berdiri berdampingan
dengan seorang laki-laki setengah baya berbaju biru, sambil
menikmati pemandangan, sambil berbincangbincang.
Angin sungai menerpa wajah dan mengibarkan baju, diatas sungai
layar perahu berkelompok-kelompok, diatas langit burung-burung
beterbangan, gelombang bergulung dengan deras, membentuk satu
gambar yang menakjubkan, sangat indah dipandang, enakdihati.
Tapi isi pembicaraan mereka, malah tidak indah dipandang tidak
menyenangkan hati. "Adik Fu." Orang berbaju biru mengerutkan alis, nadanya tidak stabil,
"lima hari yang lalu pembunuh berdarah dingin itu telah muncul didepan rumah keluarga Yang di gerbang Jin Ma, lalu terjadilah peristiwa
berdarah, mendadak keluarga Yang mati di jembatan Tong-ji, kemudian kepala pengurus pelayaran Jiang-han, Dewa Nyamuk Zuo Xian-zhong
juga mati terbunuh dengan cara yang sama, tidak ada luka luar tapi semua jeroannya hancur
Pelayaran Jiang-han masih bermusuhan dengan Ular Air Qin-ji yang
terletak seberang pantai Wu-wei-zhou, permusuhannya masih
berlansung terus, makanya si pembunuh pasti tidak akan puas jika
__ADS_1
belum bisa membunuh Ular Air, sebaliknya lawan juga tidak akan
berhenti sebelum membunuh pemilik Pelayaran Jiang-han, sekarang
mereka pasti masih bersembunyi di sekitar kabupaten menunggu
kesempatan." "Pemilik Pelayaran Jiang-han telah bersembunyi, tapi
pembunuhnya mana bisa lama menunggu kesempatan
melakukan pembunuhan?"
Fu Ke-wei mengatakan pendapatnya:
"Wu-feng bukanlah orang bodoh, jika dia muncul didepan rumah
Yang di gerbang Jin-ma, pasti tahu orang akan datang mencari dia
membalas dendam, setelah mendengar kabar ini, apa dia masih
berani tinggal terus disini?"
"Pembunuh itu pandai menyembunyikan diri, dia sudah ahli sekali, dia sama sekali tidak takut orang mencari dia untuk membalas
dendam, maka aku menduga dia pasti masih bersembunyi di dalam
kota, jika pergi mengejar ke Nan-jing pasti akan melelahkan dan
sia-sia." "Tentu, sebelum mendapat bukti yang pasti, jangan sembarangan mengejar." kata Fu Ke-wei menganggukan kepala, "dan juga, dia belum tentu melarikan diri ke Nan-jing. Walau dia datang dari
Wu-chang, siapa pun tidak berani mengatakan dia pasti tidak pulang ke Wu-chang. Begini sajalah! Kau dan aku membagi tugas,
menyelidiki gerakan dia, bagaimana?" "Bagaimana rencanamu?"
"Aku tahu kebiasaan dan hobi orang ini. Jika dia masih berada disini aku akan mendapatkan dia. Kita berpisah sekarang, nanti
kita tetap berhubungan."
"Aku menunggu kabar baikmu, pergilah!"
Dua orang itu menelusuri pelabuhan ke arah selatan, tidak lama
tampak jalan raya gerbang Shui-xi.
"Apakah adik hafal jalanam di Wu-hu?" kata orang berbaju biru sambil jalan sambil bertanya, "ini adalah pelabuhan besar tempat bercampurnya naga dan ular (Perampok dan penjahat), tempat berburunya berbagai
aliran, kota He-kou lebih komplek lagi, kekuasaan ular setempat sangat besar, jika salah menghadapinya, bisa-bisa terjadi seperti perahu terbalik di parit kecil, perlukah aku mengumpulkan teman-teman untuk
membantu?" "Iii...!" Fu Ke-wei tertegun, "saudara Pan, jika kau punya teman yang bisa digunakan, buat apa terburu-buru mengutus orang
memanggil aku datang kesini?"
"Teman-temanku hanya pantas jadi mata-mata menyebarkan
berita." Orang berbaju biru bermarga Pan tertawa pahit, "menghadapi pembunuh bayaran seperti Tamu Penggantung Wu-feng yang sulit
dilacak, dan ilmu silatnya yang susah diukur, teman-temanku tidak ada gunanya, tidak ada orang yang berani menghadapinya, jadi tidak bisa digunakan untuk itu."
"Kau tahu sifatku selalu bergerak sendirian." Kata Fu Kewei dengan jujur, "untuk menghindarkan salah-paham, orangorangmu harus jauh dari aku, jika tidak, akan timbul masalah yang serius. Kau tahu, saat aku dalam kondisi hidup atau mati, akan tidak perdulikan siapa pun orangnya."
"Baik, aku akan berhati hati," kata orang bermarga Pan dengan tenang, "sebenarnya, teman-teman jika tahu yang akan dihadapi adalah Tamu Penggantung, mungkin tidak ada orangyang berani
tampil membantu, tidak menghindar setelah mendapat kabar itu
sudah bagus." "Itu kenyataan." Fu Ke-wei menganggukkan kepala, "dari empat penjahat besar di dunia persilatan, Tamu Penggantung menduduki urutan ketiga, sejak lahir dia sudah berdarah dingin, kejam dan jahat, pesilat tinggi kelas satu di dunia persilatan pun kalau mendengar namanya sudah merasa ketakutan, orang yang berani mencari dia bisa dihitung dengan jari.
__ADS_1