
Kau tanpa bukti tanpa saksi membawa senjata datang kerumah meminta orang, ini kau yang salah.
Taman Qing-feng adalah tempat tuan besar Du melayani anggota keluarga wanita, kau malah mengatakan disini menyembunyikan laki-laki asing, hal yang tanpa bukti, kau ingin aku bagaimana mengatakannya?"
"Saudara tua Liang, kau masih belum mengerti seriusnya masalah?"
Pengurus Zhong menekan wajah, nadanya berubah jadi keras, "si brengsek itu telah menimbulkan kemarahan dimana-mana, terakhir sampai orangnya Jin-she-dong juga jadi marah, ada banyak orang menunggu kesempatan mengambil nyawanya, walau pun dia tidak berniat jahat pada kota Wu-chang, juga harus menjaga dia tidak membawa musuh ketempat ini, menjadikan tempat ini tempat pertarungan. Jika tidak mengusir dia keluar dari wilayah ini sebelum mala petaka datang, orang-orang kita dikota Wuchang akan terlibat, mati tidak ada tempat untuk mengubur, kau juga akan jadi salah satu korban, saat itu menyesal sudah tidak keburu, apakah kau mengerti?" "Kau ini bicara tanpa ada kenyataan......"
"Betulkah" Saudara tua Liang, aku ingin memeriksa,
mendapatkan orang ini, apakah kau akan menolaknya?"
"Kau ingin memeriksa" Kau terlalu sombong, "kata pengurus Liang tidak tahan, sikapnya berubah jadi keras, "aku maafkan sikapmu yang tidak sopan ini, bagaimana pun kita adalah teman lama. Tapi jika kau tidak tahu diri ingin melanjut masuk memeriksa, semua akibatnya kau harus bertanggung jawab. Aku melakukan tugas aku, tidak bisa
menerima hinaan kau yang keterlaluan ini, kau pergilah! Pergi!"
"Untuk menghindarkan mala petaka, aku harus berbuat ini.
Saudara tua Liang, maafkan."
Sepuluh orang segera mencabut senjata, bersamaan
menerjang kedepan. Dipihak pengurus Liang juga ada sepuluh orang, malah lebih satu orang penjaga taman bermarga Wang.
Penjaga taman yang bangun pagi-pagi berlatih silat, ditangannya ada pedang, tentu dia bukanlah penjaga tua yang lemah, tapi seorang pesilat yang menyembunyikan ilmunya.
Pertarungan tidak bisa dihindarkan, masing masing demi
__ADS_1
majikannya bertarung semampunya.
"Minggir!" Seorang pengawal pengurus Zhong, sambil berteriak menerjang pengurus Liang yang menghadang jalannya, pedang panjangnya mengeluarkan suara samar-samar, menyerang dari tengah, tenaga dan kecepatannya sangat mengejutkan orang, buat seorang pengawal jelas mempunyai kemahiran hebat tapi digunakan ditempat kecil.
Ini yang disebut pesoraknya maju duluan, burung bodoh terbang duluan, kelakar yang tidak benar, tidak bisa dianggap sungguh-sungguh.
Biasanya jika bertarung ramai-ramai pasti pasukan intinya yang maju duluan, orang yang kemampuannya lebih rendah mengikuti dari belakang, mengambil kemudahan memukul orang yang sudah terdesak, jika tidak sekali maju tentu sudah kalah, hingga bisa mempengaruhi semangat tempur kawan.
Pengawal ini tentu saja pasukan inti, pertama menerjang
membuka jalan, jurus pedangnya dahsyat bertenaga.
Pengurus Liang tertegun, terkejut! Dengan serangan yang
dahsyat begini, mana layak sebagai pengawal biasa" Dalam keadaan terkejut, dia tidak berani sembarangan menangkis, dia menghindar kesamping membuat jalan jadi terbuka.
Pengurus Zhong juga jadi terkejut, dia segera menghalangi orang dipihaknya yang maju menerjang.
"Kau bukan orang keluarga Du." Pengurus Zhong menatap pengawal yang berdiri tegap memegang pedang, tingkahnya ganas, "kelihatannya pasukan inti perkumpulan Cun-qiu sudah datang, kalian yang pantas mati! Kalian ada tujuan jahat apa" Ingin menguasai kota Wu-chang kedalam kekuasaan kalian" Kau kira kota Wu-chang tidak ada orang?"
Dari dalam kebun bunga tidak jauh dari sebelah kanan, keluar tiga orang baju hitam. "Pengurus Zhong, serahkan dia padaku." Orang yang memimpin berkata dengan nada dalam, "dia adalah salah satu dari dua belas ketua bintang perkumpulan Cun-qiu...Pedang Setan Zuo-liang, baru datang
petang kemarin, masih ada sekelompok pesilat tinggi laki-laki dan perempuan yang menyebar diseluruh kota, tidak perduli apa tujuan mereka datang kemari, terhadap kita tetap ada ancaman yang tersembunyi, harus diurus dengan tegas, biar aku yang hadapi dia."
"Kami jamin sedikit pun tidak ada ancaman terhadap orang-orang didaerahmu." Wajah Pedang Setan Zuo-liang heran, kenapa sekali bergerak dia sudah bisa dikenali orang" Buru-buru dia merendah menjelaskan, "kami menerima kabar minta tolong dengan segera dari orang-orang kami, hingga terpaksa buru-buru datang membantu, tidak ada hubungannya dengan orang-orang setempat kalian." "Kau ingin aku percaya?" Orang baju hitam tertawa dingin.
"Kenyataannya begitu. Saudara, apakah tahu orang orang yang mengejar Yu-shu-xiu-shi dari mana?"
__ADS_1
"Tahu, orang-orangnya Jin-she-dong."
"Jika kau tahu, tentu akan memaklumi, orang-orang perkumpulan kami meminjam taman Qing-feng untuk sembunyi, sama sekali tidak ada niat tidak baik pada orang-orang setempat anda. Saudara tua, aku jamin setelah menjemput orang, orang-orang perkumpulan kami, pasti tidak akan tinggal lagi dikota anda, bisakah kami mohon pertimbangan ini pada kalian?"
"Justru karena kalian membuat marah orang-orangnya Jinshe-dong, jadi akan menimbulkan mala petaka pada orang-orang disini, sebelum hari belum terang, kalian ambillah kesempatan ini segera tinggalkan kota!" kata pengurus Zhong tertawa pahit.
"Tidak bisa." Pedang Setan dengan tegas menolak, "kami sudah ada persiapan yang sempurna, sanggup menjaring habis mereka semua." "Tapi, bagaimana selanjutnya" Orang-orang Jin-she-dong pasti akan mengerahkan seluruh orangnya datang kemari, teman
mereka juga akan......"
"Tidak ada selanjutnya, kami akan mengerjakan sampai
tuntas." Pedang Setan Zuo-liang berkata dengan tegas dan sangat percaya diri.
"Kami orang-orang kecil juga bisa tahu, apa yang disebut
tuntas" setelah kejadian ini kalian langsung meninggalkan tempat, tapi kami yang akan celaka, tuan."
"Itu harus melihat apakah kalian mampu menutup beritanya,
saudara Zhong, keadaannya sudah terjadi, sudah tidak bisa
dikendalikan, tidak ada jalan kedua. Kau harus tahu, orang persilatan siapa pun tidak perduli pembalasan Jin-shedong, tapi tidak bisa tidak mereka akan memperhatikan dengan serius pembalasan perkumpulan Cun-qiu, alasan dan sebabnya seharusnya kau tentu mengerti."
Seorang berandalan kecil tidak takut pada pembalasan orang-orang golongan putih, tapi pada perkumpulan Cun-qiu yang dari golongan aliran hitam, kejamnya pembalasan sangat membuat orang ngeri, maksud terselubung kata-kata Pedang Setan Zuo-liang, pengurus Zhong tentu saja bisa mendengarnya.
"Pengurus Zhong, jika kalian tidak ingin bergabung dengan kami, masih sempat meninggalkan tempat ini." Pengurus Liang menambah tekanan, "terhadap ancaman orangorangnya Jin-she-dong siapa pun tahu, ini hanya ancaman yang terpendam, membantu kami diam-diam menguburkan beberapa orang yang datang dari jauh, itu ada untungnya buat kalian, perkumpulan Cun-qiu juga akan
__ADS_1
berterima kasih pada kalian, dan pasti akan ingat budi."