
Happy reading.......
Bunga terdiam sejenak,.dia masih terpaku dengan wanita yang berada dihadapannya itu. Kemudian, wanita itu pun berkata kepada Bunga, ''Jadi, Bunga mawar nya mau semua, beserta bunga anggrek nya juga?''
''Kamu bekerja di sini?'' Bukannya menjawab pertanyaan wanita itu, Bunga malah balik bertanya, hingga membuat wanita itu pun menganggukkan kepalanya.
''Iya, aku bekerja di sini baru dua hari,'' jawab wanita itu sambil tersenyum canggung ke arah Bunga.
Saat Bunga akan menjawab ucapan wanita itu, tiba-tiba Bagas masuk ke dalam dan berkata, ''Sayang, udah belum milih bunganya? Apa udah ada yang cocok?'' tanya Bagas sambil merangkul pinggang Bunga.
''Sudah sayang, aku mau beli semua bunga mawar ini, dan juga bunga anggrek itu,'' tunjuk Bunga pada anggrek yang sedang bertengger di atas dahan pohon, karena sengaja dipajang seperti itu.
Bagas mengangguk, kemudian meminta wanita yang ada di hadapan Bunga untuk menyiapkan bunga mawar yang dipesan oleh istrinya. Dan saat wanita itu pergi meninggalkan Bunga dan Bagas, tatapan Bunga bahkan tidak lepas dari wanita itu. Dia terus menatap kearah wanita itu dengan tatapan yang penasaran.
Setelah membeli Bunga yang diinginkan, mereka berdua pun pulang ke rumah, tapi selama dalam perjalanan Bunga terus aja terdiam. Dia tidak banyak bicara, karena saat ini pikirannya sedang mengarah pada wanita yang berada di toko bunga itu.
''Sayang, kamu kenapa sih? Kok sepulang dari toko bunga, kamu banyak diam? apa bunga-bunga yang dipesan itu, kamu tidak menyukainya? Atau masih ada yang kurang?'' tanya Bagas sambil menatap kearah Bunga dengan tatapan heran.
Mendengar pertanyaan suaminya, Bunga menggeleng kemudian dia duduk menghadap ke arah Bagas.
''Mas ...'' panggil Bunga, dan pria yang ada di sampingnya itu langsung menengok, ''Kenapa sayang?'' tanya Bagas sambil kembali fokus menyetir.
''Kamu ingat wanita tadi 'kan, yang di toko bunga?'' Bagas yang mendengar itu langsung mengangguk, ''iya, memangnya kenapa?''
''Aku kenal dengan dia, Mas. Dia itu adalah Karina, teman sepekerjaanku dulu Mas,'' jelas Bunga sambil menyandarkan tubuhnya di kursi lalu menatap ke arah depan.
''Lalu, jika dia temanmu, kenapa kamu seperti seseorang yang sedang bingung?''
''Etahlah, aku juga tidak tahu Mas, tapi aku kasihan melihatnya. Saat ini dia sedang hamil, tapi ditinggalkan oleh suaminya.''
''Kok, kelihatannya wanita itu canggung ya sama kamu? Katanya kamu dan dia itu teman, tapi kok aku perhatikan wanita itu seperti menjaga jarak dengan kamu? Apa kalian ada masalah?'' tanya Bagas sambil menatap sekilas ke arah Bunga, kemudian fokus kembali menyetir.
__ADS_1
Bunga menghela nafasnya, kemudian dia menceritakan tentang hubungan dia dan juga Karina waktu masih bersama.
Sebenarnya Bunga dan juga Karina adalah teman waktu masih kerja di salah satu restoran, dan mereka sangat dekat, bisa dibilang mereka adalah seorang sahabat. Akan tetapi, dulu Bunga mempunyai seorang kekasih yang bernama Yogi, dan dia sangatlah tampan.
Yogi menjadi pangeran di restoran tempat Bunga dan juga Karina bekerja, karena kebetulan Yogi adalah manajer di sana..Dan saat itu Yogi terpana dan jatuh cinta kepada Bunga, dan mereka pun menjalin hubungan baru 5 bulan, tapi siapa yang menyangka, jika hubungan yang dekat pun masih bisa dihancurkan hanya dengan satu kesalahan.
Saat itu adalah ulang tahun Yogi, dan kebetulan Bunga ingin memberikan surprise kepada Yogi. Dia pun datang ke apartemen kekasihnya itu, Bunga yang sudah mengetahui PIN apartemen Yogi pun langsung masuk, dan dia cukup kaget saat melihat sepatu wanita yang berada di lantai. Namun, pikiran Bunga saat itu masih positif thinking, dia berpikir mungkin Sepupu atau orang tuanya Yogi.
Siapa yang menyangka, jika malam itu pun menjadi saksi atas kandasnya hubungan Yogi dan juga Bunga. Dia memergoki Yogi sedang berhubungan intim dengan Karina, dan tentu saja Bunga sangat marah kepada dua orang itu, hingga bunga memutuskan hubungannya dengan Yogi dan pergi menjauh serta keluar dari restoran.
Bagas mengepalkan tangannya saat mendengar cerita istrinya. Dia tidak menyangka, jika Bunga pernah dikhianati untuk kedua kalinya. Dan Bagas pun langsung menggenggam tangan Bunga dengan lembut.
''Aku tidak akan pernah menghianatimu, seperti mereka berdua Ilham dan juga mantan pacarmu itu. Aku akan menjadi benteng untuk kamu. Dan aku akan menjadi pangeran serta Raja untuk kamu, Aurora serta anak-anak kita kelak,'' ujar Bagas sambil mencium tangan Bunga.
********
Hari sudah malam, saat ini Ardi sudah berada di Bandara duduk di ruang tunggu bersama dengan Mentari yang sedang bersender di bahunya. Genggaman tangan mereka tidak terlepas sama sekali, Mentari sebenarnya enggak untuk melepaskan Ardi pergi ke Jepang, apalagi dalam jangka waktu yang tidak tentu berapa lama, tapi Mentari tidak bisa egois. Sebab itu adalah kewajiban Ardi sebagai seorang anak, jika dia melarang maka Mentari terbilang orang yang sangat egois.
''Aku akan menunggu Kakak kembali,'' jawab Mentari tanpa melepaskan genggaman tangannya.
Panggilan untuk para penumpang yang akan berangkat ke Jepang pun telah diumumkan. Ardi langsung berdiri dan menatap kedua mata Mentari. ''Jika ada apa-apa, bilang kepadaku. Jika benih yang aku tanam kemarin tumbuh, maka kamu harus memberitahuku. Berjanjilah, untuk menjaga hatimu dari pria lain,'' ucap Ardi sambil memeluk tubuh Mentari dengan erat.
''Aku berjanji, akan menjaga hatiku dari pria lain, tapi Kakak juga harus berjanji untuk menjaga hati Kakak dari wanita lain.''
Ardi mengangguk-kan kepalanya saat mendengar ucapan kekasih tercinta nya itu. Setelah itu, Ardi melepaskan pelukannya dan mengecup kening Mentari cukup lama untuk waktu beberapa detik, lalu dia pergi berjalan menjauh sehingga tautan tangan mereka pun terlepas.
Kini ku sendiri
Tak ada kamu di sampingku
Hariku menjadi sepi tak berwarna
__ADS_1
Indahnya mentari tak seindah kemarin
Aku merindukanmu
Apakah kau merindukanku
Kata rindu tak bisa ungkapkan
Perasaan dihati ini menahan rasa
Jarak kini memisahkan kita
Waktu seakan begitu lambat berputar
Aku menantimu
Memang hal ini harus kita jalani
Perpisahan ini bukan untuk selamanya
Masa depan kita akan bahagia
Berjuang bersama untuk menggapai cita
Cinta kita akan abadi
Aku akan setia menantimu
Sayangku
Bersambung......
__ADS_1