Penghianatan Suamiku

Penghianatan Suamiku
Dia Adalah Kakaku


__ADS_3

Happy reading.......


Ilham bangun, lalu berjalan mendekat ke arah pria itu. Sedangkan Bunga masih kaget saat melihat seseorang yang sudah menolong dirinya.


"Berani ya kamu menendang saya? Kamu tidak tahu siapa saya, hah!" bentak Ilham sambil menunjuk wajah orang itu.


"Ciih, tahu siapa kamu! Untuk apa? Nggak penting. Lagi pula, saya tidak akan pernah tinggal diam jika seseorang menyakiti Adik saya, kamu paham!" ucap Sony dengan nada yang begitu tegas sambil menatap Ilham dengan tajam.


Ya, pria itu adalah Sony, Kakaknya Bunga. Kebetulan Sony baru saja akan membelikan makanan untuk istrinya, dan pas dia baru masuk ke dalam Cafe dia melihat Bunga sedang dicekal tangannya dengan kasar oleh seorang pria, dan Sony tahu jika itu adalah mantan suami Bunga.


Awalnya dia akan membiarkan saja, karena Sony ingin melihat bagaimana Bagas melindungi Bunga. Tetapi tangannya gatal, karena Sony paling tidak bisa melihat sang Adik disakiti oleh orang lain sedari kecil makanya tanpa menunggu ba-bibu Sony pun langsung menendang perut Ilham saat Bagas akan menonjok pria itu.


Ilham kaget saat mendengar ucapan pria yang ada di hadapannya, namun seketika dia terkekeh. Dia pun tertawa lalu dia menatap ke arah Sony dan kembali menatap ke arah Bunga bergantian.


"Apa! Kakak? Hello... Anda jangan bermimpi Bos, ini masih siang belum malam. Mimpi Anda itu terlalu tinggi, asal anda tahu ya, mantan istri saya ini tidak punya Kakak, tidak punya saudara. Dia hanya punya orang tua, walaupun bukan orang tua kandung. Jadi anda jangan ngaku-ngaku! Anda tahu apa tentang mantan istri saya? Anda itu hanya orang asing," Ilham berucap sambil menatap Sony dengan tatapan mengejek dan meremehkan.


Sony yang mendengar itu pun tertawa, kemudian dia mengitari tubuh Ilham lalu kembali berdiri di depannya, kemudian Sony mendorong bahu Ilham dengan jari telunjuknya hingga membuat Ilham mundur satu langkah.

__ADS_1


"Ckckck, kamu memang mantan suami Bunga, tapi kamu tidak tahu apa-apa tentang istrimu. Dan asal kamu tahu, sedari kecil saya paling tidak suka melihat Bunga disakiti. Saya sangat bersyukur, karena Adik saya telah bercerai dari kamu! Untuk apa mempertahankan suami yang bodoh dan suka selingkuh seperti kamu? Masih untung Bunga melarang saya untuk tidak menghajar kamu, dan memberi pelajaran kepada kamu. Jika tidak, mungkin saat ini kalian sudah jadi gembel." Sony berucap dengan nada sinis sambil menatap Ilham dengan tajam.


Mendengar jawaban Sony, Ilham terdiam. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar, lalu kepalanya langsung menggeleng. "Tidak! Tidak mungkin anda ini Kakaknya Bunga? Kalian ini pasti sedang bersekongkol kan? Jika ingin membodohi saya, itu tidak akan mempan. Ilham mencoba menampik semua kenyataan, tetapi dia malah mendapatkan tawa renyah dari Sony.


" Ya, seperti yang aku bilang. Kamu itu pria bodoh! Kamu tidak tahu apa-apa tentang istri kamu. Sudahlah, buang-buang waktu saja berbicara dengan kamu. Dan kamu Dek, pergilah! Tidak ada gunanya kamu berbicara dengan orang seperti dia," ucap Sony kepada Bunga, dan langsung dibalas anggukan oleh wanita itu.


"Iya Kak, kalau gitu Bunga pamit dulu ya, soalnya Bunga ada urusan lagi sama Pak Bagas. Ayo Pak, kita pergi sekarang." b


Bunga tidak memperdulikan tatapan Ilham yang heran, dia sama sekali tidak peduli mau Kakaknya apa kan pria itu saat ini, karena Bunga tahu pasti Kakaknya tidak akan tinggal diam. Kemudian Bunga pun mencium tangan Sony, lalu pergi bersama dengan Bagas.


Saat Bunga akan pergi bersama dengan Bagas, tiba-tiba Ilham menghentikan langkah mereka. "Tunggu! Bunga, kamu jelaskan dulu sama aku, ini maksudnya apa? Apa betul dia akakak kamu? Kenapa selama ini kamu tidak pernah terbuka sama aku kalau kamu punya keluarga?" Ilham berbicara dengan nada marah kepada Bunga, karena dia merasa Bunga telah membohongi dirinya selama ini.


Bunga tersenyum miring mendengar kemarahan Ilham, kemudian dia menatap pria itu. "Bukannya aku tidak ingin bercerita apapun kepada kamu, Mas. Tapi saat itu situasinya sedang berbeda, Mas, lagi pula ibu kamu tidak pernah menyukaiku bukan? Sudahlah, kita kan sudah masa lalu, tidak perlu ada lagi yang harus dijelaskan dan yang harus kamu tahu. Tapi karena sekarang kamu sudah tahu, ya inilah dia Kakakku, namanya Kak Sony. Kalau begitu aku pamit ya, Assalamualaikum."


Bunga dan Bagas pun pergi meninggalkan Cafe tanpa memperdulikan tatapan Ilham yang merasa kecewa kepada Bunga. Setelah melihat Bunga keluar dari Cafe, Sony langsung melayangkan tinjunya ke arah wajah Ilham, hingga membuat sudut bibir pria itu mengeluarkan darah.


Bugh.

__ADS_1


Bugh.


Bugh.


"Itu untuk perselingkuhan yang kamu lakukan terhadap Adikku! Dan ini untuk rasa sakit yang seharusnya kau lebih pantas menerima lebih daripada ini." geram Sony sambil memukul wajah dan perut Ilham berkali-kali, hingga membuat pria itu tersungkur lemah di lantai.


Manager kafe itu pun keluar saat mendengar ribut-ribut. "Ada apa ini" tanya Manager Cafe itu.


Sony merapikan jasnya, kemudian dia menjawab, "Tidak ada apa-apa, saya hanya ingin memberi pelajaran pada seorang suami yang selingkuh. Untuk kerugian Bapak bisa telepon ke nomor saya, ini kartu nama saya." Sony pun menyerahkan sebuah kartu nama kepada pihak Manager, setelah itu dia pergi meninggalkan Cafe. Sony tidak jadi membeli makanan untuk istrinya di cafe itu, moodnya sudah hancur.


Sementara itu Ilham memandang kepergian Sony dengan rasa sakit yang ada di wajah dan tubuhnya saat ini, dia pun dengan perlahan bangkit sambil memegangi perut dan wajahnya yang terasa begitu sakit.


Ilham tidak menyangka jika Bunga mempunyai keluarga, betapa bodohnya dia karena hal sebesar itu pun Ilham tidak pernah menyelidikinya. Dengan langkah tertatih Ilham pun masuk ke dalam mobil, tetapi baru saja dia akan menjalankan mobilnya, tiba-tiba tak jauh dari dia Ilham melihat seorang wanita tengah dirangkul oleh seorang pria dan masuk ke dalam mobil.


"Sial*n! Ternyata benar, dia selingkuh di belakangku!" geram Ilham sambil mencengkram setir mobil dengan kuat, menahan amarah yang benar-benar bergejolak di dalam hatinya saat ini.


Bersambung. ...........

__ADS_1


__ADS_2