
Happy reading...,.......
"Oh, jadi ini sebabnya kamu ingin bercerai dari aku? Kamu juga selingkuh di belakang aku?" tuduh Ilham sambil menunjuk wajah Bunga dan menatap tajam ke arah Bunga dan Bagas bergantian.
Iya, pria tadi adalah Ilham. Kebetulan Ilham baru saja meeting bersama kliennya di restoran itu dan saat dia akan masuk mobil dia melihat Bunga berjalan dengan seorang pria, dan Ilham juga melihat jika keduanya terlihat sangat dekat. Seketika dada Ilham pun bergemuruh menahan kesal.
"Apaan sih Mas! Udah ya, kita kan sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Jadi mau aku sama siapa, dan jalan dengan siapapun itu bukan urusan kamu!" jawab Bunga dengan acuh, kemudian dia menarik tangan Bagas untuk masuk ke dalam mobil.
Ilham yang sudah diselimuti api amarah dan cemburu kemudian menarik Bagas, lalu menghajar wajah pria tampan itu hingga membuat Bagas terdorong dia langkah ke belakang, sambil memegangi wajahnya.
Bunga menjerit kaget saat melihat Ilham menonjok Bagas, kemudian dia menampar wajah Ilham dengan keras.
PLAK...
"Kamu itu apaan sih Mas? Keterlaluan kamu!" bentak Bunga dengan geram, kemudian dia membantu Bagas berdiri. "Bapak tidak apa-apa?" tanya Bunga sambil melihat pinggiran bibir Bagas yang memar akibat tonjokan Ilham yang cukup keras.
Bagas mengangguk, kemudian dia menatap dingin ke arah Ilham.
"Maksud anda apa menonjok saya?" Setelah mengatakan itu, Bagas menarik kerah baju Ilham lalu menonjok balik pria itu hingga Ilham tersungkur ke jalan.
"Anda dengar ya! Anda ini mantan suaminya Bunga. Lagi pula siapa yang selingkuh dan siapa yang dituduh selingkuh? Saya dan Bunga tidak ada hubungan apa-apa selain partner kerja. Jika pun kami ada hubungan, anda dan juga Bunga sudah tidak ada hubungan apa-apa, dan anda tidak berhak untuk ikut campur lagi masalah kehidupan Bunga. Anda paham!" geram Bagas sambil menunjuk wajah Ilham. Setelah itu dia menarik tangan Bunga dan membukakan pintu agar wanita itu masuk ke dalam.
Ilham menatap keduanya dengan tatapannya tajam, hatinya bergemuruh menahan amarah dan juga cemburu. Tidak Ilham pungkiri rasa cinta itu masih ada di hatinya, jadi saat dia melihat Bunga bersama dengan pria lain tentu saja Ilham terbakar emosi.
__ADS_1
Saat Bagas akan masuk ke dalam mobil, tiba-tiba dia menghentikan langkahnya lalu menengok ke belakang. "Kau ini pria bodoh yang pernah aku kenal. Membuang berlian hanya untuk sebuah batu kerikil yang berasal dari sampah!" Setelah mengatakan itu Bagas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan restoran.
"Aaghhh sial... Kenapa sangat sulit untuk melupakan kamu Bunga? Kenapa hati ini sakit melihat kamu bersama dengan pria lain?" geram Ilham sambil menghentakkan kakinya dengan kesal dan menonjok udara, kemudian dia pun masuk ke dalam mobil untuk pergi meninggalkan restoran itu.
Di perjalanan Bunga terus melirik ke arah Bagas, dia takut jika wajah Bagas bengkak akibat tonjokan dari Ilham.
"Pak, biar saya obati lukanya ya? Itu kayaknya sedikit memar deh," ucap Bunga menawarkan diri, namun Bagas segera menggeleng.
"Tidak usah, tidak apa-apa. Ini hanya luka kecil kok. Lagi pula lukanya tidak parah juga, hanya luka memar saja. Saya bisa mengobatinya kok, dioles salep juga nanti baikan," jawab Bagas.
Mendengar itu pun Bunga hanya bisa mengangguk pasrah. Dia juga tidak ingin memaksa Bagas, walaupun sebenarnya ada rasa khawatir saat melihat sudut bibir Bagas yang memar.
*****************
Saat Bunga tengah mengerjakan pekerjaannya, tiba-tiba bell apartemennya berbunyi. Kemudian dia pun beranjak dari duduknya dan berjalan menuju pintu.
Bunga melihat dari lubang kunci siapa yang datang, namun dia tidak melihat seorang pun di luaran sana. 'Loh, tadi kek nya ada yang mencet bell pintu? Tapi kenapa orangnya nggak ada ya?' batin Bunga sambil menatap kembali ke arah lubang kecil itu, namun lagi-lagi tidak ada orang di luar.
Bunga yang kadung penasaran pun kemudian membuka pintu apartemennya dan melihat memang tidak ada orang di luar, tapi seketika pandangan blBunga tertuju pada sebuah kotak yang ada di bawah pintu, dia pun mengambilnya.
"Ini kotak apa?" gumam Bunga dengan heran sambil mombolak-balik kotak tersebut yang sudah dibungkus oleh kertas kado berwarna pink fanta dan juga ada mawar merah di atas kado itu.
Bunga kemudian menutup pintu apartemennya kembali, lalu dia membuka kado tersebut sambil duduk kembali di depan ruang tv. Dan saat kado itu terbuka ada gaun berwarna merah marun yang begitu sangat cantik, dan di sana juga ada sebuah surat
__ADS_1
Kemudian Bunga pun mengambil surat itu dan membacanya.
Dear Bunga...
Aku senang karena proses perceraian kamu dan juga mantan suami kamu berjalan dengan lancar. Selamat ya, aku yakin jika kamu bisa menjadi wanita yang kuat dan juga bisa melewati segala rintangan dalam hidup kamu. Gaun ini aku berikan karena besok malam aku meminta kamu untuk menemaniku ke sebuah pesta, dan tidak ada penolakan. Jadi jam 07.00 nanti aku akan menjemputmu. Pakailah! Dan aku tidak menerima penolakan.
From Ardi.
Bibir Bunga terangkat, dia menggelengkan kepalanya merasa heran dengan tingkah sahabatnya itu, sebab mengajak Bunga untuk pergi ke sebuah pesta tapi dengan secara pemaksaan. Benar-benar sahabat yang langka pikir Bunga.
Kemudian dia pun mengambil gaun itu lalu mensejajarkan dengan tubuhnya, gaun yang sangat cantik dan sangat pas di tubuh Bunga. Apalagi panjang dan itu se lutut, membuat Bunga benar-benar terlihat begitu manis, cantik dan juga elegan.
"Untung saja besok aku tidak ada jadwal yang padat, jadi aku bisa menemani dia ke pesta. Tapi pesta apa ya? Memang dasar tuh anak, kalau apa-apa nggak pernah mau bilang dulu!" gerutu Bunga sambil menaruh gaun itu kembali ke dalam kotak, kemudian dia mengambil ponselnya dan menelpon Ardi. Bunga merasa heran kenapa pria itu tidak mau mu langsung menemuinya dan memberikan kado itu secara langsung, dan malam naruhnya di depan pintu.
Saat Bunga akan menelpon Ardi, tiba-tiba sebuah pesan masuk dari Ardi.
''Ku harap kamu sudah membaca surat itu, dan ingat, jam 07.00 malam aku akan menjemputmu."
Bunga hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah sahabatnya itu yang tidak pernah berubah dan sejak SMA, kemudian dia kembali duduk dan mengerjakan pekerjaan nya.
Bersambung............
Maaf Othor hari ini up dia bab saja ya🙏Soalnya lagi ngurus Yang PLAGIAT novel author di Apk sebelah😭
__ADS_1