Polisi Muda Tetanggaku

Polisi Muda Tetanggaku
bab 11


__ADS_3

ASKA POV


siapa yang sangka kalau keisengan seseorang yang menurut nya membuat dia senang, malah membuat hidup orang berantakan.


ya, aku tebak, itulah yang di alami oleh queen, gadis beranjak dewasa yang lagi segar segar nya , sedang jatuh cinta (mungkin) ke padaku.


bukannya aku tak tahu kalau dia punya rasa, tapi menurutku semua cewe yang melihat ku meskipun hanya sekilas pasti tertarik. apalagi ini yang tiap hari. haha...


entah rasa suka seperti apa yang ia rasakan, tapi di dalam hatiku ada sedikit gejolak ketika dia ada di depan ku.


memikirkannya kalau dia tak ada, emosi saat melihat cowok nya itu datang dan pergi berduaan, tapi hatiku tenang saat lihat dia dan sahabat nya ada di rumah.


seperti saat ini, dia yang sedang berdiri di hadapanku, bertanya tanpa aku mengerti apa maksud nya. padahal rasa lelahku tadi karena baru selesai dinas, hilang begitu saja melihat dia menghampiriku.


"mas... " queen menghampiriku dengan setelan yang rapih ingin berangkat kuliah.


aku menjawab nya dengan isyarat tatapan ku, sambil mematikan mesin motor yang aku naiki.


"maksudnya chat semalem apaan dah?" tanya queen antusias. aku mengerjap bingung. padahal semalem aku sibuk karena kecelakaan beruntun yang aku dan lainnya temui di jalan.


queen mengeluarkan handphonenya, seperti mencari sesuatu, kemudian menunjukkannya padaku.

__ADS_1


aku tak percaya dengan yang kulihat, tapi nomor dan profil nya sama dengan ku,kecuali nama kontak itu, membuatku tak nyaman.


ku ambil hp yang ada di dalam saku celana ku, mencari via aplikasi pesan. chat dengan nama 'ratu' di kontak. tapi tak sama dengan chat terakhir yang queen punya.


hah.. pasti ada yang sengaja mengirim dan menghapus nya.


tak ingin membuat nya kecewa, aku mencari alasan untuk menghindarinya.


"coba sikapmu di kondisikan dulu."queen tampak bingung. "lihat di sekeliling kita, lagi banyak orang" sambung ku.


pagi pagi di lingkungan kami memang ramai. ada yang sibuk jemur pakaian, sibuk nyuapin anak kecil nya sambil ngobrol, sibuk memanaskan mesin motor yang ingin berangkat kerja.


mereka melihat kami sambil Tersenyum. aku rasa queen tidak tahu kalau mereka sedang memperhatikan kami.


"pak polisi nya selingkuh ya?" sambung ibu yang lagi suapin anaknya. di sambut tawa oleh mereka di sekitar kami.


queen terlonjak kaget. jelas sekali rasa malu dan kebingungan di wajah nya yang putih kini jadi merona.


"semalem saya tilang bu, karena ga pake helm." aku bohong, membantu queen mencari alasan.


queen hanya cengar cengir tak membantu.

__ADS_1


"oalah pak... sama tetangga kok di tilang sih.?" sahut ibu ibu yang sedang menyapu pelataran kontrakannya.


"cemburu kali pak polisinya, ngeliat mba queen sama pacar nya boncengan". goda ibu yang sedang jemurin.


padahal jemurin nya sudah selesai, kenapa malah asik pada ngeliatin kita terus ya. fikir ku.


tak tahan dengan tatapan mereka, aku mengirim queen pesan diam diam.


queen melirik hp nya yang berbunyi, di lihat nya dari aku.


"ntar aja ngomong nya, kalo ibu ibu rumpi udah pada masuk.". queen mengangguk, menyetujui tanpa suara.


"ah... si ibu pada bisa aja dah. saya masuk dulu ya bu.. ada yang ketinggalan." queen masuk ke dalam kamarnya, setelah meninggalkan senyum manis nya .


"iya mba..." sahut ibu ibu itu barengan.


aku yang sudah siap bangun dari motor ku yang sedari tadi ku duduki.


"nanti kalo ketemu saya di jalan jangan di berhentiin ya pak " tutur seorang bapak setengah baya yang sudah siap berangkat kerja sambil tertawa pelan.


entah itu ledekan atau suara hati nya. aku tertawa pelan membalas nya.

__ADS_1


"mari bu...." tutur ku. seraya masuk kedalam kamar ku yang kemudian pintu nya tidak ku tutup.


__ADS_2