
acara dilanjutkan dengan sesi resepsi. pengantin yang tadi duduk kaku berhadapan dengan pak penghulu, kini sudah berdiri dan tersenyum dengan senang.
akad sudah berjalan dengan lancar. tentu saja hal itu yang paling mendebarkan bagi calon pasangan yang akan menikah. setelah nya maka mereka bisa berbangga diri. memamerkan tawa nya dengan puas.
sang pengantin di arak menuju bangku pelaminan yang letak nya tidak jauh dari tempat mereka duduk saat melakukan ijab qobul tadi.
satu persatu tamu yang tadi menjadi saksi, mulai menyalami. mengucapkan selamat dan sedikit do'a yang di berikan.
tentu saja setelah nya, meja hidangan lah yang menjadi tujuan. berbaris mengular mengantri dengan tertib. menyendokan nasi dan memilih lauk kesukaan.
aku tersenyum senang, mendapati keriuhan dalam acara yang berjalan khidmat. meski lelah, tetap saja itu bukan halangan. apalagi melihat nisya tak henti nya tersenyum.
yang entah kenapa menjadi terlihat lebih cantik berkali kali lipat dari biasanya.
hingga senja mulai datang, alunan musik dengan suara keras di hentikan. berganti dengan suara adzan di surau surau mulai bersahutan. membunyikan kalimat yang sama dengan lantang nya.
aku menghapus make up sebatas bedak yang tadi mereka oleskan di wajahku. mengganti nya dengan air wudhu dan di lanjutkan shalat maghrib, sendiri di dalam kamar bang is.
__ADS_1
gerakkan sholat yang seperti seharusnya sudah ku tunaikan. kemudian aku melanjutkan dengan do'a yang ku khususkan untuk wanita yang nun jauh disana.
mencintai nya terasa berat kini bagiku. entah apa yang sedang ia lakukan di akhir pekan nya ini. bagaimana keadaan nya, aku belum berani untuk bertanya. meski hanya sekedar mengirim pesan.
ya allah, semoga dia selalu di beri kesehatan dan kekuatan untuk melanjutkan hari nya di sana.
jujur saja, perasaanku selalu tidak enak saat mengingat dirinya yang berjauhan dengan ku saat ini.
membayangkan wajah sendu nya saat aku pergi kemarin. seperti tidak rela.
tapi inilah janjiku pada nisya. gadis yang saat ini ku prioritaskan. terlebih dengan bang is, dan janjiku pada kedua keluarga. untuk menjalin silaturahmi dengan baik.
saat malam semakin larut, maka, itulah pestanya untuk anak muda. teman teman kami yang lama tak kujumpai mulai datang satu persatu.
aku menghampirinya, duduk di antara deretan bangku tamu. sekedar bercengkrama dan membicarakan masa yang sudah lewat.
nisya datang, dan duduk di sebelahku, bergabung dengan kami. tak lupa ucapan selamat atas pernikahan mereka ucapakan.
__ADS_1
bagaimana rasa nya reuni?? pasti kalian taulah sendiri.
meski hanya sekedar basa basi dan membicarakan masa lalu, itu sangat menyenangkan. tertawa sampai terbahak bahak. hari ini bebas. ini adalah pesta kami. tidak akan ada orang yang akan memarahi .
suara ponsel di saku celana ku berbunyi. suara nya tidak begitu ku dengar karna alunan musik yang mulai menyala.
tapi getarannya terasa dari sakuku.
ku lihat layar telfon. tertera nama ratu. aku terkejut, tersenyum bahagia.
sampai satu tangan menghentikan gerakkan ku untuk bangkit.
aku arahkan pandangan ku pada nisya , gadis di sebelahku ini. dia menggeleng pelan, dengan tersenyum.
dapat aku artikan bahwa aku tidak boleh beranjak.
dengan berat hati, ku tolak panggilannya. sambil berlirih dalam hati . 'maaf ira...',
__ADS_1
sebelah hatiku terasa perih, menolak panggilan yang sudah aku tunggu sejak tadi. tapi aku harus bagaimana, jika gadis di sebelahku ini sedang menjadi ratu semalam sekarang.
i miss u.