
" nggak papa sayang, ini kan masih siang, setan nggak akan muncul. kecuali dalam fikiran kamu sendiri." tutur aska santai sambil memarkirkan mobilnya.
" jadi gimana? film apa yang mau kita lihat?" aska memastikan.
" terserah kamu aja lah" queen mengalah meski dengan hati setengah tak rela.
kemudian aska turun, hendak menjemput queen. membukakan pintu untuk gadis manjanya dan mengulurkan tangannya membantu queen keluar dari dalam mobil.
" mari.. tuan putri." sambut aska dengan tawa penuh kemenangan.
tapi queen hanya diam. dengan bibir yang mengerucut kesal. aska merangkulnya dengan sedikit menyeret tubuh queen untuk bergerak, berjalan memasuki mall tersebut.
mood aska semakin membaik setelah kemenangan nya dalam argumentasi dengan queen di mobil tadi.
queen terlihat sangat lucu dan menggemaskan ketika sedang merajuk kesal.
flashback off
Jam tayang acara masih sekitar 30 menit lagi. aska memilih membawa queen ke restauran terdekat. dengan makanan cepat saji, guna mengisi perut mereka yang sedari tadi belum makan siang. alasan kedua aska adalah, agar queen mudah tertidur saat perutnya terasa kenyang.
setelah acara makan siang selesai, queen dan aska kembali masuk dalam gedung bioskop. membeli dua minuman dan satu bungkus popcorn. pengumuman yang menandakan film sepuluh menit lagi akan di putar, queen menggandeng lengan aska memasuki room teather, tempat film mereka akan di putar.
mencari letak bangku yang sesuai dengan nomor di tiket. meletakkan minuman mereka di masing masing bangku, dan popcorn yang aska pegang. sesekali aska menyuapi queen, dengan senyum yang menggoda. pandangan nya juga tak teralihkan dari bibir queen.
__ADS_1
lampu mulai di matikan, ruangan menjadi gelap. aska tau, gadisnya tidak menyukai itu. ia segera menggenggam erat tangan queen. mencoba menyalurkan ketenangan untuk kekasihnya.
" lucu. nonton film horor kok siang siang" gumam queen pelan, tapi masih bisa aska dengar.
" tunggu aja ra. kan kamu yang minta kita berduaan?" jawab aska.
" berduaan mas aska. ber..du..a" queen menegaskan kata katanya dengan nada pelan tidak ingin mengganggu pengunjung yang lain.
" emang gini mas yang namanya berdua. ini mah namanya rame rame.." rasanya masih belum cukup queen mengeluarkan uneg uneg dalam hatinya.
" jadi, kamu maunya berdua, apa berduaan? itu beda lho ra?"
" ah, tau amat!" queen mendengus membuang nafas beratnya. ia kesal. rasanya ini tidak sesuai seperti yang ia harapkan. tidak sama dengan kata kata dengan janji manis yang tadi malam aska ucapkan.
ia tampak mengamati setiap ekspresi wajah dari queen dan bukannya ikut fokus ke film yang ia pilih.
aska tidak melepaskan genggamannya dari tangan queen. apalagi jika ia melihat queen merasa benar benar takut. ia menggenggamnya semakin erat. sampai tiba dimana queen merasa semakin tidak tahan untuk melihatnya.
aska meraih dagu queen, di tariknya hingga berhadapan dengan wajahnya.
mengecupnya lembut, dan melepaskannya. sebentar aska mengamati ekspresi wajah queen. menatap sorot mata queen yang masih terlihat ketakutan.
aska mengulanginya, menciumnya lembut dengan lumatan yang pelan. memberikan ketenangan untuk queen. hingga queen melupakan adegan mengerikan yang telah ia lihat tadi. fokus membalas lumatan aska dengan pelan. meskipun suara dari film itu sangat keras. baik aska maupun queen tidak ingin bersuara dalam kecupannya.
__ADS_1
setelah di rasa cukup, aska melepaskan pangutannya. masih dengan tangan yang menjapit dagu bawah queen. dengan halus aska membisikan tepat di depan wajah queen.
"nggak papa sayang, itu cuma film. mulai sekarang. setiap kamu takut, ingat, selalu ada saya dan rasa manis ini untuk kamu."
sekali lagi aska mengecup pelan bibir queen. dan menyandarkan kepala queen di atas bahu nya, sambil menutup mata queen dengan telapak tangan aska.
" love you mas..." bisik queen lembut dekat telinga aska. aska tersenyum mendengarnya. entah kenapa hari ini gadisnya terasa begitu manis. semakin manis dalam pelukannya, semakin besar rasa di hati aska untuk segera memiliki seutuhnya.
" tutup mata kamu, nggak usah di buka sebelum acaranya selesai." di jawab dengan anggukan pelan dari kepala queen yang terasa di bahu aska.
tangan aska bergantian menyuapi satu butir popcorn ke dalam mulutnya dan mulut queen. sekali queen bergerak untuk mengambil minum. tapi di hentikan oleh aska. menyodorkan minuman milik nya untuk queen.
aska benar benar tidak ingin queen untuk melihat film di hadapannya, tapi entah kenapa aska tidak ingin beranjak dari kursi yang ia duduki di dalam ruangan itu. baginya ini kenangan manis untuknya. bisa memanjakan queen dengan sepenuh hatinya adalah kepuasannya sendiri.
sampai akhirnya queen tertidur selama film itu di putar. dan aska sama sekali tidak melepaskan tangannya yang memegang tangan queen erat.
di belainya rambut queen sesekali. menyalurkan rasa sayangnya yang sudah sangat dalam di hatinya.
dalam tekat ia berjanji. secepatnya akan menghalalkan hubungan mereka dalam agama dan negara.
**maaph ya kepotong potong cerita nya. tapi masih boleh minta like nya kan? kalo boleh beserta koin dan poin.**
💓💓💓❣️❣️💖
__ADS_1
😉😉