Polisi Muda Tetanggaku

Polisi Muda Tetanggaku
ancaman


__ADS_3

selama sisa harinya queen benar benar merasa jam begitu lambat berlalu. entah karena hatinya yang tidak sabar, atau karena waktu yang sengaja mempermainkan hati queen kini. gadis itu sudah jengkel setiap kali melihat jarum jam yang berbunyi lambat teratur.


"gila... udah jam lima.. tumben tuh cowok belom balik." gumam queen, seraya melirik jam dinding yang tergantung di tembok kamarnya.


hari ini rindi tidak ikut main ke kontrakan queen. katanya, dirinya akan sibuk mempersiapkan diri untuk date pertamanya dengan atasan dari aska itu.


queen masih bergerak gelisah. pandangannya sebentar ia alihkan ke arah jam dinding, berganti melirik layar ponselnya. berharap ada notif dari kekasih barunya.


tapi tak ayal, hanya nomor arya yang masih terselip di atas. merajai puncak chat dalam sebuah aplikasi pesan.


"ih.. kemana sih nih orang. di chat ga di bales. di telfon ga di angkat. mau nya apa coba?!?." queen merasa gemas. saat panggilan telfonnya kembali di abaikan oleh aska.


lama sekali gadis itu menunggu aska duduk di sofa ruang tv. memilih acara televisi guna membunuh rasa jenuh nya. akibat menunggu aska yang tak kunjung datang.


queen masih merasa ganjil, atas sikap aska seharian ini. terlebih kata kata aska semalam tentang rasa posesif nya. tapi kenapa kenyataan nya saat ini aska malah terasa mengabaikan queen.


saat adzan maghrib selesai berkumandang queen mendengar suara motor aska berhenti di depan kamar kontrakan aska. dengan cepat queen membanting remote tv yang sedari tadi ia pegang ke atas sofa. berlari ke arah pintu. tak sabar ingin bertemu lelaki yang sedari tadi ia tunggu.


"mas...." sapa queen berdiri di depan pintu kamarnya. senyumnya mengembang ke arah aska. menyambut kepulangan kekasih nya .


aska membuka helm nya dengan masih duduk di atas motor. penampilannya terlihat gagah saat menggunakan dinas berwarna coklat. mata nya ia arahkan ke manik mata queen. tapi senyumnya sedikit. kemudian memudar begitu saja.


aska masih terdiam di atas motor. memegang helm dalam pelukannya. matanya masih lurus menatap queen yang mulai cemberut.


"baru pulang?" tanya queen yang mulai putus asa di abaikan oleh aska.


aska menjawab hanya dengan mengangguk sedikit. pandangannya tak lepas dari queen.


queen merasa jengkel. ia pun memilih masuk ke dalam kamar. tak tahan di abaikan oleh aska yang kemarin begitu ia kagumi akan perhatiannya.


"dasar lelaki!. semuanya sama aja. polisi juga bisa main main toh ternyata. " queen merutuki sikap aska. sambil berlalu menuju kasur.


sebelumnya queen menutup pintu di belakangnya dengan kuat. sengaja. agar aska sadar tentang isi hati queen saat ini.


sebenarnya, queen juga berharap aska akan datang menghampirinya. meminta maaf seperti hari kemarin. dan membujuk queen dengan cara apapun. tapi kenyataannya. aska tak kunjung datang. sampai waktu berlalu aska masih tidak menunjukan tanda tanda kedatangannya. membuat queen semakin emosi.


***


sudah dua jam yang lalu queen berdiam diri di kamar nya. tapi queen bekum juga mendapatkan apa yang ia harapkan dari aska. lelaki yang baru semalam menyatakan hubungan resminya.


queen merasa gemas. hanya satu cara terakhir yang ia punya. 'ancaman' . jika dengan mengancam aska masih tak ada perubahan, maka dapat di pastikan bahwa hati lelaki itu telah berubah.


dan sikapnya selama ini hanya palsu.


ada sedikit rasa gelisah di hati queen saat akan memberi nya ancaman. takut dengan jawaban akhir dari aska. takut pada kenyataan bahwa selama ini aska hanya benar benar mempermainkannya.


maka. sia sia sudah selama ini queen mempertaruhkan hubungannya dengan arya dan memilih aska. jika akhirnya queen juga akan berakhir. tragisnya hubungan mereka benar benar masih sebutir jagung.


dengan tekat, queen mengetikan jarinya di atas layar ponsel. dengan nama 'pacar' sebagai penerima. nama itu sudah di ganti oleh aska semalam. tanpa persetujuan dari queen. tapi malah membuat hati queen menghangat, dan senyumnya auto terpampang saat membacanya.


"mas... kalo kamu masih cuekin aku. aku mau pergi makan sama arya SEKARANG !!!!"


queen sengaja menyebut nama arya. mencoba menyulut emosi dalam kecemburuan aska.

__ADS_1


tidak butuh waktu lama queen mendapat balasan dari sang pacar.


"silahkan..


kalo kamu mau ngeliat diantara saya atau dia berakhir di bui"


jawaban aska membuat queen terperangah tak percaya. kenapa terdengar seperti ancaman. bukannya tadi queen yang berniat mengancam.. queen tak habis berfikir.


tak lama satu notif kembali masuk mengejutkan queen.


"diem dirumah. bentar lagi mau ujan!" sang pacar kembali memberi perintah.


queen gemas. terbesit dalam pikirannya untuk menjahili aska.


"bodo!" jawab queen singkat. tapi siapa yang tau. kalau ternyata respon aska sangat berbeda dari yang di harapkan.


gagang pintu depan queen bergerak, dan daun pintu seketika terbuka lebar. queen beranjak dari kasur, terkejut dengan keadaan sat ini. saat dirinya baru sempurna berdiri di samping tempat tidur, aska sudah hadir di hadapannya. dengan wajah tegas dan kaku. terlihat seperti menahan emosi.


queen masih terperangah tak percaya melihat kehadiran aska dengan tiba tiba.


"mau kemana kamu?" tanya aska dengan ekspresi datar tanpa terdengar nada ramah dalam perkataannya.


"em.. nggak kemana mana. a-aku cuma.. mm.. mau beli makan aja" queen terbata menjawab aska. logika nya mwncobat menyambungkan antara ancamannya tadi dengan keadaannya yang sekarang.


"sama siapa?" aska masih terdengar dingin. jarak mereka tidak terlalu dekat. juga tidak terlalu jauh . sekitar dua meter. tapi queen merasa aska saat ini tengah kesal.


"sama siapa aja yang mau" nada queen seperti meledek, sengaja.


"kamu tunggu!. biar saya yang cari." aska tidak menunggu jawaban dari queen lagi. dirinya langsung balik badan tanpa perintah. berlalu keluar. tidak lama suara mesin motor aska terdengar. semakin lama dan semakin pelan. terdengar meredup. ketika langkah motornya menjauh dari kediaman mereka.


***


benar perkataan aska sebelumnya. ternyata gerimis mulai turun setitik demi setitik hingga berubah menjadi ratusan atau milyaran air berjatuhan dari langit. awan mendung yang samar terlihat di malam hari, tak membuat aska gentar, keluar mencari makanan untuk gadis manjanya. dari pada membiarkan gadis itu kelaparan. atau jalan bersama mantan kekasih nya


queen kembali menunggu dengan harap harap cemas. menanti kepulangan pacar. tak lama aska melajukan motornya , hujan mulai turun. yakinlah queen bahwa lelaki itu pasti kehujanan.


queen yang memilih menunggu di kamar aska seketika berlari menuju daun pintu. mendengar suara mesin motor aska kembali.


lelaki itu pulang dengan tubuh yang basah kuyup. di tengah guyuran hujan. dirinya tak perduli. yang penting gadis manjanya tidak kelaparan.


satu bungkusan dalam kantong plastik queen terima dari aska, yang kini tengah berada di dalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. padahal dirinya baru saja selesai mandi. dan sekarang dia harus mandi lagi. dengan air hujan kini.


dua porsi soto ayam lengkap dengan nasi dan teh dalam kemasan botol berada di atas meja kamar depan aska. saat aska membersihkan badannya. queen membantu menyiapkan makanannya. padahal biasanya queen tinggal duduk manis depan tv. dan makanan akan siap di hadapannya.


"makan dulu mas... biar nggak sakit." queen menyodorkan piring lengkap dengan nasi untuk aska.


"mending masuk angin, dari pada masuk jurang gara gara sakit hati" jawab aska tanpa melihat wajah queen.


awalnya queen tak mengerti arti ucapannya. tapi kemudian queen teringat ancaman yang ia berikan kepada aska. ternyata ampuh juga.


***


acara makan mereka sudah selesai. aska yang membereskan piring kotor bekas mereka makan tadi. namun setelahnya aska langsung beranjak ke atas tempat tidur. queen yang mengetahuinya langsung mengikuti naik ke atas kasur, merebahkan tubuh di sebelahnya.

__ADS_1


"mas...." sapa queen.


"apa?" jawab aska dengan mata yang sudah terpejam.


"aku mau di pojok." rengek nya manja.


aska membuang nafasnya berat . berguling, melewati tubuh queen yang bergeser dengan menumpu pada lengan. layak nya orang push up.


entah kenapa, aska terlihat begitu letih hari ini. bahkan sekedar bangun untuk pindah posisi pun aska enggan.


aska memunggungi queen setelah tadi berpindah posisi dengan malas.


"mas..." panggil queen lagi.


"hnn.." jawab aska.


"mm... aku nggak suka di pantatin kaya gini". ada nada kesal dalam kalimat queen.


membuat aska kembali menggerakkan tubuhnya berbalik menghadap queen. tapi kelopak matanya enggan ia buka.


"mas...." queen kembali bersuara. tidak taukah ia bahwa aska benar benar ingin kedamaian saat ini.


"apalagi sih ra??" jawab aska ketus. kesabarannya sudah terasa menipis menghadapi queen malam ini.


"aku sayang kamu... boleh peluk ngga?" tanya queen dengan nada memohon. menatap wajah aska yang sedikit berada di atasnya.


mata aska terbuka sempurna mendengarnya. ia lalu menunduk, mencari wajah imut queen dalam pandangannya.


"ra... menurut kamu. lebih bagus cewek yang ngumpetin pacar di dalam kamarnya, atau cewek yang nginep di dalam kamar pacarnya?" aska berkata dengan serius. membuat hati queen melengos. tiba tiba jantungnya terasa berhenti berdetak.


perkataan aska benar benar seperti tuduhan. queen langsung memposisikan tubuhnya dalam kalimat kalimat aska tadi.


tanpa banyak berpikir. queen hendak bangun dan ingin pergi saja dari hadapan aska saat ini. sikapnya benar benar tidak bersahabat sejak tadi.


aska yang merasakan kekesalan salam tatapan tajam queen, langsung bergerak memeluk tubuh gadis di depannya. mendekapnya erat. seolah mengisyaratkan jangan pergi. tapi tidak tau kah aska, bahwa kalimatnya tadi sangat menusuk di relung hati queen.


"saya juga sayang kamu iraaa..." aska mengecup kening queen yang berada di bawah dagunya.


"enak ya di peluk gini pas lagi ujan?" tanya aska. tanpa jawaban atau gerakan apapun dari queen. gadis di hadapannya mungkin masih merasa sakit hati dengan ucapannya.


aska melepaskan pelukannya. menangkup wajah gadis di bawahnya. mengecup pelan. bibir queen untuk sekedar memberi ketenangan dalam logika queen.


"udah tidur.. hari ini saya lelah banget. besok baru lanjutin lagi manjanya" aska kembali mengeratkan pelukannya. queen juga memejamkan matanya, mencoba menenangkan syaraf nya yang tadi sempat menegang.


aska slalu menutup hari queen dengan damai. tapi malam ini kedamaian nya sedikit terusik karena aska.


semoga esok, queen bisa mendapatkan jawaban atas keanehan sikap aska hari ini.


💓💓💓💓💓❣️❣️


*maaph ya.. panjang banget, mungkin kurang greget juga.


tapi boleh kan aku makhruk dikit.

__ADS_1


kalo boleh minta like komen, koin or poin nya ya guys..


😉


__ADS_2