Sebatang Kara...

Sebatang Kara...
Hari Wisuda... Part. 2


__ADS_3

Beberapa jam kemudian, kami tiba di depan aula, tempat acara wisuda digelar. Aula ini berada tak jauh dari kampus kami, hanya memerlukan 15 menit perjalanan.


Ki seger keluar dari mobil, dan masuk ruang aula. Di setiap tempat duduk untuk peserta wisuda sudah ada tertera di setiap bangku, sedangkan keluarga masing sudah disediakan tempat duduknya , didekat pintu aula.


Pembawa acara segera mempersilahkan para peserta wisuda untuk duduk di bangku masing-masing. Setelah semua peserta dan keluarganya sudah duduk, pemabawa acara segera memulai acara.


" Kata sambutan dari Rektor kampus Universitas Medan, disilahkan", ucap pembawa acara, begitu selanjutnya,


" acara selanjutnya penyerahan piagam bagi para peserta wisuda yang memiliki IPK tertinggi", ucap pembawa acara lagi,


" Nilai IPK tertinggi pertama diperoleh Mahasiswa kami, yang bernama, Mahardika putra, disilahkan menuju podium untuk penyerahan piagam dan beasiswa untuk pendidikan Magister di Universitas Indonesia, dari jurusan Ekonomi, ucap dosen yang bersangkutan,

__ADS_1


" Nilai IPK tertinggi kedua adalah Mahasiswi dari jurusan MIPA, yang bernama, Siti Khairani, disilahkan menuju podium untuk penyerahan piagam dan beasiswa untuk pendidikan Magister di Universitas Indonesia juga, ucap dosen yang bersangkutan,


" Nilai IPK tertinggi ketiga adalah Mahasiswi dari jurusan teknik informatika, yang bernama, Miska Syakira, disilahkan menuju podium untuk penyerahan piagam dan beasiswa untuk pendidikan Magister di Universitas Padang, ucap dosen yang bersangkutan,


" Yang disebutkan namanya, segera bergegas menuju podium untuk penyerahan piagam dan beasiswa untuk pendidikan Magister masing-masing", ucap pembawa acara,


Sebenarnya aku terkejut dengan pengumuman ini,npadahal aku hanyalah mahasiswi transferan, tapi aku bisa meraih IPK tertinggi kedua di universitas ini, aku sangat bahagia dan bersyukur atas nikmat dan berkah yang tidak ternilai ini yang diberikan Allah SWT untukku.


Saat keluar dari aula, kami berfoto ria di depan papan bunga di depan aula. Aku dan keluargaku serta kak Khadijah dan suaminya Raka, kami berfoto bersama. Saat selesai berfoto ria, aku melihat Putri datang menghadap kami, dan dia memperkenalkan dirinya pada keluargaku.


" Ani, maukah kamu berfoto bersama dengan ku", tanyanya padaku sambil tersenyum padaku,

__ADS_1


" Ayo kita berfoto", ucapku sambil menarik tangannya ke depan papan bunga, dan aku meminta tolong kepada kak Khadijah untuk memfoto kami.


Selesai berfoto, kami berencana makan siang di sebuah restoran sederhana di dekat kampus kami, makanannya lumayan enak dan harganya juga terjangkau. Kami pun bergegas menuju restoran sederhana tersebut dengan menggunakan mobil, tapi temanku Putri tidak mau ikut, karena ada urusan. Akhirnya kami berangkat tanpa keikutsertaan temanku Putri.


" Selamat ya sayang, Adek dapat peringkat kedua IPK tertinggi", ucap suamiku saat di dalam mobil, mereka samua pun mengucapkan selamat secara bersamaan padaku.


" Aku sangat bersyukur atas penghargaan ini, dan ini semua larna doa dan dukungan kalian semua yang menyayangiku dan aku sayangi, aku mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada nenek, paman, bibi dan suamiku tercinta, kalau bukan karena doa dan dukungan kalian, aku bukanlah apa-apa", ucapku sambil tersenyum haru melihat mereka satu persatu.


Nenek yang duduk disebelah kananku langsung memeluk tubuhku, dan berkata" Ini semua juga karena kerja keras dan kegigihanmu sayang, kerja keras takkan pernah menghianati hasil", " Iya Ni, ini juga karena kamu mau belajar sungguh-sungguh dan gigih dalam mencapai cita-citamu", ucap paman dan bibi menimpali.


Beberapa menit kami, kami tiba di depan restoran sederhana....

__ADS_1


__ADS_2