Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 101 "Ide Cemerlang"


__ADS_3

Kak Bryan nampak sudah kelelahan dan turun menghampiri Himawari yang asyik merebah di atas sofa, karena lelah dan bosan .


"Kau mengantuk?,ayo kita pulang habis ini." Kak Bryan mengambil handuk dan mengusap ke wajahnya yang tampan nan rupawan dan penuh dengan keringat.


"Iya aku ngantuk, dan juga masih banyak buku yang harus aku baca agar nilaiku naik." ucap Himawari sembari menutup matanya karena dia amat mengantuk .


Tiba-tiba sat dia membuka kelopak matanya dia melihat wajah Kak Bryan yang menunduk dan mendekati wajahnya, Himawari menatap kedua bola mata Kak Bryan sambil menahan degup jantung berlarian saat ini. Kakak Bryan melayangkan senyuman yang sangat manis ke Himawari. Lalu dengan secepat kilat dia pun menutup kelopak matanya lagi.


"Hahaha.,kenapa kau menutup matamu lagi?" tanya Kak Bryan sembari duduk di sebelahnya


"Ya karena ,jangan berada di depan mataku." jawab Himawari dan membuka satu kelopak matanya,dan ternyata Kak Bryan sudah duduk


Dia pun bangkit dan merasa agak canggung, lalu duduk di sebelah Kak Bryan melihatnya penuh keringat.Lalu menoleh ke arah Shakira ternyata Shakira temannya asyik mengobrol dengan Kak Bram.


"Kakak Bryan apakah Shakira tampak aneh?" tanya Himawari sembari memasang muka bantal di wajahnya saat ini .


"Maksudmu merajuk padamu, abaikan saja lagipula dia itu hanya iri padamu karena dia sudah terbiasa tumbuh bersama." ucap Kakak Bryan sembari mengeringkan keringatnya itu.


"Ehm, lalu aku harus mengabaikannya, aku tak mau dia sahabatku kak." ucap lirih Himawari sambil mengerucutkan bibirnya yang kecil .


"Bagaimana kalau dia kita jodohkan dengan Bram?,dengan begitu kau tak perlu repot lagi." Kak Bryan pun memberikan ide cemerlang ke Himawari saat ini.

__ADS_1


"Apakah dia mau?" tanya Himawari dengan wajah kusut karena dia baru bangun tidur.


"Tentu saja mau." sambil tersenyum manis dan mencubit kedua pipi Himawari.


"Sakit...lepaskan." protes Himawari pada Kak Bryan,dia menatapnya dengan tatapan sebal .


"Iya aku lepas,tunggu disini aku mau mandi dulu, habis ini kita ajak mereka jalan-jalan ok." Kakak Bryan pergi meninggalkan Himawari ke arah kamar mandi, Himawari hanya menatap punggung Kakak Bryan dari kejauhan sambil memegangi pipinya yang merah .


Shakira dan Kak Bram masih tetap mengobrol dengan asyik,entah apa yang di obrolkan.


Himawari pun duduk di sebelah Shakira dan menyandarkan kepalanya, dengan memeluk lengannya.Setelah itu memandang wajahnya.


"Dengar gadis cantik mandilah kita jalan-jalan lagipula masih sore."bisik Himawari ke telinga Shakira agar dia mau mandi, dan segera pergi bersenang-senang .


"Entahlah, lagipula tidak ada salahnya kita pergi berempat,sebelum ujian datang ." bisik Himawari ke Shakira dan tersenyum lalu dia memelukny erat.


"Lepaskan aku berkeringat , kenapa kau ini memelukku?" tanya Shakira sambil tersenyum manis pada sahabatnya itu, dia merasa agak aneh kenapa Himawari bertingkah seperti ini.


Shakira melepaskan pelukkan Himawari dia pergi ke kamar mandi,dan hanya ada Kakak Bram dan Himawari saja sekarang mereka itu duduk berdampingan .


"Apa kita akan double date?" tanya Kak Bram tiba-tiba membuat Himawari terkejut, karena Kakak Bram sudah mengetahui rencana dari Kakak Bryan untuk mendekatkannya dengan Shakira. Agar Shakira tidak merasa kesepian.

__ADS_1


"Ha...ha..ha..." Himawari tertawa terbahak- bahak mendengar perkataan dari Kak Bram padanya .


"Ya kan kita jalan-jalan bersama Kakak, jadi sekalian biar Shakira tidak kesepian ya kan." Himawari berpura-pura tidak tahu hanya bisa mengeles sebisanya, kelopak matanya mulai di gerakkan beberapa kali, lalu dia tersenyum kecil ke arah Kak Bram.


"Lagipula aku juga suka Shakira ,dia itu gadis mandiri , baik serta sangat menghawatirkan dirimu." sambil menepuk pundak Himawari dan dia pergi ke arah kamar mandi ,tinggallah Himawari yang menundukkan wajahnya saat ini, dia paham sekali akan maksud Kak Bram bahwa temannya yang bernama Shakira dia itu adalah gadis yang setia kawan,tak mau kalau sahabatnya akan merasa sedih .


Beberapa menit kemudian mereka berempat sudah ada di tempat ferstival jalan raya, ada banyak pengunjung yang berdesak-desakkan.


Mereka pun saling dorong karena ingin sekali melihat festival kembang api, yang pastinya akan di nyalakan jika sudah malam hari tiba.


"Kebetulan sekali ada festival kembang api, dan lihatlah sungainya di sulap seperti itu di beri lampion sangat indah."ujar dari Himawari pada teman-temannya, matanya tertuju pada keindahan sungai yang terang karena hiasan banyak lampion,ada perahu layar yang siap menerima penumpang saat kembang api itu akan di nyalakan.


"Wah, kenapa aku baru tahu kalau disini ada festival seperti ini?" gumam Kak Bryan lalu dia pun tersenyum mendapat ide yang sangat cemerlang lagi.


"Memang kenapa Kak Bryan?"tanya Himawari dengan penasaran ,melihat raut wajah Kakak Bryan yang sepertinya agak mencurigakan.


"Tentu saja aku dapat ide, kita bisa berkencan di sungai sana dan menikmati kembang api, gimana?" Kak Bryan memberi saran kepada mereka semua, agar turun dan naik perahu layar kecil itu sembari menikmati kembang api yang akan di nyalakan sebentar lagi .


"Aku kan tidak berkencan, kalian saja." dan Shakira tak mau ikut karena dia merasa agak canggung dan tak enak pada Kak Bram.


"Kenapa?, tak apa-apa lagian aku juga mau menikmati kembang api ayolah." Kak Bram lalu menarik lengan Shakira mereka berempat turun ke arah sungai dan naik perahu layar.

__ADS_1


Menikmati pemandangan sore yang amatlah indah jikalau malam tiba akan segera melihat kembang api di atas langit, cahayanya yang terang di atas langit yang gelap itu membuat takjub semua pengunjung.


Bersambung...


__ADS_2