Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 24 "Varian Coffee 2"


__ADS_3


"Ini Pak Es Americano nya sudah jadi." Ujar Kak Langit menyodorkan satu cup minuman dingin itu pada Pak Baek .


"Antarkan pada wanita itu ya, dia itu adalah pelanggan tetap walau tampak garang, dia sangat baik hati ." Ujar Pak Baek suaranya lirih dan terdengar sangat renyah .


"Baik Pak akan aku antarkan." Himawari pun secepat kilat mengantar satu cup Americano itu pada seorang wanita yang duduk tak jauh dari pandangannya .


"Oh, kau pelayan baru aku baru tahu ,siapa namamu?" Tanya wanita itu pada Himawari.


"Ehm iya, namaku Himawari Bu, aku hanya sedang membantu Kakak yang meracik itu." Ucap Himawari dengan polosnya, dia pun menatap dengan pandangan aneh serta agak takjub melihat kecantikan wanita yang ada di depannya saat itu .



"Hei, jangan melamun ingat aku bekerja di sana, kalau kau butuh pekerjaan aku mau kau ikut denganku." Tawaran wanita itu dengan tulus pada Himawari dan menunjuk sebuah gedung pencakar langit yang menjulang, dia tersenyum setelahnya .


"Iya Bu, kalau boleh tahu nama Ibu siapa?" Tanya dari Himawari ini dengan tertegun beberapa saat memandangi wajah cantik seorang wanita yang ada di depannya ini


"Ini kartu namaku, simpan ok." Ujarnya dan pergi setelahnya keluar dari Coffee Shop tersebut .

__ADS_1


"Hem , kenapa orang itu cantik sekali?, aku baca namanya oh ternyata Biancca." Gumam Himawari sambil tersenyum manis, dia pun memasukkan kartu nama tersebut kedalam sakunya . Lalu mendekati Pak Baek lagi .


"Benarkan apa yang aku bilang?, dia sangat cantik ,baik hati, namun tidak sabaran." Ujar dari Pak Baek pada Himawari .


"Iya Pak, dia juga memberiku kartu namanya, apakah dia seorang manager di gedung itu ?" Tanya dari Himawari ke Baek sambil melihat ekspresi wajahnya, yang sedikit serius .


"Tanya saja kalau dia kembali, dan dia hampir setiap hari kemari." Kata Pak Baek sambil mendekati Kak Langit .


"Buatkan dia Affogato ,kurasa dia haus ok." Kata Pak Baek pada Kak Langit yang sedang sibuk meracik Coffee.


"Iya Pak." Jawaban singkat dari Kak Langit.



"Minumlah ini, nikmati kau akan suka karena ini adalah favorite para anak muda sekarang." Ucap Pak Baek sambil menganggukan kepala


"Terimakasih."


Himawari menikmati Affogato dengan asyik. Dia menyendok sambil melihat apa saja kira- kira komposisi dari minuman yang ia nikmati itu . Dan sesekali juga mengecap es krim dan lelehan gula dan susu serta ada sedikit coffee untuk menyeimbangkan rasanya agar tak terlalu manis .

__ADS_1


"Wah enak sekali ini, aku sangat suka Pak Baek." Ujar dari Himawari sambil mengecap eskrim miliknya itu .


"Lanjutkan saja, aku akan menerangkan satu hal lagi padamu." Pak Baek pun mendekati Kak Langit dan mengambil beberapa Coffee yang sudah ia hias sedari tadi .


"Lihatlah ini, beberapa cream susu di atas cangkir mereka semua mempunyai nama ." Tukas Pak Baek menerangkan pada Himawari


Himawari hanya mengangguk beberapa kali dan menikmati minumanya dengan khikmad.



"Yang ini bernama Heart, karena bentuknya seperti hati." Ucap dari Pak Baek .


" Dan yang ini tulip walau tak mirip, masih sedikit hampir miriplah ya." Ujar dari Pak Baek menerangkan pada Himawari .


"Kalau yang ini Rosetta ingat, ok ,dan yang ini namanya Beet." Ujar dari Pak Baek sambil tersenyum .


Bersambung ...


Karya ini hanyalah fiksi dan imaginer author saja harap bijaksana dalam membaca serta menyerap sisi positif dari bacaan Trimakasih

__ADS_1


__ADS_2