
Siang Pukul 14.00 wib dan mereka pun sudah pulang ke sekolah, sekarang menuju ruangan beladiri menghampiri Shakira.
"Bluuk, Blaaam... Bukkk..." Terdengar suara sangat keras di ruangan beladiri, Himawari dan Kak Bryan pun masuk ke ruangan namun mereka melihat Abang Gamma itu memakai seragam judonya nampak keren dan tampan maksimal. Gagah dan super keren sekali .
"Bang Gamma?,kenapa kau kesini apakah kau tak bekerja?" Tanya Himawari duduk di bawah lantai.
"Aku, ya libur dan khusus untuk hari ini pelatih Shakira tak masuk, aku manggantikannya kau mau aku ajari juga?" Tawaran Abang Gamma pada Himawari dan menatap dengan fokus.
"Untuk apa aku berlatih?, aku tak bisa." Ucap dari Himawari dengan memanyunkan bibirnya
Himawari gadis pemalas dan juga tak mau ambil pusing, karena dia hanya akan melihat Abang Gamma dan Shakira sahabatnya itu berlatih.
"Bagaimana kalau aku bang?, ajarin aku mau." Kak Bryan maju dan belajar beladiri dengan Abang Gamma.
"Baiklah, oh ya jangan biarkan pulang sendiri dia sangat berbahaya, kau tahu kan yang aku maksud !"Abang Gamma memberitahu Kak Bryan dengan menatapnya tajam.
"Maksud Kakak, kau menitipkan Himawari padaku?" Tanya Kak Bryan dengan malu.
__ADS_1
"Bukan begitu, aku lihat beberapa hari ini dia bekerja di tempatmu iya kan?" Tanya Abang Gamma dengan tegas, dan tersenyum manis.
"Iya, karena dia butuh pekerjaan sampingan." Balas Kak Bryan dengan menggaruk rambut agak canggung.
"Iya, Ibunya sudah menitipkan padaku, namun karena aku juga agak sibuk makanya awasi dia ok." Ujar dari Abang Gamma mengambil ancang-ancang untuk mengajari Kak Bryan.
Kakak Bryan mengambil ancang-ancang juga kakinya di buka 45° dan tangannya di angkat dengan sudut 90° dan mengepal, mengambil kuda-kuda siap beradu jurus dengan Abang Gamma.
Kak Bryan mencengkram kerah baju Abang Gamma, dan Bang Gamma hanya menjegal di celah kuda-kuda kakinya, dan menarik lengan dari tangan kanan Kak Bryan, nampaknya Kak Bryan lemah, dan Abang Gamma memelintir tangan kanan dan menjegal kaki kiri Kakak Bryan. Namun Kak Bryan itu masih berusaha keras agar tak tumbang, mempertahankan agar tak jatuh.
Abang Gamma pun menarik kerahnya dengan sekuat tenaga, Kak Bryan pun tumbang dan terpelanting, terjerembab di lantai bawah.
"Blooommmm...."
"Haah, kau lemah lihatlah Shakira."Ujar Abang Gamma sambil menggelengkan kepalanya.
"Majulah Shakira."Sambil memberi tanda dia agar mendekat.
"Baiklah..."
__ADS_1
"Hiyaaaa..." Shakira pun salto 360° mendekati Abang Gamma,kemudian terjadilah duel maut karena Shakira mulai dari kecil sudah sangat mahir beladiri, maka dia adalah lawan yang tangguh untuk Abang Gamma.
Kaki Shakira mengunci kaki Abang Gamma, dan menarik lengan Bang Gamma dengan sekuat tenaga, lalu Abang Gamma menahan tak itu saja, Shakira memutar badannya, dan melayangkan tinjunya beberapa kali ke wajah Abang Gamma, secepat kilat dia pun hanya menghindar beberapa kali.
"Wah, semakin hebat kau Shakira." Abang Gamma kewalahan dengan gerakan Shakira yang lincah dan cepat.
Akhirnya Abang Gamma, pun menumbangkan Shakira agar selesai berlatihnya.
"Baaaammmm."
"Siaaaaal kalah lagi aku Bang, kau lebih hebat dariku." Ujar Shakira meringis kesakitan, dan memegangi pinggangnya, tetes keringat di wajah Shakira tampak jelas kalau sedari tadi dia berlatih keras.
Dan Shakira duduk di bawah lantai samping Himawari, Kak Bryan pun mengikuti sambil buka suara.
"Kau sangat hebat Shakira apakah?, kau suka dengan beladiri?" Tanya Kak Bryan ke Shakira dengan menatap penasaran.
"Aku, tentu mulai sedari kecil udah berlatih tanyalah Himawari ini." Sambil menolehkan wajahnya menatap ke arah Himawari.
"Aku, akan belajar juga pada Abang Gamma, karena aku rasa aku terlalu lemah." Ujar dari Kak Bryan sambil melihat Abang Gamma.
__ADS_1
"Kalau, aku tak mau lah, aku akan membawa alat untuk menumbangkan musuh, tak usah susah payah." Ujar Himawari sambil meringis.
Bersambung...