
"Dunia ini memang sudah gila ,tak manusia kucing juga bisa seperti ini." gerutu Shakira pada dirinya sendiri sambil mengamati Cute.
"Ada yang bertengkar karena cinta, ada yang berusaha mendapatkannya sekarang." sambil menggelengkan kepalanya beberapa kali,dia amat heran sekali Cute sangat tertarik pada kucing lawan jenisnya, yang dengan gemoy berjalan dengan pemiliknya saat ini.
"Astaga..aku bisa gilaaa !!!" sambil mengacak- acak rambut Shakira beberapa kali, nampak rambut Shakira sudah berantakan dan tetap berjalan mengamati Cute di belakangnya saat ini, dan beberapa menit kemudian ada mobil kuning milik Kak Bram yang kebetulan lewat.
"Kenapa Shakira berada di tepi jalan?,apa dia sedang pemanasan?,kenapa dia sangat rajin hahaha." Kak Bram sambil menyetir dengan pelan dan membuka kaca mobilnya, lalu dia pun menyapa Shakira.
"Hei... apa yang sedang kau lakukan?" tanya dari Kak Bram pada Shakira, dia pun menoleh dan melihat ada Kak Bram yang mengikutinya
"Hem aah, ccckk.. sedang menjadi suster lah lihatlah kucing itu, sedang tergila-gila dengan lawan jenisnya." jawab Shakira menggeleng- gelengkan kepalanya.
Beberapa menit kemudian akhirnya Kak Bram mengajak Shakira duduk berbincang di Coffee milik Pak Baek, membawa Cute juga.
Mereka sedang mengobrol dan Cute sedang asyik bermain di dekat mereka. Nampak dia agak senang tidak seperti tadi.
"Kucing siapa ini?" tanya Kak Bram sambil melihat Cute.
"Ehm, dia kucing temannya Bryan." jawab dari Shakira kepada Kak Bram, sambil meminum milk shake nya karena kehausan setelah lama berjalan mengikuti Cute sedari tadi.
"Oew,kau kenapa bisa bermain dengan kucing lagipula mana Himawari dan Bryan?"tanya dari Kakak Bram karena heran kenapa hanya ada Shakira dan kucing itu .
"Mereka bekerja kak, aku sedang bosan jadi keluar untuk mencari angin." jawab Shakira dan celingukkan melihat kenapa tak ada Kak Langit, biasanya dia yang menjaga Coffee ini.
"Kau mencari siapa?" tanya Kak Bram sambil mengamati ke arah sudut lainnya, sambil dia sesekali menatap ka arah pandangan Shakira
__ADS_1
"Oh, hanya mencari Langit saja biasanya dia bekerja paruh waktu di sini." jawab Shakira .
"Anak yang ikut ke pantai kemarin." celetuk Kak Bram dan mengamati ekspresi wajah Shakira .
"Iya kak, oh ya kenapa Himawari lama sekali? aku sudah mengiriminya pesan kalau kita ada di Coffee ini." ujar Shakira nampak dia sudah sangat bosan karena menunggu lama apalagi ada Cute yang dari tadi sangat aktif, seperti anak kecil yang berlarian kesana-kemari .
"Kau mudah bosan ya, apa besok kau berlatih denganku saja?, ajak Bryan juga kita berlatih bersama-sama ok." Kak Bram menawari untuk berlatih dengannya karena melihat ekspresi dari Shakira ini, dia itu gadis yang suka sekali dengan tantangan dan hal yang baru,mudah sekali bosan dan tak mau menunggu lama- lama.
"Baiklah besok siang aku akan ke tempat Kak Bram." Shakira menerima tawaran dari Kakak Bram sembari tersenyum manis.
"Makanlah yang banyak ok, dan aku kira kau kelaparan iya kan." celetuk Kak Bram sambil melihat wajah Shakira yang tirus ,dia terlihat malu karena perutnya berbunyi sedari tadi.
"Apakah terdengar bunyinya?" tanya Shakira malu pada Kak Bram saat ini dengan pipinya yang memerah, mengernyitkan kedua alisnya dan matanya semakin sipit.
Shakira malu namun makanan di meja pun di lahabnya, karena sedari tadi sudah mengikuti Cute ,dan harus berjalan membuat energi dari tubuhnya terkuras habis, sekarang waktunya untuk memberi asupan nutrisi bagi tubuhnya .
Shakira sangat mudah lapar karena memang gadis yang aktif,energi nya yang amat banyak keluar dari tubuhnya berbanding lurus dengan kebutuhan yang akan masuk menjadi nutrisi .
Pemasukan sama dengan pengeluaran,Kakak Bram melihat Shakira makan dengan lahap.
Dan Cute asyik bermain bola di sekitar Coffee tersebut. Tidak berselang lama Himawari dan Kakak Bryan datang serta Cute di jemput oleh Kak Menatari.Shakira hanya bisa berpura-pura tidak terlalu kewalahan padahal besok-besok dia tak akan mau menjadi pengasuhnya Cute walau hanya beberapa menit saja.
Kak Mentari pulang setelah berpamitan pada Shakira dan kepada yang lainnya,dan tak lupa mengucapkan terima kasih .
Sekarang yang tersisa hanyalah mereka ber empat, Kak Bryan ,Himawari, Kak Bram,dan juga Shakira.
__ADS_1
"Kenapa kau lesu Shakira?" tanya Himawari kepada Shakira sambil mengamati wajahnya dan terlihat Shakira sangat kelelahan.
"Aku tak mau menjaga seekor kucing lagi." gerutu Shakira dan menyeringai karena dia telah mengalami beberapa kejadian aneh .
"Aku kira kau senang bermain dengan Cute." ujar Himawari dengan enteng dan tersenyum setelahnya karena di lihat dari ekspresi teman nya saat ini bisa di pastikan,kalau Cute sudah sangat merepotkan sekali.
"Kau tidak tahu kucing gila itu,ck membuntuti seekor kucing betina, dan ia bertindak seperti seeorang manusia !!"gerutu dari Shakira pada sahabatnya itu, sambil menyeringai dan juga melotot sebal akan kejadian tadi sore.
"Benarkah?,lalu gimana apakah Cute berhasil dan mendekati kucing betina itu?" Himawari pun penasaran dengan kelanjutan cerita Cute yang sedang kasmaran.
"Sialaaan, seharusnya kau menanyakan aku, dan kenapa kau tertarik dengan cerita kucing sialaan itu?" gerutu Shakira kepada Himawari sambil melempar sendok pengaduk minuman padanya saat ini.
"Cring..." suara sendok jatuh di lantai.
"Ha...ha...ha..." kompak Kak Bryan dan Kak Bram tertawa terbahak-bahak.
Reflek Himawari hanya menghindari saja,dan semuanya tertawa akan kejadian itu, Kakak Bryan dan juga Kakak Bram menggelengkan kepalanya .
"Aish... kalian ini memang, sore melelahkan lagipula aku tak mau kejadian ini terulang ." Shakira menggelengkan kepalanya lagi, dan menghela nafas panjang-panjang.
"Baiklah, maafkan aku ya, lagipula kenapa kau tadi tidak menungguku saja sampai selesai ?" Himawari penasaran dan melihat wajah dari Shakira sambil menahan tawa karena sikap sahabatnya yang seperti anak kecil .
"Aku lebih bosan jika hanya menunggu,dan diam lebih baik mengerjakan sesuatu yang menarik." jawab Shakira dengan sebal pada sahabatnya dia mengerucutkan bibirnya dan tersenyum setelahnya.
Bersambung...
__ADS_1