
Aku bekerja sebagai apa di sana?" Tanya dari Himawari penasaran.
"Ehm, nanti kamu tinggal datang saja besok aku antar ok mau tidak?" Tawaran Kak Bryan yang terdengar lembut di telinga gadis itu pun membuat Himawari sedikit berfikir keras.
"Apakah aku akan bertemu Yuri kak?"Tanya dari Himawari lagi dengan tersenyum kecut .
"Ehm, tentu saja dia kan model di situ jangan khawatir dia tak kan berani padamu." Ujar dari Kak Bryan sambil tersenyum manis dan juga melihat gadis itu dari samping ,membuatnya sedikit terpanah.
"Benarkah, baiklah aku mau kak aku bekerja setelah pulang sekolah ya."Ujar dari Himawari
"Tentu saja, aku yang akan mengantarmu, dan aku harap kau itu tidak mengikut di belakang Langit ya." Protes dari Kak Bryan agar gadis ini menjauhi rivalnya , dan hanya mendekat padanya saja.
"Ehm,... memang kenapa kalau aku meminta bantuan Kak Langit?, lagipula dia sudah baik dan mau membonceng aku kak." Himawari unjuk pendapat menurutnya Kak Langit sudah berubah menjadi lebih baik.
"Ckk, kau ini karena mobilku mogok jadi aku tak bisa menjemputmu aku harap besok kita berangkat bersama, pulang bersama." Kakak Bryan berkata dengan lembut dan lirih tepat ditelinga Himawari sambil tersenyum bangga.
"Baik, tapi jangan telat ya tak dapat hukuman lagi, aku pusing kalau harus membaca buku yang tebal." Protes Himawari memanyunkan bibirnya.
"Iya pasti aku tak terlambat." Jawab dari Kak Bryan.
__ADS_1
"Aku mau kau belajar denganku saja, aku juga bisa mengajarimu."Kak Bryan promosi bakat dan juga kepandaian di depan Himawari ini.
"Baiklah Kak, tapi kenapa Kak Bryan ini baik sekali padaku?" Tanya dari Himawari dengan curiga dan ia pun menatap kedua bola mata Kak Bryan dengan tajam, dan memandangi.
"Owh, kau curiga padaku aku ,tak bermaksud jahat, aku hanya ingin menolong saja." Ujar dari Kak Bryan sambil tersenyum kecil.
"Baiklah Kak, oh ya Kakak mau makan apa ya? kita beli saja, aku tak bertemu Abang Gamma kemana dia pergi?" Gerutu Himawari sambil pergi membuka kulkasnya mengambil dua minuman kaleng dingin.Lalu menyodorkan pada Kak Bryan.
"Ini kak, minumlah." Ia menawari Kak Bryan.
"Kenapa kau, mencarinya?" Tanya Kak Bryan .
Himawari tidak terlalu pandai memasak dia biasanya akan makan bersama Shakira, atau di masakkan oleh Abang Gamma saja.
"Ehm, aku bisa memasak sendiri mau aku masakkan." Tanyanya sambil menyalakan kompor. Kak Bryan pun mengeluarkan bakat memasaknya. Karena sudah terbiasa hidup mandiri maka Kak Bryan pun ahli memasak .
"Benarkah,apakah bisa memasak? bisa di andalkan ternyata siip." Dua jempol milik Himawari pun di layangkan pada Kak Bryan .
Beberapa menit kemudian ternyata sudah siap ada dua hidangan yang matang di meja.
__ADS_1
"Aku rasa kakak hebat sering-sering kemari ya aku tidak perlu keluar rumah untuk memesan makanan instant." Ujar Himawari lalu dia pun melahap masakkan Kak Bryan yang baik hati.
Kak Bryan sangat senang sekali melihat dia memakan semua dengan lahap. Menikmati
dalam hati kecilnya dia tergelitik bergumam sendiri.
"Hahaha, baiklah setiap hari aku akan kesini bahkan , aku rela dan siap memasak setiap hari." Batin Kak Bryan sambil memandangi.
"Tumben Shakira tidak kemari?"Tanya Kakak Bryan sambil mengambil kentang gorengnya.
"Ehm, tadi kesini dia sudah pulang kak."Jawab Himawari sambil mengunyah telur gulung,dia pun manggut2 bahwa makanannya pastilah enak.
Di samping itu Kak Bryan sambil mengunyah kentang, sangat senang sekali misinya maju satu langkah pun berhasil, dia pun tersenyum
Bersambung...
__ADS_1