Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 36 "Kami bertiga"


__ADS_3

Pria itu pun tak bisa berkutik setelah apa yang di lakukan Shakira kepadanya, dia hanya bisa pasrah. Pemilik toko supermarket itu datang .


"Ada apa ini Shakira?" Tanya dari Nyonya Reva pada Shakira dengan cemas dan juga terkejut, karena mendapati seorang pria yang sedang berbaring di lantai .


"Tentu saja seperti biasa, ada pengutil lagi , dan aku harap kau mau memasang cctv agar kejadian ini tak terulang kembali." Shakira pun memperingatkan Nyonya Reva sang pemilik dari Supermarket itu .


"Iya, aku akan segera memasangnya oh iya aku berterimakasih padamu, kau itu sudah sangat sering menangkap pengutil." Ujar dari Nyonya Reva pada Shakira sambil tersenyum


"Tidak usah sungkan, tapi aku sangat senang bisa mengusir kebosananku hari ini." Ujarnya .


"Heheheheh." Terkekeh sambil menggaruk rambutnya sendiri.


Beberapa menit kemudian Shakira sudah ada di depan supermarket melihat ada mobil yang berhenti terparkir . Shakira menghampirinya .


"Oh, Bryan, kenapa kalian pulang berdua? kau mengapa tak memberiku kabar?" Tanya dari Shakira pada Bryan dan Himawari saat ini .


"Aku dari melihat fashion show, maaf ya aku tidak mengajakmu." Permohonan maaf dari Himawari .

__ADS_1


"Lagipula, biarkanlah sesekali dia itu pergi bersamaku." Ujar dari Kak Bryan pada Shakira.


"Haaa, kalian berdua aku bosan sendirian dan untung ada pengutil, kebosananku hilang." Keluh dari Shakira pada mereka berdua yang saat ini masih dalam mobil.


Lalu Kak Bryan dan Himawari itu pun keluar mobilnya, berjalan mendekati Shakira .


"Lagipula kenapa kau ?, tak berlatih seperti biasanya." Tanya Kak Bryan sambil menepuk pundak Shakira dan tersenyum setelahnya .


"Aku ingin bersantai, namun saat ke rumah dia , kosong jadi aku ke sini." Keluh Shakira dan melihat wajah Himawari .


Mereka bertiga pun duduk di tepi jalan raya, sambil makan camilan punya Shakira, lalu meminum air mineral. Dan jalan raya tampak sedikit ramai sekali .


Himawari ,Shakira dan Bryan mengobrol di depan Supermarket dengan hangat . Sambil mengamati atas Langit yang penuh bintang bertaburan dan bulan yang bersinar indah terang benderang .



"Besok biar aku jemput Himawari, kau kalau mau ,juga boleh menebeng mobilku." Kakak Bryan menawari Shakira agar tak naik motor butunya itu .

__ADS_1


"Aku, ciihh, tak maulah biar aku naik motor bututku saja, daripada aku merepotkanmu." Tolak Shakira dengan tawaran yang di berikan oleh Bryan padanya .


"Hem, kenapa motormu butut, kalau berhenti di tengah jalan, bagaimana?" Tanyanya lagi .


"Biarkan saja, lagipula kenapa kau menjemput aku dan dia." Ujar dari Shakira sambil melirik Himawari dengan penuh curiga .


"Aku hanya ingin dia tak, terlambat sekolah, lagipula dia terlalu sering di hukum." Ujar dari Kak Bryan sambil melihat wajah Himawari .


"Sejak, kapan? Aku terlambat hanya beberapa kali saja." Jawab Himawari dengan sangat sebal, dia pun menyeringai .


"Oi, oi kalian berdua seperti air dan minyak saja." Ujar dari Shakira lalu dia mengamati mereka berdua tampak aneh .


"Baiklah, kalau maumu begitu, aku akan berangkat sendiri." Ujar dari Shakira dengan menyeringai ,karena dia sudah terbiasa selalu bersama dengan Himawari, jadi saat teman nya itu tak bersamanya ada perasaan aneh .


"Bukan begitu Shakira, aku lebih baik ehm berangkat sendiri tak apa-apa." Ujar dari Himawari sambil tersenyum agar Kak Bryan dan Shakira tak merasa bersalah .


"Tidak, aku akan menjemputmu agar tak telat lagi jika kau sekolah." Kak Bryan bersikukuh .

__ADS_1


"Haaaa...terserah..." Kata Shakira dan juga menghela nafasnya ....


Bersambung ....


__ADS_2