Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 27 " Memeluknya"


__ADS_3

"Dimana Kak Langit ya ,kenapa dia tidak lekas kembali?" Ujar Himawari mengamati ,ternyata dia masih tak kunjung kembali ke depan .


"Sebentar Shakira tunggu Kak Langit dia akan kembali, dia masih ada di gudang mengambil bahan biji kopi, dan bahan-bahan lainnya"Kata Himawari dan duduk setelahnya .


Akhirnya Gadis ini pun berinisiatif untuk pergi melihat, Kak Langit yang tak kunjung kembali


"Tunggulah disini Shakira dan Kak Bryan aku mau melihat kak Langit, sebentar saja." Ucap dari Himawari dan menyusuri tangga untuk menghampiri Kak Langit.


Dan Shakira dan Bryan hanya diam melihat Himawari yang sedang menuju ke belakang .


"Kak Langit, apakah kau ada disana?" Tanya Himawari dan kilat petir pun beberapa kali menyambar, terlihat sinar dan suara gemuruh itu dari jendela gudang, terlihat Kak Langit jongkok dan menutupi kedua telinganya .


Himawari pun mendekat dan mengamati hal ganjil, yang tak pernah ia ketahui, dan gadis itu jongkok di samping Kakak Langit terlihat sangat ketakutan mendengar suara kilatan cahaya petir, yang sesekali berada di balik kaca jendela. "Jedeeer...Jedeeer...claaaap"

__ADS_1


Hujan semakin deras mengguyur ia sedang bermain dengan petir dan kilat, masih asyik dan menghiasi kota , walau suasana agak dingin Himawari tetap setia menunggu dan jongkok di dekat Kak Langit yang kini sedang bersedih.


"Kak, apakah tidak apa-apa?" Tanya Himawari sangat menghawatirkannya .


"Pergilah, aku hanya ingin sendiri." Kak Langit mendorong tubuh Himawari sehingga dia pun terjatuh di atas lantai .


"Bruggghhhh." Namun Himawari bangkit dan menghampiri Kak Langit.


"Aku akan tetap menunggu Kak Langit, jangan lah kakak, menanggung beban sendirian, aku akan menemani Kakak." Ujar dari Himawari dengan lembut dan lirih. Dan masih tetap saja beberapa cahaya kilat nampak dari samping jendela.


Kak Langit tetap diam dan ternyata dia pun meneteskan air matanya, dia sedih karena ada fikiran yang membuatnya merasa sedih.


Himawari pun membuka jendela dan ada cahaya yang menerobos, seketika dia bisa melihat kalau Kak Langit masih jongkok.

__ADS_1


Tak banyak kata Himawari pun memeluknya. Seraya dia membisikkan kata-kata yang lirih dan lembut di telinga kanan Kak Langit itu.


"Ayolah Kak, Aku juga banyak hal yang tidak bisa di ceritakan pada semua orang,dan aku harap kakak bisa melaluinya." Bisik lirih dari Himawari sambil memeluknya erat agar dia bisa sedikit memberi kekuatan akan, trauma Kak Langit, yang terlihat menyiksa dirinya itu .


Jendela yang terbuka membuat angin, dan tetesan air hujan masuk sehingga lantainya basah, karena hujan tak semakin reda, namun masih tetap deras mengguyur area kota dan juga pemukiman.


Terlihat mereka berpelukkan, dan Kak Langit menteskan air mata kesedihan yang sangat mendalam, dan dia pun tak mendorong gadis yang memeluknya tersebut, dia hanya bisa pasrah mendapat pelukkan hangat olehnya .


Suara tetes hujan semakin lebat yang jatuh di atas bumi, lalu aroma air bercampur tanah itu harum juga segar , ada perasaan yang sangat sedih gundah dan gulana, kenapa jika setiap ada hujan dan kilat menyambar Kak Langit ini selalu amat bersedih .


Hatinya itu yang masih saja tak bisa tenang namun saat dia di peluk gadis kecil bernama Himawari dia mulai merasa sedikit bebanya itu berkurang, ada beberapa yang menguap dan terbang seperti udara .


Bersambung...

__ADS_1


Karya ini hanyalah fiksi dan imaginer author saja harap bijaksana dalam membaca serta menyerap sisi positif dari bacaan Trimakasih


__ADS_2