Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 99 "Gombal "


__ADS_3

Siang ini Himawari dan Shakira akan berlatih di tempat Kak Bram bersama Kak Bryan juga.


Mereka bertiga kompak pulang sekolah akan pergi bersama-sama, karena siang ini cocok untuk berlatih beladiri dan juga melakukan olahraga.


"Aish minggu depan kita akan ujian Shakira, aku kira aku akan pusing." gerutu Himawari sambil mengerucutkan bibir kecilnya ke arah temannya itu. Dia bermuka masam karena minggu ini dia akan melakukan ujian akhir semester .


"Oh, belajarlah yang rajin dan aku akan setia membantumu ok."Shakira menepuk pundak Himawari dan memeluknya sembari berada di tengah jalan.


"Tin...tin...tin..." suara klakson dari mobil yang terhalangi mereka berdua saat ini.


Suara klakson mobil dengan bewarna jingga yang mulus, dan bermerk terkenal berhenti di belakang Himawari dan Shakira,sang pemilik ternyata berdiri karena mobilnya adalah mobil sport merk mahal,atapnya terbuka membuat sang pengemudi bisa berdiri dengan leluasa.


"Hei, udik dan pendek pergi dari hadapanku !" bentak dari Yuri dengan kasar kepada mereka berdua,lalu diapun menyeringai menyilangkan kedua tangan, dan melirik dengan pandangan meremehkan .


"Dasar nenek lampir kau!, mulutmu ku lempar dengan sepatu ini mau." Himawari itu sangat sebal padanya yang seenaknya sendiri lewat dan meledek dengan panggilan pendek,dan untuk Shakira dia memanggilanya udik.


"Pergilah kenapa kalian berada di tengah jalan membuat orang tak bisa lewat ?!" protes Yuri pada Himawari dan Shakira saat ini dia pun menyalakan mobilnya lagi.


Himawari dan Shakira pun menyingkir namun mereka ingin sekali menggampar gadis yang sombong ini, Kak Bryan hanya mengernyitkan kedua alisnya tak berkata sedikit pun melihat tindakkan Yuri yang menyebalkan itu.


Setelah itu Yuri pun melajukan mobilnya ke arah gerbang sekolah, dan melewati mereka bertiga . Mobilnya bewarna jingga yang mulus dan indah itu melaju dengan cantiknya .

__ADS_1


"Sialan kenapa nenek lampir itu begitu sangat menyebalkan?,bagaimana kita menghajarnya saja." protes Himawari sembari mengepalkan tangannya ke arah mobil Yuri itu sudah lewat.


"Sudahlah gadis gila itu semoga saja mobil nya mogok di tengah jalan ,tak ada yang mau membantunya." Shakira memberi kutukan dan bergaya seperti ibu peri, dan Himawari sebal melihat gaya nenek lampir seperti seorang putri dari negeri dongeng.


"Ckk, sudahlah biarkan saja sini biar Himawari dekat denganku saja, kau duduk di belakang seperti biasa." ujar Kak Bryan lalu ia menarik lengan Himawari memasukkan dia ke dalam mobilnya.Di ikuti Shakira dengan wajahnya yang masam, menatap ke arah Kak Bryan.


Di dalam perjalanan Shakira pun membahas kejadian kemarin yang terjadi kepadanya,dia bertemu dengan sepasang suami istri,mereka sedang bertengkar di tepi jalan.


"Hei Himawari,kau yakin pria di sebelahmu itu tak menyakitimu?" tanya Shakira dengan tiba- tiba membuat Himawari bingung, dan terkejut kenapa sahabatnya itu bertanya demikian .


"Apa yang kau maksud?" sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dan pandangan Kak Bryan saling beradu dengan Himawari saat ini. Mereka berdua saling menatap satu sama lainnya.


"Apa yang kau maksud Shakira ,kenapa aku bisa menyakiti Himawari aku bahkan berlatih agar aku bisa mendapatkannya." jawab dari Kakak Bryan dan menyalakan mobil miliknya yang baru di beli olehnya.


"Dasar gadis ini kenapa dia seperti ini, aissh?" gumam dari Kak Bryan lalu tak mempedulikan ledekkan dan juga lirikkan maut dari Shakira saat ini.Tetap fokus menatap ke depan saat dia menyetir.


"Dengarkan Himawari yang bodoh, kemarin aku melihat sepasang suami istri bertengkar di tepi jalan." sambil mneyeringai ke arah Kak Bryan dan menatapnya tajam sekali.


"Terus apa hubungannya denganku?,lagipula aku belum menikah." protes dari Kak Bryan ke Shakira dan melirik kaca spion miliknya .


"Ya si pria itu memukul istrinya dengan helm, dan kau tahu istrinya hanya diam saja, sialan kalau aku pasti ku hajar !" ujar Shakira sambil mengumpat dan sangat kesal, karena saat ini Shakira mendalami peran istri tersebut yang di pukul helm oleh suaminya.

__ADS_1


"Benarkah?,lalu si pria itu bagaimana?" tanya Himawari pun penasaran dia menoleh ke arah Shakira saat ini, sembari menatapnya dengan penuh tanda tanya di kepalanya.


"Makanya jangan terlalu dekat dengan pria di sebelahmu, atau kau akan di lukainya !!" Dia tetap menyeringai ke arah Kak Bryan lalu dia menyilangkan kedua tangannya ,memasang muka masam dan sebal.


"Tapi Kak Bryan tak pernah kasar sama sekali denganku, lalu kenapa kau memarahinya ?!" kilah dari Himawari tak terima Kak Bryan di marahi olehnya. Dengan suara khas nya yang lembut dan lirih.


"Ckk, terserah kau dan kurasa semua pria itu sama saja, dia itu akan berbuat kasar setelah bosan padamu!!"Shakira pun lalu menyipitkan matanya dan menghela nafas panjang.


"Jangan begitu Shakira belum tentu semua pria sama." ujar Himawari pada Shakira dan menoleh ke arah Kakak Bryan yang sedang fokus menyetir mobilnya.


"Kenapa kau menatapku?,lagipula mana ada pria tega memukul wanita, aku janji tak akan pernah memukulmu." sambil tersenyum agar Himawari luluh dengan rayuan mautnya itu .


"Aish, dasar para berandal ini terserah kalian." Shakira pun bertambah sangat sebal melihat keuwuan dari temannya itu.


"Hihihi, kakak Janji." Himawari pun menatap wajah Kak Bryan sambil meringis.


"Tentu saja aku janji." jawab Kak Bryan dan melihat ke depan karena menyetir mobilnya.


"Hueeek..." bergaya orang muntah karena dia tidak percaya dengan rayuan gombal dari Kak Bryan saat ini.


"Dasar gadis bodoh !!!" batin Shakira sambil menyeringai karena muak akan keromantisan Himawari dan Kak Bryan saat ini.

__ADS_1


"Liat saja entar kalau nangis awas saja kau." gerutu dari Shakira pada Himawari dengan sangat sebal, tak mau mendengarkan saran darinya malah percaya dengan pacar barunya


Bersambung...


__ADS_2