Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 147 "Makan Malam 2"


__ADS_3

"Memang kakak mau memberi apa?" tanya Himawari dengan antusias.


"Ini aku hanya memberimu kalung saja." ujar Kakak Bryan lalu dia memasangkan ke leher Himawari dengan pelan.


Lalu dia memeluknya dari belakang, sembari melihat pemandangan danau mereka berdua.


"Makasih kak, indah sekali kalungnya." jawab Himawari sembari melihat liontin kalungnya yang berbentuk bulan yang bulat, di samping nya ada beberapa hiasan bunga kecil-kecil.


"Ornamen bunga apa ini kak, kecil-kecil dan bagus sekali???" tanya dari Himawari sambil melihat liontin kalung di lehernya.


"Ini adalah oranamen bunga chamomile,kau tahu aku suka bunga chamomile, walau kecil dia punya banyak manfaat." ujar Kakak Bryan dan berdiri di samping Himawari dan mereka berdua terkena sinar cahaya bulan .



"Apa saja manfaatnya kak Bryan aku ingin mendengarnya??" tanya Himawari sangat penasaran sekali.


Kakak Bryan mengajaknya duduk di kursi dan siap akan menceritakan manfaat dari bunga chamomile itu, kecil tapi kaya akan manfaat.


"Pertama dia itu bisa meningkatkan kualitas tidur, jika aku tidak bisa tidur maka aku akan minum teh chamomile dahulu." ujar Kak Bryan dengan menatap wajah Himawari yang saat ini terkena cahaya sinar rembulan.


"Lalu yang kedua apa?" tanya Himawari lagi.


"Bisa meredakan gejala flu,dan mempercepat sirkulasi darah." jawab Kak Bryan tersenyum ke arah Himawari.


"Yang ketiga apa?" tanya Himawari.


"Menjaga sistem pencernaan, ke empat jika kau sedang datang bulan, ia bisa meredakan nyerinya." ujar Kak Bryan lagi dan tersenyum.


"Wah, benarkah untungnya aku tidak pernah nyeri kak, ha..ha..ha.." sambil tertawa bebas terbahak-bahak.


"Apa ada lagi manfaat bunga chamomile itu?" tanya Himawari dengan antusias.

__ADS_1


"Tentu saja ada , mengontrol gula darah,dan bisa menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh." ujar Kak Bryan dengan antusias menatap wajah Himawari yang sumringah.


"Banyak sekali manfaatnya kak, kenapa aku tak pernah tahu?,aku harus banyak membaca nich." gumam Himawari dan tersenyum amat senang karena pria di sampingnya ini sangat pandai, dan berpengetahuan.


Kak Bryan mulai dari SMA pria yang pandai, pintar, juga berpengetahuan sangat luas, di banding teman-temannya yang lain, dia juga pria yang setia tak pernah menjalin hubungan asmara kecuali dengan Himawari.


Tidak itu saja dia pria yang mandiri dan penuh cinta kasih kepada semua temannya, apalagi dengan gadis yang ia sukai,maka dia tak akan berkhianat ataupun berselingkuh.Karena dia trauma dengan kata-kata itu, sejak kecil dia telah di tinggal Ayahnya bermain gadis muda lainnya.


Maka traumanya mengakibatkan Kak Bryan itu menjadi pria tegas, mandiri, cerdas, dan juga tidak pernah main-main apalagi dengan gadis yang ia cintai.


"Memang apa ada lagi manfaatnya?" tanya Himawari dengan polosnya.


"Ehm, tergantung kau mau ada manfaatnya lagi, kalau mau maka aku akan memberimu jawaban." ujar Kak Bryan memberinya pilihan.


"Kenapa bisa tergantung aku?, ehm baiklah aku mau ada manfaatnya lagi kak." jawabnya, Himawari menatap wajah Kak Bryan bersiap menunggu ucapan Kakak Bryan itu, yang akan membahas tentang satu lagi manfaat bunga chamomile itu.


"Baiklah, aku akan memberitahukan satu lagi manfaat dari bunga chamomile." ucap Kakak Bryan dan mendekatkan tubuhnya itu ke arah gadis kecil itu.


"Benarkah??, bagaimana bisa hanya bunga kecil saja memberi energi yang besar kakak?"


"Kau berbohong padaku??" tanya Himawari dengan menegerucutkan bibirnya ke arah Kak Bryan dengan sebal, merasa kalau dia akan di bohongi.


"Tidak, kenapa aku harus berbohong?" ujar Kak Bryan, dan menarik tubuh Himawari ke dada bidangnya.


"Beginilah caranya." ujar pria itu, dan menarik dagunya agak ke atas, dan dia menempelkan bibirnya yang ranum ke bibir Himawari kecil.


Menekan tengkuknya, dan bibir mereka saling bertautan. Dengan kedua jantung yang mulai berdegup tak karuan, mereka semakin dalam berciuman.


Kakak Bryan lalu melingkarkan tangannya ke pinggang mungil Himawari saat ini, dengan melu*at,dan juga men*esap sedikit bibirnya yang ranum gadis kecil itu. Setelah itu rasa cintanya, dan juga gairahnya itu semakin tak terkendali saja, dia dengan sedikit menciumi leher gadis kecil itu. Himawari mengerjapkan kelopak matanya yang kecil itu,merasa hal itu membuat jiwa mudanya itu terbakar tak tentu arah,merasakan gairahnya mulai membuncah seketika.


Beberapa saat Kak Bryan menghentikan, tapi dengan perasaan yang masih tak bisa mereka kendalikan itu ,dia pun memeluk sangat erat merengkuh badan gadis yang kecil itu dengan pipinya yang merona. Mereka saling memeluk erat tubuh, dengan merasakan detak jantung yang berdegup tidak karuan.

__ADS_1


"Sebenarnya aku ingin melakukan hal yang lebih dari ini, makanya aku ingin mengajak kamu menikah saja." bisik Kak Bryan masih memeluk erat Himawari.


"Aku, merindukanmu setiap saat aku sangat takut tak bisa mengendalikan diriku sendiri." ucap dari Kak Bryan dengan tulus dan penuh perasaan.


"Tapi untuk beberapa hari ini aku akan keluar negeri, kau mau ikut?" tanya Kak Bryan dan ia menatap lekat wajah Himawari dengan penuh perasaan.


"Aku bekerja, dan harus menjaga ibuku kak." ujar Himawari dengan lirih, dia pun merasa perasaannya semakin dalam kepada Kakak Bryan, dan yakin bahwa memang hanya ada Kak Bryan saja di hatinya saat ini.


"Sekarang aku tanya padamu, apakah kau itu mau ku ajak menikah?, jika aku sudah kembali dari luar negeri kau jangan bekerja, aku saja." Kak Bryan melamar Himawari dengan di saksi kan temaram cahaya bulan dan langit malam yang indah saat ini.


"Tapi bolehkah setelah aku melakukan satu hal kak?" permohonan Himawari pada Kakak Bryan dengan memerah kedua pipinya itu.


"Apa?" tanya Kakak Bryan dan menatap lekat wajah gadis kecil itu semakin penuh perasaan


"Aku ingin membantu seseorang menemukan keluarganya, agar aku tidak merasa bersalah lagi." ujar dari Himawari sedikit takut ,karena jika tahu Himawari ingin menyatukan Kakak Langit dengan Ayahnya maka Kak Bryan tak akan memperbolehkannya.


"Baiklah,tapi janji kita segera menikah ya,aku tak mau berjauhan lagi, dan setiap saat aku selalu merindukanmu." ujar Kak Bryan dengan menatap wajah Himawari dengan tulus dan amat serius dengan ucapannya itu.


"Baiklah, kita menikah setelah aku melakukan satu hal yang bicarakan tadi." ucap Himawari.


"Kau tahu aku itu menunggumu empat tahun, dan juga mencarimu kemana-mana setelah kita lulus SMA." ujar Kak Bryan dengan mata yang berkaca-kaca.


"Sampai aku kehilangan mamaku, dan aku tak ingin kehilanganmu juga, janji ya kita menikah saja, karena aku tak bisa jauh darimu."ujarnya sembari mengecup kening, hidung, dan juga bibir Himawari dengan penuh perasaan.


Himawari hanya bisa mengangguk,karena ia memang benar-benar merasakan cinta dari Kak Bryan yang begitu tulus dan besar untuk nya, gadis itu sudah menjatuhkan pilihannya kepada Kak Bryan. Dan dia pun membalasnya dengan mengecup bibirnya Kak Bryan dengan pelan dan penuh perasaan.


"Cup..Terimakasih ya kak." dan mereka berdua sekarang saling berpelukkan, untuk menuntas kan perasaan rindu mereka yang mendalam.


Bersambung...


__ADS_1


Inilah contoh bunga chamomile yang banyak sekali manfaatnya, bunganya kecil namun ia mempunyai banyak manfaat. Bentuk kelopak bunganya yang indah dan bewarna putih dan juga dengan berbagai manfaatnya, yang bisa di gunakan sebagai pereda flu juga, semoga tips dan manfaat dari bunga ini bermanfaat juga untuk para reader semua, terimakasih ya.


__ADS_2