
Kak Bryan mulai menatap Himawari sambil memutar kunci mobil, mengetipkan kelopak matanya sebelah menggoda Himawari.
Himawari pun heran apa gerangan kenapa ini bisa terjadi padanya, dia masih kebingungan akan perlakuan Kak Bryan padanya, padahal Kak Bryan ingin menunjukkan sikap pedulinya agar Himawari tersadar kalau dia benar-benar menyukainya.
Namun sangat sayang sekali gadis kecil ini masih belum mengetahui yang sebenarnya.
Dia masih bingung dengan perasaanya saat ini, dia pun menggerakkan kelopak matanya beberapa kali lalu diam dan menahan nafas agar sedikit bisa menenangkan jantungnya .
"Sial, apa yang terjadi padaku ini???" Batin Himawari sambil menelan selivanya dengan kasar, tangannya dingin dan jantungnya itu sudah berdegup tidak karuan .
Mobil pun melaju dengan sangat kencangnya, Himawari yang sesekali memandangi jalanan, terlihat banyak pepohonan yang berjajar rapi berjalan mundur, berlawanan arah dengan laju mobil, membuatnya tersenyum kecil .
Shakira agak sebal pun melunak seketika ,dia ternyata terlelap di buai mimpi karena sudah lelah seharian berlatih beladiri .
Namun di tengah perjalanan menuju bioskop mobil Kak Bryan mogok tepat di jalanan yang sepi, Akhirnya Kakak Bryan agak kesal karena sudah berapa kalinya mobilnya sering sekali mogok di tengah jalan seperti ini. Selalu pada waktu yang tidak tepat, dan tak bekerja sama sekali.
"Aduh mogok lagi ini, mobil ini sangat sering mogok maaf ya ."Permohonan maaf dari Kak Bryan dengan sopan dan lirih, serta lembut di telinga Himawari membuatnya terpanah.
"Iya gak papa Kak, lagian Shakira juga tidur." Jawab dari Himawari sambil mengamati jalan yang di depannya nampak sepi sekali.
__ADS_1
"Aduh dimana ini, bentar ya aku menghubungi bengkel dulu, biar di perbaikki."Ujar Kak Bryan sambil keluar mobilnya dan dia mengambil ponselnya di saku celana.
📱"Hallo ini aku, ku kirim lokasiku mobilnya mogok lagi nich, bantu perbaikki, lagipula aku tak mau di sini lama-lama." Ujar Kakak Bryan menyuruh orang untuk segera datang , dan segera memperbaikki mobilnya yang mogok.
📱"Aku sudah bilang mobil itu agak rewel, tapi kenapa masih kau pakai dasar kau ini." Jawab dari orang yang di ponsel Kak Bryan sebal.
📱"Ayolah sebentar saja ya kau kemari, siapa yang akan membantuku?" Ujar dari Kak Bryan sambil menginjak kerikil kecil di bawah kaki .
📱"Baiklah tunggu beberapa menit lagi aku akan datang, jadi nanti kalau kau berkencan jangan bawa mobil itu paham." Jawab sang pria di ponsel dengan nada meledek pada Kak Bryan saat ini.
📱"Sialan kau ini, kenapa kau tahu aku akan berkencan?... hahaha..." Jawab dari Kak Bryan pada temannya di ponsel sambil tertawa kecil
📱"Baiklah-baiklah kau pandai, cepat kemari aku harap mobil ini bisa berjalan lagi, lihatlah beberapa kali dia mogok tak berjalan." Kakak Bryan sebal dan memandangi mobilnya yang sudah sangat sering mogok di tengah jalanan
📱"Tunggulah...aku tutup."Jawab orang di ponsel itu dan menutupnya.
Kak Bryan senyum-senyum sendiri setelah mendengar ledekkan temannya, tidak marah malah tambah semangat, dia menghampiri Himawari membuka pintu mobilnya.
Mereka pun sudah berada di samping mobil yang sedang mogok itu.
__ADS_1
"Kau tak apa-apa?, kau tak bosan?" Tanya dari Kak Bryan sambil melihat raut wajahnya, takut kalau Himawari akan sebal dengan keadaan yang seperti ini.
"Tidak apa-apa Kak, lagipula aku juga sangat takut film horor, lebih baik tidak usah nonton, kalau horor kesukaan Shakira." Ujar Himawari sambil menundukkan wajahnya , karena dia tidak terlalu suka film horor, dia hanya suka film romantis , dan membaca komik anak- anak yang menyenangkan.
"Hahaha, berarti mobilku mogok ini tahu kalau kau tak suka film horor." Ujar dari Kak Bryan yang terdengar renyah di telinga , dia mulai tertawa terbahak-bahak.
Karena tadinya dia akan mengumpat dengan sebal, dan juga mau menendang mobilnya itu karena sudah tak patuh, dan selalu mogok di tengah jalan, karena Himawari lebih menyukai tidak menonton film dan terjebak dalam hal ini Kak Bryan malah bersyukur karena mobil miliknya memberi kenangan manis dan indah
"Ha...ha...ha..." Tawa Kak Bryan lega menatap wajah Himawari, dan sangat bersyukur karena mobilnya mogok kali ini.
"Kenapa kakak tertawa memang ada yang lucu?" Tanya Himawari lalu mengerucutkan bibirnya, setelah itu mengernyitkan alisnya.
"Tidak, aku hanya merasa kalau mobil butut ini, sudah memberi kesempatan yang baik." Ujar Kak Bryan dengan sumringah sekali , dan dia mulai tersenyum, kedua bola matanya itu memancarkan sinar yang terang.
"Kesempatan apa?"Tanya Himawari sangat penasaran dia heran kenapa malah tertawa dan senang.
"Dasar kau ini, gadis kecil ini memang... hihi.. masuklah ke dalam mobil, habis ini temanku pasti datang." Ujar Kak Bryan pada Himawari sambil tersenyum lega karena tak marah .
"Tidak lagipula Shakira biar tertidur, namun saat ia bangun pasti dia mencari makanan." Ujar dari Himawari dan menyilangkan kedua tangannya,menggeleng-gelengkan kepalanya juga.Karena Shakira temannya ini jika bangun tidur akan kelaparan pasti dia itu akan makan makanan dengan porsi yang banyak.
__ADS_1
Bersambung...