Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 93 "Penjelasan Separuh"


__ADS_3

"Dengar kau tahu parfummu itu menempel di baju Himawari kemarin, jangan kau kira aku ini bodoh !!!"tegas dari Shakira menatap tajam mata Kak Bryan agar dia takut.


"Apa yang kau lakukan pada sahabatku itu?" tanya Shakira mengintimidasi Kak Bryan lagi.


Namun Kak Bryan itu menelan saliva dengan kasar, tatapannya juga kebingungan kenapa dia bisa semarah ini kepadanya.Shakira tetap masih mencengkram dengan kuat kerah baju Kak Bryan sambil menatapnya dengan tajam .


"Aku tak berbuat aneh-aneh Shakira dan lepas dulu cengkraman ini ok." Kak Bryan mencoba untuk memohon kepada Shakira agar sedikit melunak padanya.


"Tidak mau aku ingin penjelasan darimu !" ujar Shakira dengan tatapan tajam merah menyala dia sangat penasaran akan jawaban dari Kak Bryan saat ini.


"Apa yang kau maksud ?,aku tak paham." dia membuang muka agar Shakira tak bertanya lagi kepadanya. Shakira bertambah geram karena dia ingin penjelasan dari Kak Bryan.


"Oh, kau berani melawanku membuang muka, dengar apa perlu aku memberitahu Abang .." Shakira mengancam Kak Bryan jika tak mau memberi penjelasan kepadanya saat ini juga.


"Lepaskan dulu." Kakak Bryan melepaskan cengkraman Shakira ,lalu dia pun menyerah.


"Baiklah aku akan bercerita janji tak bilang Abang Gamma." Kak Bryan duduk di depan Shakira dengan wajahnya sebal menatapnya.


"Cerita dululah, baru aku tidak akan bilang ke Abang Gamma." Shakira menyilangkan kedua tangannya dan mencibirkan bibirnya ke arah Kak Bryan, pandangan meledek karena Kakak Bryan takut akan ancamannya saat ini .


"Iya ,aku suka Himawari dan Abang Gamma mau aku mengalahkannya jika tidak..."gumam dari Kak Bryan dan mengerucutkan bibirnya.


"Oew.. berarti kau ini mau mempermainkan sahabatku?"tanya Shakira dia mengernyitkan kedua alisnya,dan menatap tajam Kak Bryan penuh curiga, karena Kak Bryan berani sekali membohongi Shakira.

__ADS_1


"Apa maksudmu?,aku sangat serius aku suka Himawari, masih tetap berlatih mengalahkan Abangnya!!" ujar Kak Bryan pada Shakira dia sudah berusaha untuk bisa mempelajari ilmu beladiri, karena dia ingin sekali mengalahkan Abang Gamma agar bebas bisa berhubungan dengan adiknya.


"Oh, lantas itu bukan alasan kau seenaknya memperlakukan sahabatku awas saja kau!!" Shakira memberi peringatan pada Kak Bryan agar tidak berbuat kasar dan seenaknya, pada sahabatnya itu.


"Apa yang kau maksud itu?,manalah ada aku seenaknya, aku menyukainya wajar saja kalau aku..." sebelum meneruskan pembicaraannya ternyata Himawari sudah ada di dalam kelas.


"Hei apa yang kalian bicarakan?,ayo kita main dan cari makanan di luar gerbang sekolah." Himawari memandangi Kak Bryan dan juga Shakira dengan tatapan curiga, kenapa saat dia datang mereka berdua tampak sangatlah terkejut sekali, seakan Himawari adalah hantu


"Tidak apa-apa ayolah... kita cari minuman dingin." ajak Kak Bryan lalu dia pun bangkit dari duduknya, melingkarkan tangannya dan menyeret Himawari.


Shakira menyeringai dan membuntuti mereka berdua. Mereka bertiga pun makan jajanan di depan gerbang sekolah saat ini.


🌻🌻🌻🌻🌻


"Dengaaar... cepat bereskaan Bel...!!!" teriak Yuri pada assistennya ,dan segera Bella pun membersihkannya dengan tergopoh-gopoh .


"Sialaaan...!!" umpat Yuri di dalam rumahnya.


Dia berteriak sangat kencang dengan suara yang serak dan parau, sesekali dia mengacak- acak rambut panjangnya seperti orang gila .


Setelah Bella membersihkan kekacauan yang Yuri perbuat, dia pun menyuguhkan makanan dan di taruh Bella tepatnya di atas meja dekat kamar Yuri, agar dia mau makan, tidak susah payah turun ke meja makan.Namun karena ia dalam keadaan marah Yuri pun melemparnya di atas lantai seketika semua makanan sudah berhamburan tak karuan, dan Bella hanya bisa menghela nafas atas ulah dari Yuri tak sopan sama sekali.


"Pyaaaar...."suara piring jatuh di atas lantai sudah semua makanan, dan pecahannya itu berserakan lagi ,maka Bella pun mengambil sapu dan membersihkan serpihan kaca beling dan makanan itu yang sudah berhamburan di atas lantai. Bella sebenarnya sangat muak ia lelah dengan semua ulah Yuri, namun Bella masih menahannya sekuat tenaga berharap Yuri akan merubah sifatnya yang arogan dan kasar itu suatu hari nanti.

__ADS_1


Beberapa kali Yuri memang jika tak enak hati akan sesekali membuat ulah, karena dia itu sudah terbiasa hidup manja serba ada, tidak itu saja semua apa yang diminta akan segera di turuti oleh kedua orang tuanya, Yuri adalah anak orang kaya raya, namun kedua orang tua Yuri yang amat sibuk tak pernah sama sekali memperhatikannya,hanya memberikan materi dan semua keinginan Yuri saja.Jarang pulang walau hanya sebentar saja untuk melihatnya.


"Dasaar Gilaaaa!!!" Yuri mengumpat entah dia mengumpat kepada siapa.


Bella pun keluar kamarnya untuk membuang sampah, dan menutup rapat pintu kamarnya agar suara teriakan Yuri tak terdengar lagi di telinga para pembantu lainnya .


🌻🌻🌻🌻🌻


"Eh, kau tadi di kerjain Yuri lagi?"tanya Kakak Bryan pada Himawari sembari melihat wajah kecilnya, dia melihat Himawari pipinya merah karena terkena pancaran sinar matahari .


Wajah Kak Bryan juga merona kemerahan,tapi dia malu karena melihat wajah Himawari dan mengingat-ingat kejadian siang kemarin itu .


"Tidak kakak, lagipula dia mungkin membuat ulah di tempat lainnya !!!"jawab dari Himawari sambil mencibirkan bibirnya yang kecil itu, dia pun menyeringai .


"Benarkah?, kenapa kau bisa tahu? hahahah." Kak Bryan tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Himawari dengan sangatlah senang, mereka berdua nampak terlihat akur.


Kak Bryan memandangi wajahnya Himawari terus, dan tak mau lepas dari pandangannya .


Namun untuk Shakira yang menggelengkan kepalanya beberapa kali,dan inginlah muntah, karena menyeringai kepada Kakak Bryan yang mencoba menggoda Himawari,pemandangan yang bikin eneg gadis jomblo,sebenarnya dia iri pada sahabatnya kenapa bisa seperti itu.


Shakira menatapnya dengan perasaan jengkel namun juga sangat senang,Himawari sedang bercerita dengan seru dan di simak olah Kak Bryan, Shakira menatap lekat mereka berdua lalu tersenyum.


"Enak sekali, karena aku rasa aku tak jadi mau muntah nih." batin Shakira menginjaki kerikil kecil di bawahnya, dia menunduk tersenyum sangat manis melihat mereka yang sedang asyik bercerita , walau Shakira sendiri agak terabaikan sekarang.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2