
"Kenapa tanganmu ini dingin sekali? , kau ini ketakutan?" Tanya dari Shakira dengan serius ternyata tangan Himawari kedinginan saking gugupnya mau bercerita pada Shakira .
"Sebenarnya , beberapa hari yang lalu itu pas waktu aku kerja." Ujar dari Himawari amatlah lirih pada Shakira, membuat Shakira tak bisa mendengar suaranya.
"Apa yang kau katakan sebenarnya?,keraskan sedikit suaramu." Protes dari Shakira kepada Himawari, karena suaranya terlalu lirih,ia pun mendekatkan wajahnya di dekat Himawari agar mendegar curhatan dari sahabatnya itu.
Himawari pun canggung dia menggenggam erat ,dan mengepalkan kedua tangannya lalu menelan selivanya.
"Sebenarnya beberapa hari yang lalu waktu aku kerja dengan kak Bryan ada sesuatu hal yang terjadi."Ujar Himawari kepada Shakira dan menatap kedua bola matanya dengan intens, agak canggung dan juga kebingungan.
"Lalu apa yang terjadi?"Tanya Shakira kepada Himawari sangat penasaran dia pun juga ikut menatap lekat kedua bola mata Himawari, ia menunggu hal apa yang mau Himawari diberi tahukan kepadanya.
"Saat Yuri si nenek lampir itu di dapur aku kan mencari makanan untuk Cute."Ucap Himawari dengan antusias dan bola matanya itu amat indah, jika sedang membicarakan hal dengan sahabatnya , Shakira mendengarkan sambil tersenyum manis, sabar menyimak tiap kata yang Himawari lontarkan kepadanya.
"Lalu Cute siapa?"Tanya dari Shakira kepada Himawari , sambil tersenyum , karena Shakira terpanah dengan kemanisan temannya saat bercerita, bak seorang anak kecil , ia sedang bercerita pada ibunya.
"Kucing peliharaan kak Mentari ,dia lucu tapi karena aku alergi bulu kucingnya maka tiap dia di dekatku aku akan bersin-bersin." Ujar dari Himawari sambil menggelengkan kepala.
"Hihihi..."Tawa Shakira sambil menutup mulut karena terlihat giginya yang putih itu berbaris.
"Apakah kau mau curhat tentang kucing lucu bernama Cute itu?" Tanya dari Shakira sambil menepuk paha sahabatnya itu beberapa kali, namun tak sakit karena cuman perlahan saja.
__ADS_1
"Bukan,kau tahu saat Cute mencakar pipinya Nenek lampir, tiba-tiba kak Bryan datang lho." Himawari bercerita sambil menyeringai dia nampak sangat serius sekali, bola matanya fokus menghadap Shakira dan tangannya pun terasa keluh dingin sekali, meremas rok yang ia kenakkan.
"Lalu bagaimana setelah Bryan datang."Tanya dari Shakira penasaran dia pun menatapnya dengan intens karena Himawari terdiam lagi , belum mau melanjutkan percakapannya pada Shakira.
"Ya kak Bryan mengagetkanku lah, kalau dia bilang ...em...em..."Ujar Himawari lidahnya itu mulai terasa keluh, kebas, tidak meneruskan lagi percakapanya membuat Shakira tambah penasaran saja.
"Ayo teruskanlah, kau ini kenapa membuatku tambah penasaran saja?"Protes dari Shakira dan dia amatlah sebal karena cerita Himawari yang terpotong membuat semakin penasaran sekali.
"Baiklah... aku akan meneruskannya, Hemm aaahh..."Sambil menghirup nafas, lalu dia pun membuangnya.
"Kak Bryan tanya padaku apakah, aku mau.." Sebelum Himawari meneruskan percakapan ternyata ada pria yang melambaikan tangan kananya dari kejauhan, dia sambil berteriak sangat kencang.
Kak Bryan pun berjalan menghampiri mereka berdua, dan berdiri di depan mereka sembari tersenyum sangat manis, dan terlihat tampan maksimal. Dia pun mulai menyapa Himawari.
"Hei, ayo kita nonton film aja, aku rasa ada film horor bagus baru tayang di bioskop lho." Ajakkan Kakak Bryan tiba-tiba membuyarkan percakapan mereka berdua, Himawari yang tak jadi meneruskan percakapannya terlihat sebal, dan juga kecewa pada Kak Bryan.
"Kenapa Kakak kemari, aku kan sedang libur, apa kakak tak bekerja?" Tanya Himawari dia mengerucutkan bibirnya dan menyilangkan kedua tangannya.
"Aku ini bosan, jadi kita keluar bertiga saja supaya lebih seru." Ajakkan Kak Bryan ,sambil memandang wajah Himawari sedikit sebal percakapannya malah terpotong, nanggung.
"Baiklah kita lihat film horor saja, aku suka ." Ujar dari Shakira sambil tersenyum, dia itu lupa kalau Himawari mau curhat padanya.
__ADS_1
"Ayo kita pergi menonton film horor." Ajakkan dari Kak Bryan sambil tersenyum ke Shakira, dan Himawari.
Saat Shakira berjalan kedepan Kak Bryan pun menarik lengan Himawari dan menggenggam erat jari jemarinya dengan lembut, membuat Himawari terkejut sekali dia pun melotot, lalu melepaskan genggamannya.
"Lepaskan kak, nanti kalau Shakira itu tahu bagaimana?" Tanya Himawari kebingungan.
Kak Bryan pun hanya tersenyum menatap dia yang sedang kebingungan.
Bersambung...
Himawari
Kak Bryan
Shakira
__ADS_1