Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 34 "Pengutil"


__ADS_3


Karena Shakira bosan tak ada Hiwawari yang biasanya menemani, maka ia pun pergi keluar membeli camilan dan minuman segar agar ia tak bosan sedirian .


"Wah gadis itu, kenapa tak mengajakku jika ia keluar?" Gumam dari Shakira sambil mencari minuman yang dingin dan segar.


Setelah ia mengambil beberapa minuman dan camilan ia pun pergi membayarnya, duduk di teras depan , karena Shakira tipe anak gadis yang mudah bosan dan juga suka melakukan tindakan aneh, maka ia pun membuka botol minuman air putihnya dengan menggunakkan kakinya. Setelah ia agak meregangkan tutup botolnya.


"Wah aku akan mencobanya."Ujar dari Shakira dan menaruh botol air mineral di atas meja ia pun mulai mundur dan menggerakkan kaki kananya dan menendang pelan, dan agak ringan taaraaa tutup botolnya pun lepas.


"Pluuuk..."


"Glegek, glegek,glegek,glegek aaah..."


"Memang bosan kalau aku sendiri kenapa dia tak pulang-pulang?" Gumam dari Shakira dia pun mengamati sekeliling supermarket itu .


Saat ia mengunyah camilannya malahan dia menatap seorang berpenampilan agak aneh .

__ADS_1


Dia pun masuk supermarket, dan memakai baju serba hitam ,serta topi yang menutupi wajahnya tersebut. Maka Shakira pun mulai masuk lagi kedalam supermarket, dia pun membuntuti pria berbaju hitam lagi .


Beberapa saat pria itu hanya berkeliling dan mencari barang yang akan ia beli, namun dia tampaknya bingung dan melihat-lihat semua barang yang tertata rapi dalam supermarket .




Shakira pun mengamati dengan seksama ia memantau sambil membeli kue sifon, yang ada di depan supermarket tersebut.


Dia duduk makan kue dan mengamati, saat pria yang tadi tak terlihat Shakira pun, mulai celingukkan menyusulnya. Ternyata benar dia memasukkan barang kedalam saku jaketnya.


Shakira langsung menghajarnya dan menarik lengan ,mengunci dan membanting di lantai bawah. "Buakkkk"


"Argggghhhhhh." Erangannya terdengar.


"Kenapa kau tiba-tiba membantingku, apakah kau sudah gila?" Tanyanya dengan merintih dan juga memegangi pinggangnya yang sakit.

__ADS_1


"Kau kira aku tak tahu, kau itu mau ngutil kan bilang saja, aku melihatmu." Ujar dari Shakira menyeringai dan mengambil ancang-ancang.


"Kau, memfitnahku, aku hanya melihat-lihat saja tak mengutil seperti yang kau tuduhkan." Ujarnya itu mengelak tuduhan dari Shakira namun, ekspresi wajahnya agak takut dia pun mulai panik dan bingung apa yang harus ia lakukan.


"Janganlah kau berbohong?, aku sudah tahu ayolah kembalikan ke tempat semula barang itu ." Ujar dari Shakira menyanggah ucapan pria itu sambil siap-siap menghajarnya .


"Dasar kau, kenapa kau itu ikut mencampuri urusan orang lain!,Hiyaaaaaa" Dia pun mulai melayangkan pukulan pada Shakira.


"Set...set..set, buak, buak gedebuk..."


Shakira yang pandai beladiri, menangkis dan juga mengindari beberapa pukulannya .


Pria itu pun mulai memegang tangan Shakira dengan sekuat tenaga, dan akan membanting namun karena Shakira gadis tangguh maka ia pun , menggerakkan kakinya untuk mengunci gerakkan pria tersebut, dan ia juga menarik lengan pria itu dengan secepat kilat, akhirnya Shakira pun mendapatkan peluang, "Bammm"


Membantingnya lagi, di atas lantai porselen itu , dan mengatur nafasnya lagi, ia pun mulai tersenyum puas karena bisa mengalahkan pria itu dengan bantingannya .


"Aku, sudah bilang kembalikan ke tempat itu semula, aku akan melepaskanmu, namun jika kau menolak maka...." Ujar Shakira memberi peringatan pada pria itu sambil tersenyum tipis dan mengernyitkan alisnya yang sebelah

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2