
"Pak esnya lagi dong, aku mau yang coklat ya." Pinta dari Himawari memesan es potong lagi ,dia berdiri menunggu bapak yang jualan es potongnya itu memberikan pesanannya .
"Iya Neng." Jawab Pak penjual es potong.
"Dia kan pintar, sedangkan yang ada di kelas itu kan hanya siswa yang nilainya pas-pasan." Ucap dari Himawari sambil mengamati esnya yang akan tersaji, serta menelan selivanya.
"Ini neng es nya."Ujar bapak penjual es potong
"Makasih Pak, ini uangnya."Ujar dari Himawari sambil menerima es, lalu memberikan uang itu pada penjual es.
"Ya mana aku tahu?, tanya aja sama anaknya." Ucap dari Bryan sambil menikmati es potong.
"Ya mungkin saja, aku rasa dia itu, gak mau terlihat menonjol."Ujar dari Shakira menimpali
"Benar juga kau Shakira, tapi kenapa ya Kak Langit gak mau bicara?,apa dia sariawan atau panas dalam?" Tanya Himawari dengan nada datar, dan polos serta matanya pun terbelalak
"Hahahaha, Kau ini ada-ada saja Himawari." Ujar dari Kak Bryan sambil tertawa terbahak- bahak. Setelah itu dia membuang stik es ke dalam tempat sampah .
"Lakan, emang aneh kak, aku tuh kayak gak ada , tak pernah mendapat respon darinya." Ucap dari Gadis bernama Himawari dengan sedikit sebal.
__ADS_1
"Ya begitulah , biarkan saja kita makan jajan aja sampai kenyang, yuuuk." Ajakan Shakira kepada sahabatnya itu, agar tidak berfikiran yang tidak-tidak.
Ternyata ada orang yang berjualan makanan kesukaan Himawari yaitu, cilok, telur gulung dan juga lain-lainnya.
"Pak aku telur gulung cihuynya lima ya."Ucap dari gadis bernama Himawari dengan amat antusias serta sambil melihat Bapak yang berjualan itu menggoreng makanannya .
"Iya siap,..." Jawab Pak penjual itu dengan tersenyum, karena Himawari dan Shakira adalah pelanggan tetapnya selama ini .
"Aku juga mau." Suara dari Shakira yang ikut menimpali.
"Iya Aku mau."Jawab Bryan sambil melihat ponselnya.
"Nambah lagi pak." Ujar Himawari sambil melihat Bapak menggoreng.
"Ok siap neng," jawab Pak penjual.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Himawari ini sudah membeli beberapa jajanan yang ada di depan sekolahannya, dan semua itu akan dia makan bersama Kakak Bryan dan juga Shakira yaitu sahabatnya.
"Waaah, enak ya lagian kenapa ya makanan murah ini bisa seenak ini?"Tanya Kakak Bryan dengan tiba-tiba dan sambil memasukan telur gulungnya kedalam mulutnya yang indah itu.
"Ya kan, karena makanannya murah kak, kalau mahal ya gak ada yang belilah."Ujar Himawari dengan serampangan, dan ia memakan telur gulungnya itu.
"Bener tuh, mana ada jajanan anak sekolahan harganya mahal, gak lakulah."Tukas Shakira dengan cerdas dan cermat.
"Aku jarang sekalilah , makan jajan ginian, ya cuman heran aja kenapa enak rasanya?"Ujar dari Kak Bryan dengan amat penasaran sekali
"Ya kan makan jajanan ini kita bersama-sama makanya, jadi enak ya kan Shakira?" Ujar dari Himawari sambil tersenyum, dan mengunyah ciloknya dengan manggut-manggut, itu bisa di artikan kalau jajanan itu enak ya.
"Betul sekali, makanya kita makan dulu habis ini bel berbunyi." Ujar dari Shakira dan dia pun melahap semua jajanan yang ia beli di depan gerbang sekolahan saat ini.
Mereka bertiga menikmati istirahat siang dan juga jajanan murah ala anak sekolah, dengan bersama-sama.Harganya pasti pas dikantong para siswa , karena saking murahnya semua siswa pasti membeli karena ngirit di ongkos .
__ADS_1
Bersambung...
Karya ini hanyalah fiksi dan imaginer author saja harap bijaksana dalam membaca serta menyerap sisi positif dari bacaan Trimakasih