
"Ayo kita pergi menonton film horor." Ajakkan dari Kak Bryan sambil tersenyum ke Shakira, dan Himawari.
Saat Shakira berjalan kedepan Kak Bryan pun menarik lengan Himawari dan menggenggam erat jari jemarinya dengan lembut, membuat Himawari terkejut sekali dia pun melotot, lalu melepaskan genggamannya.
"Lepaskan kak, nanti kalau Shakira itu tahu bagaimana?" Tanya Himawari kebingungan.
Kak Bryan pun hanya tersenyum menatap dia yang sedang kebingungan.
"Ya emangnya kenapa?, biar saja kemari aku hanya sedikit merindukanmu, aku cepat-cepat kemari agar bisa melihat wajahmu ." Sambil tersenyum manis ke arah Himawari yang saat ini memandanginya dengan tatapan bingung, dan keheranan kenapa bisa seperti ini.
"Aish, kenapa kak Bryan membuatku makin bingung?" Batin Himawari dengan perasaan yang acak adul.Batinya semakin berkecamuk.
Shakira yang lebih dahulu berjalan ke depan heran kenapa, Himawari dan Kak Bryan masih tetap tak beranjak dari sana , hal itu membuat Shakira heran.
"Woiii.. ayo katanya mau nonton film horor!!" Ujar dari Shakira sambil melambaikan tangan nampak dari kejauhan dan berteriak sangat keras sekali.
__ADS_1
"Iya, sebentar Shakira !!"Jawab Himawari dia pun berjalan , namun secepat kilat Kak Bryan menggenggam erat jari jemari Himawari .
Menempelkan telapak tangannya itu, lalu dia tersenyum malu, tersipu merona kemerahan pipinya yang tirus terlihat semakin tampan sangat maksimal, dan jantung Himawari pun semakin tak terkendalikkan.
Matanya terpanah akan raut wajah Kak Bryan sumringah saat itu yang terlihat dari samping
"Wah, kenapa ini?, kenapa ada perasaan aneh kenapa Kakak Bryan tampan sekali? apa yang sedang aku fikirkan ini."Batin Himawari mulai berkecamuk dia menatap Kak Bryan berjalan menuju mobil miliknya ,yang terparkir di bibir jalan dengan rapi dan indah.
Namun tatapannya seolah melihat wajah Kak Bryan terkena pancaran sinar, bermandikan cahaya bewarna kuning keemasan membuat dia silau menatapnya saat ini, merasakan hal aneh janggal dan kenapa ini bisa terjadi pada gadis kecil ini. Dia pun bergumam sendirian pada dirinya sendiri tak terasa mereka berdua sudah sampai di samping mobil Kakak Bryan.
"I... iya kak."Jawabnya kebingungan sembari masuk ke dalam mobil, dan duduk di dekat Kak Bryan ,dia duduk dekat kursi depan Kak Bryan yang sedang menyetir.
"Aku di belakang sendirian?"Tanya Shakira sambil mendekat dan melingkarkan lengan nya kepada Himawari .
"Iya , kau duduk di belakang saja lagipula, kau kan biasanya tidur, hahaha."Jawab Kak Bryan sambil melepas tangan Shakira agar tidak melingkar di bahu Himawari.
__ADS_1
"Lepaskan tanganmu duduklah dengan aman, dan tentram ok."Peringatan Kak Bryan kepada Shakira sambil menyeringai dengan tatapan mengintimidasi.
"Baiklah siap..."Jawab Shakira dengan raut wajah agak sebal, karena Kak Bryan sudah menghalangi kesenangannya.
Dia pun duduk di belakang dan memandangi sekeliling,menyilangkan kedua tangannya lalu menyandarkan kepalanya dengan kasar, dia masih melirik Kak Bryan agak sebal. Namun tak curiga sama sekali. Kenapa Kakak Bryan over protective pada Himawari sekarang.
Kak Bryan mulai menatap Himawari sambil memutar kunci mobil, mengetipkan kelopak matanya sebelah menggoda Himawari.
Himawari pun heran apa gerangan kenapa ini bisa terjadi padanya, dia masih kebingungan akan perlakuan Kak Bryan padanya, padahal Kak Bryan ingin menunjukkan sikap pedulinya agar Himawari tersadar kalau dia benar-benar menyukainya.
Namun sangat sayang sekali gadis kecil ini masih belum mengetahui yang sebenarnya.
Dia masih bingung dengan perasaanya saat ini, dia pun menggerakkan kelopak matanya beberapa kali lalu diam dan menahan nafas agar sedikit bisa menenangkan jantungnya .
"Sial, apa yang terjadi padaku ini???" Batin Himawari sambil menelan selivanya dengan kasar, tangannya dingin dan jantungnya itu sudah berdegup tidak karuan .
__ADS_1
Bersambung...