Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga
BAB 70 "Kedai Mie 3"


__ADS_3

"Hai, gadis kecil minggirlah!, atau kami akan memberimu pelajaran!!" Ujar dari salah satu preman tersebut pada Shakira ,nampaknya mereka terganggu akan kehadiran Shakira, yang berusaha membantu pemilik kedai mie.


"Berikanlah uangnya dulu, aku lihat kalian bukanlah seorang yang miskin, juga bisalah kalau membayar dua porsi mie saja." Gerutu dari Shakira sebal, melihat para preman yang tak mau membayar mie mereka.


Nampak dari kejauhan Kak Bram mengamati Shakira sambil tersenyum manis, Kak Bryan dan Himawari di bangkunya melihat Shakira yang beradu mulut dengan para preman agak terkejut. Dan pemilik kedai mie ini juga heran ternyata ada seorang gadis muda belia berani membela, juga mau membantunya padahal dia terlihat kecil dan tak terlalu bisa menjaga diri. Shakira menatap lekat beberapa preman


Suasana dalam kedai mie mendadak agak panas, karena akan ada sebuah pertarungan.


"Baiklah karena kau memaksa,ya kami akan membayarnya namun itu semua hanya dalam mimpimu." Ujar dari salah preman dia hendak melempar sebuah kursi ke arah Shakira.


Sakhira hanya melihat dengan tatapan tajam, ternyata benar salah satu preman melempar salah satu kursi, dengan sekuat tenaga pada Shakira.


"Wusssh..."


Namun Shakira reflek menangkapnya , karena Shakira sudah terbiasa mempraktekkan ilmu beladirinya, tidak masalah bertarung dengan beberapa preman ini, setelah menaruh kursi itu Shakira maju , dengan kecepatan sangat penuh dia menghajar , menendang menyikut dada premam beberapa kali, para preman ini ternyata hanya badanya saja yang besar,kalah telak dengan kecepatan beladiri Shakira.


Mereka kewalahan bertarung dengan Shakira, ternyata masih ada beberapa preman ,mereka hendak membantunya,masih ada dua preman mereka pun mendekatinya sambil menatap tajam ,mulai mencengkaram pergelangannya dengan kuat.Shakira pun mengayunkan kedua kaki nya ke dada preman itu, sambil memutar badan Shakira, menjadikan tumpuannya, tidak itu saja ternyata mereka akan mengeroyok.


Kak Bram mendekati Shakira,dan tersenyum melihat aksi heroiknya,dan menumpas semua para preman dengan kecepatan, menendang memukul, Menyikut, dan menjadikan meraka samsaknya setelah itu para preman limbung jatuh di bawah lantai dengan penuh luka dan memar di sekujur tubuhnya.


"Bruggg... Argh.."Jatuh tersungkur, mengerang kesakitan.


"Ampunnn, kami janji tak akan mengulnginya lagi, dan tak akan makan gratis disini." Mohon salah satu preman dengan memegangi pipi yang memar.

__ADS_1


"Baiklah namun, untuk kali ini kalian harus membayarnya!!" Shakira mulai jongkok lalu menepuk beberapa kali pipi sang preman.


"Arghhh... ampun sakit...!!" Mengerang dan memohon ampun.


"Tapi kami ini tidak punya uang, bagaimana?" Ujar preman itu dengan wajah yang memelas


"Iya kami tidak punya uang." Timpal preman lainnya dengan nada memelas.


"Biklah, karena kalian tak punya uang kalian harus membantu pemilik kedai ini, cuci piring dan harus bersih paham!!" Ujar dari Shakira dengan tegas agar mereka jerah, dan takut.


"Baiklah..."Mereka segera membantu pemilik kedai mie itu, dengan wajah babak belur, dan mereka jerah tidak akan pernah menggangu lagi. Pemilik kedai pun mendekati Kak Bram dam Shakira ingin mengucapkan terimakasih.


"Terimakasih anak muda , aku rasa kalian ini yang baik hati ,mau membantuku trimakasih ya sekali lagi."Ujar dari pemilik kedai sambil menggenggam tangan Shakira.


"Iya jangan sungkan sama-sama Pak." Jawab Shakira dengan sopan sekali.


Pemilik kedai pun pergi meninggalkan mereka semua, Shakira , dan Kak Bram kembali duduk di meja sambil tersenyum manis.


"Pandai juga Shakira, bagaimana kalau kau pergi ke tempatku,untuk belajar bersama?" Tawaran Kak Bram pada Shakira terdengar lembut, dan juga sopan di telinga Shakira.


"Tentu saja, emang kamu belajar apa?" Tanya Shakira sambil memandangnya wajah Kakak Bram yang tampan , nan rupawan .


"Aku boxing, juga beladiri agar bisa menjaga diri dalam keadaan bahaya." Jawab Kak Bram.

__ADS_1


"Ha jangan bilang hanyalah modus, kau mau menggoda dia."Ujar Kak Bryan sambil melirik Shakira dengan pandangan sebal.


"Aish, apa yang kau bicarakan?" Shakira mulai memanyunkan bibirnya, meledek Kak Bryan.


"Tentu saja, Bram tertarik padamu, selamat jikalau kalian bertengkar suatu hari nanti, aku tak bisa membayangkannya." Ledek dari Kak Bryan pada Shakira, dan Kak Bram.


"Apa yang kau bicarakan, aku tak paham." Ujar dari Kak Bram sambil memakan mie dengan sopan sekali. Dia pun menikmatinya .


Himawari diam kebingungan dan menggaruk kepalanya beberapa kali,sesekali memandang wajah Shakira dan Kak Bryan yang masih saja saling meledek satu sama lainnya.


"Weeekkk..."Ledek Shakira pada Kak Bryan sambil menjulurkan lidahnya.


Kak Bryan membuang muka, dan mengambil minumannya,kemudian dia pun melihat wajah Himawari yang polos, dan kebingungan.


Kakak Bryan pun mendapat ide yang sangat cemerlang, dia hendak memisahkan Shakira dan Himawari , agar bisa berduaan saja.


"Bram, bagaimana kalau kita pulang antarlah Shakira ok, biar Himawari denganku." Kakak Bryan sambil menatap lekat wajah Kak Bram.


"Memang kenapa?"Tanya Kak Bram polos, tak paham maksud dari Kak Bryan, melanjutkan menikmati mie nya.


"Dasar pria bodoh..."Batin Kak Bryan pada Kak Bram yang polos.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2