Aku Kamu Dan Dia

Aku Kamu Dan Dia
RhnS 2


__ADS_3

Sehun duduk berama Taeyong dan kedua pihak anggota SM yang kemarin, mereka pun mulai memakan makanan mereka.


"Aku sudah selesai." ucap Taeyong. "Hyung aku boleh pesan cemilan tidak?" tanya Taeyong tanpa malu.


"Pesanlah!"


Setelah mendengar kata pesanlah, Taeyong pun langsung berdiri dari tempatnya dengan membawa barang-barangnya.


"Kau mau apa membawa barang-barang itu?" tanya salah satu pihak SM.


"Mengembalikan ini." jawab Taeyong.


"Tidak usah, biar mereka yang mengambilnya." jelas salah satunya.


"Aku mau menaruhnya sendiri." rengek Taeyong.


"Sana-sana!"


Taeyong pun langsung membawa barang-barangnya pergi, tidak lama setelah beberapa langkah...


Bruk!!


"Aa!!" teriak gadis SMA yang tiba-tiba menabrak Taeyong, dan lagi-lagi gadis itu yang terjatuh dan barang-barangnya kali ini berhamburan. Teriakan itu pun membuat semua orang melihat pada mereka berdua.


"Gwenchana yo?" tanya Taeyong khawatir, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa selain berdiri dan memegangi barang-barangnya.


"Gwenchana."


Segeralah Sehun bersama kedua pihak SM pun menghampiri mereka berdua.


Dengan segera kedua pihak SM pun membangunkan gadis itu, sementara Sehun membenahi barang-barang yang dibawa gadis itu.


Sehun tanpa sengaja melihat salah satu buku gadis itu terbuka, dan dia melihat gambar dirinya di buku gadis itu.


Melihat gambar dirinya Sehun pun tersenyum senang dengan hatinya berkata. "Dia EXO L? Pantas saja tadi dia melihatku seperti itu."


Sehun terbangun dan memberikan semua barang-barang gadis itu padanya, gadis itu pun menerima dengan senyuman.


"Kamsahamida." ucap gadis itu ramah dengan membungkuk sebentar, Sehun pun tersenyum.


"Songsaeng maafkan aku ya." ucap Taeyong merasa bersalah pada gadis itu, gadis itu pun tersenyum dan menggidik.


"Animida, aku yang bersalah." balas gadis itu.


Tidak lama setelahnya, Yuda datang dan bisa melihat keberadaan gadis itu bersama 4 orang pria, dia pun menghampirinya.


"Syah." panggil Yuda, gadis itu pun melihat pada Yuda disusul dengan yang lainnya.


"Kak Yuda." balas gadis itu senang, dia pun menghampiri Yuda, perbincangan itu membuat mereka berempat terheran, terutama Sehun yang dari tadi melihati gadis itu.


Gadis kembali melihat pada mereka berempat, dengan cepat Sehun pun memalingkan pandangannya.

__ADS_1


"Yorobun, aku mau pamit. Aku akan pergi bersamanya." ucap gadis itu ramah.


Mereka berempat pun membalas dengan senyuman, gadis itu dan Yuda pun tersenyum.


Gadis itu dan Yuda pun pergi meninggalkan mereka berempat, Sehun pun memperhatikan kepergian mereka berdua dan itu disadari Taeyong.


"Jaga pandangan Hyung!" pinta Taeyong membuat Sehun terkejut dan tersenyum malu.


****


Chanyeol, Lay, Kyungsoo dan Chen terlihat sedang menyanyikan lagu EXO yang berjudul Lucky.


Namun tiba-tiba pandangan Chanyeol terarahkan pada seorang gadis yang dipanggil Syah itu bersama ketiga orang pria mereka telihat gaduh, Kyungsoo pun menyadarinya.


"Chanyeolie, bersiaplah nanti bagian lagumu." ucap Kyungsoo menyadarkan Chanyeol, Chanyeol pun kembali bernyanyi.


Tidak lama setelah Chanyeol berpaling, gadis itu pun melihat pada Chanyeol dengan tersenyum.


"Liat gadis ini!" goda Aryo dan kembali memunculkan kekesalan pada gadis itu.


"Diem gak Kak! Aku kan cuma mau nikmati lagunya Kak."


"Aryo!" ucap Pak Mukhlas dan akhirnya Aryo terdiam. "Syah kamu beneran suka sama laki-laki yang beda umur jauh banget?"


"Mungkin."


"Mm, Syah kamu suka Kpop, jangan fanatik! Sampai disukai segala." ucap Yuda yang terlihat bete.


"Kak, aku itu suka sama dia sewajarnya, aku tau kok batasanku. Aku juga tidak akan menyalahi aturan islam, aku hanya menyukai."


"Udah ah kalian berdua! Dijodohin nih sama Bapak." ucap Pak Mukhlas bercanda.


"Gak ya Pak." teriak mereka bertiga tidak setuju.


"Kan Syasyah entar nikahnya sama saya Pak." ucap Aryo asal, gadis itu pun menyikutnya.


"Apaan sih Kak, gak lucu." kesal gadis SMA itu.


"Sana nikahin aja Yo! Terus bilangin kurangin EXOnya." ucap Yuda sedikit emosi.


"Aduh!" ucap Pak Mukhlas pusing. "Kalian berdua itu, suka sama Syasyah, tapi larang-larang apa yang disuka Syasyah." lanjut Pak Mukhlas dan mengejutkan gadis Yuda dan Aryo.


"Pak itu gak bener." tolak Yuda dan Aryo bersama-sama karena cemas, gadis SMA itu pun hanya diam.


****


Akhirnya Chanyeol, Kyungsoo, Lay dan Chen sudah selesai manggung, walau pun di sebuah Kafe.


Lay dan Chen pamit pergi duluan pada Chanyeol dan Kyungsoo dan akhirnya mereka hanya berdua.


"Yak Chanyeolie." panggil Kyungsoo untuk membuka pembicaraan.

__ADS_1


"Siapa gadis yang kamu lihat tadi?"


"Cantik tidak?"


"Cantik. Yak jawab pertanyaanku!" ucap Kyungsoo yang tidak sabar.


"Dia adalah gadis yang aku bilang membiasiku, tapi sayang menyukai Sehunie." jelas Chanyeol agak kecewa, Kyungsoo pun tersenyum dan menepuk bahu Chanyeol untuk menenangkannya.


"Jadi dia gadis yang suka mengganti namanya itu, gadis itu cantik dan aku lihat gadis yang baik. Kamu tidak salah memilih gadis." ucap Kyungsoo salut.


"Kau benar. Aku menyukainya, tapi dia menyukai Sehunie."


"Sehunie tidak tahu dan dia juga tidak mungkin menyukai gadis itu, kamu tahu kan tipe gadisnya Sehunie, jauh dari gadis itu." ucap Kyungsoo memberikan semangat, Chanyeol pun terkekeh.


"Ku harap juga seperti itu." ucap Chanyeol sedikit cemas.


"Jangan khawatir Chanyeolie! Aku yakin gadis itu akan menjadi milikmu, berdoalah Tuhan tidak akan mempertemukan mereka berdua." ucap Kyungsoo lagi, Chanyeol pun mencoba sedikit tenang.


****


Sehun terus melihati bunga di atas meja, yang berada di kamarnya dengan menggunakan kaos dan celana pendek, sementara Taeyong sedang asik bermain game.


Namun keasikan Taeyong berhenti saat dia menyadari Sehun terus memandangi bunga yang ada di atas meja.


"Wah, Hyung. Apakah kewarasanmu sedang pergi?" tanya Taeyong asal.


Sehun tidak mendengarnya, dia terus melihati bunga tersebut dan sesekali tersenyum dan itu membuat Taeyong berpikir Sehun tidak sehat.


"Uwaa!! Sepertinya Hyung kesambet." nilai Taeyong.


Taeyong pun mulai mendekati Sehun dengan perlahan.


"Hyung!!" teriak Taeyong dengan mengagetkan Sehun dan tentu saja membuat Sehun tersadar setengah mati.


"Kenapa kau mengagetkanku huh!?" kesal Sehun pada Taeyong, Taeyong pun tersenyum lebar tidak berdosa.


"Hyung kau terlihat seperti orang gila tahu tidak. Lihat bunga aja terus sambil senyum-senyum." ejek Taeyong, Sehun pun terkekeh.


"Oh, itu, kau menyadarinya ya? Aku kira tidak." ucap Sehun malu.


"Oh, tapi Hyung. Siapa gadis yang sedang kamu bayangkan?" tanya Taeyong yang menjadi penasaran.


"Yak! Bagaimana kamu tahu aku sedang membayangkan seorang gadis?" tanya Sehun balik tidak menyangka.


"Karena aku melihat dirimu sangat berbunga-bunga." jawab Taeyong percaya diri, Sehun pun terkekeh. "Jadi katakan siapa? Apa dia sexy? Cantik? Pintar masak? Pintar bersih-bersih? Menyayangi dirimu?"


"Hentikan itu! Pertanyaanmu membuatku pusing."


"Ah, baiklah." mengalah. "Tapi bagaimana Hyung?"


"Aku belum mengenalnya."

__ADS_1


Jawaban Sehun membuat rasa penasaran Taeyong menciut dan menjadi kesal.


"Hyung membayangkannya, namun tidak mengenalnya?" ucap Taeyong kekesalan, Sehun pun mengangguk. "Ya, Tuhan." ucap Taeyong lagi tidak habis pikir, Sehun pun membalasnya dengan senyuman.


__ADS_2