
Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..
aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…
Tatap mataku dan kau akan tahu…
Semuanya yang kurasakan….
Sebuah alunan musik mengiringi sang penyanyi. Riuhan tepuk tangan dari penonton. Sang vokalis menunduk tanda berterimakasih atas sambutan pengunjung.
"Boy, suaramu keren!" puji salah satu pengunjung cafe.
"Terimakasih." ucap boy menyambut uluran tangan dari pengunjung itu.
Boy adalah seorang vokalis band. Hidupnya sebatas kegiatan nge-band, nongkrong dan balap motor. Tapi Boy yang ini sudah berbeda semenjak kejadian tabrakan dulu, dia mulai mengurangi kegiatan nongkrongnya dan balap motor. Bukan karena trauma, melainkan akses untuk itu sudah di batasi oleh ibunya.
Walaupun tubuhku bukan yang dulu, tapi aku masih yang dulu. Aku merindukanmu Gita. Semoga kau sehat selalu di sana. Aku akan kembali walaupun sudah menjadi orang lain.
"Hei, kau sedang apa?" Kemal menepuk pundak temannya.
Mata kemal melihat photo yang di hp boy. Kemal menggoda boy kalau temannya itu sudah melupakan Aisyah dan punya tambatan baru. Boy cuma tersenyum kecut. Karena dia tidak bisa bilang pada temannya yang sebenarnya.
...----------------...
Keisya membawa gita ke sebuah pemakaman, lalu mendorong tubuhnya ke sebuah nisan. Gita meraba sebuah gundukan tanah yang masih basah.
"Nisan siapa ini?" batin Gita.
"Ini dimana, kak?" tanya Gita.
"Masa kamu tidak lihat kamu sedang di mana?"
"Saya... Bu .. buta kak. Kak keisya mau apa sih?" Gita mencoba melawan.
"Saya mau kamu merasakan apa yang saya rasakan! Di tinggal oleh lelaki yang dicintai! oh, ya kamu tahu tidak kita berada dimana!"
"Maksudnya!"
"Kamu pasti penasaran kan? kenapa Ronal belum menemuimu sejak kepulanganmu? Sekarang dia ada dihadapanmu. Selamat melepas rindu dengan lelaki idamanmu, Gita."
__ADS_1
"Oh,ya kamu lupa ya. Kamu sudah buat perkawinan adik saya hancur! Kamu lupa ya, kamu sudah buat saya kehilangan lelaki yang saya cintai. Gara-gara mengurus kamu, dia bisa berada dibawah gundukan tanah ini."
"Jadi? ini?" kepala Gita merasa pusing. Terbayang terakhir bersama Alam, tidak ada tanda bahwa lelaki itu akan pergi meninggalkannya. Tangis Gita pecah diiringi hujan deras.
"Pembunuh! Kamu pembunuh Gita! Kamu yang menyebabkan Ronal meninggal, kamu tahu kenapa keluarga Spencer tidak ada yang menjengukmu, karena mereka juga membencimu! Sadar kamu Gita, kamu itu cuma bawa masalah!" Teriak keisya.
Keisya meninggalkan Gita di depan makam Alam. Gita tidak sadarkan diri. Tubuhnya tertidur di makam Alam.
Sementara itu mama panik saat mbak Ela mengatakan Gita pergi bersama Keisya. Mama tahu keisya tidak menyukai Gita. Mama bingung mau menanyakan soal keisya kepada siapa. Sampai mama menemukan kontak Ilham. Mama lupa kalau belum menghapus nomor Ilham.
"Assalamualaikum, ham? ini Tante Yulia mamanya Gita." sapa mama Yulia menelpon Ilham.
Ada apa Tante Yulia menelponku, ya. Apa terjadi sesuatu pada Gita.
"iya Tante ada yang bisa saya bantu?"
"Ham, keisya tadi membawa Gita secara paksa. Tante mohon bantu cari mereka. Tante takut Gita di apa-apain sama kakakmu."
"Ya, nggak mungkin kak keisya seperti itu, Tante. Mungkin mereka sedang berjalan-jalan." Ilham mencoba positif thinking.
"Nyesal Tante minta tolong sama kamu!" Mama Yulia menutup telponnya.
Ilham terdiam. Tak mungkin mama Yulia meminta tolong kalau tidak genting seperti ini. Ilham langsung mengambil mobilnya mencari keberadaan Gita dan Keisya. Ilham melacak keberadaan keisya melalui GPS maps. Ternyata pemberhentian terakhir keisya di sebuah pemakaman.
Ilham memasuki tempat pemakaman yang terkenal pemakaman elite. Dia mendapati Gita tertidur di makam Alam. Dengan sigap Ilham menggendong Gita ala bridal style. tubuh Gita yang basah di penuhi lumpur tanah kuburan.
Tak jauh dari lokasi pemakaman, Ilham melihat mobil Keisya menabrak pohon. Ilham turun melihat kerumunan warga. Wajah keisya tertusuk kaca.
"Pak ini mobil kakak saya." jelas Ilham.
"Kasihan, pak. Mobilnya hancur, wajah cantiknya juga rusak." cerita warga yang melihat.
Ilham memasukkan tubuh keisya kedalam mobil. Ada dua wanita yang disayanginya berada di dalam mobilnya. Ilham dilema mana yang harus di dahulukan. Pada akhirnya ilham membawa keduanya ke rumah sakit terdekat.
...----------------...
Satu bulan kemudian.
"Kamu suka?" tanya Ilham pada Gita saat melihat lokasi tempat pernikahan mereka.
"Suka." jawab Gita datar saja.
"Alhamdulillah kalau kamu suka."
"Aku takut, ham." Gita menunduk lesu.
__ADS_1
"Hey! apalagi kamu takutkan? sudah tidak ada lagi yang memisahkan kita." ilham memegang kedua pipi Gita.
"Entahlah, masih ada yang mengganjal saja."
"Apapun yang terjadi tidak akan mengubah aku dan kamu lagi, Gita." Ilham memeluk Gita dengan erat.
Gita memegang pinggang Ilham dengan erat. Senyum merekah di wajah keduanya.
Flashback
Gita yang sempat dinyatakan kritis mendapat donor mata dari Keisya. Sebelum akhirnya keisya menghembuskan nafas terakhirnya.
Sebelum meninggal keisya meminta maaf pada Gita. Dia mengakui kalau semua masalah yang terjadi di hubungannya dengan ilham adalah dirinya. Termasuk meminta Raisa memasukkan obat perangsang di dalam minuman Ilham.
Gita sempat drop saat setelah mendengar permintaan maaf dari Keisya. Tak lama keisya meninggal dunia.
Flashback end
Terima kasih Alam. Terimakasih atas cinta yang kau berikan selama ini. Semua yang terjadi diantara kita akan menjadi kenangan indah yang takkan terganti. Terimakasih sudah pernah menjadi sosok yang terindah dalam hidupku. Menjadi lelaki yang menerimaku apa adanya.
Gita menatap langit berharap Alam melihatnya dari surga. Ilham menghapus air mata di wajah Gita dan menyatukan kepala mereka.
"Udah pelukannya. Kasihan nih yang ngenes." Suara Jo mengagetkan mereka. Siti mengikuti dari belakang.
"Jangan ngenes, kak.Tuh ada yang nganggur di belakang." Goda Ilham.
"Kenapa aku sih yang di bawa - bawa?" Siti kesal dengan Ilham karena mencoba menjodohkan dirinya dengan Jonathan.
"Lah, kalian cocok kok."
"Ogah sama om om." Siti tidak mau kalah
"Enak saja. Saya juga ogah sama situ. bawelnya melebihi emak-emak." Jo tidak mau kalah.
Gita dan Ilham meninggalkan Siti dan Jonathan yang masih berdebat. Ilham mengecup kening Gita dengan lembut.
"Bentar? terus Raisa Gimana?" tanya Gita penasaran.
"Tanya aja sama Jonathan." jawab ilham.
"Apa hubungannya?" jawab Gita heran.
"Raisa itu adiknya Jonathan, masa kamu nggak tahu." Ilham tertawa sambil mencubit hidung Gita. Gita menggeleng. Dia tidak pernah tahu soal itu.
"Jika kamu belum menyelesaikan urusanmu dengan Raisa. Jangan harap pernikahan ini terwujud." Gita melepaskan pelukan Ilham.
"Hmmm ... sayang mau kemana sih? huh pasti ngambek lagi." Ilham berlari mengejar Gita yang sudah berjalan jauh.
__ADS_1
Dari kejauhan ada seorang laki-laki yang terluka melihat pemandangan kemesraan Ilham dan Gita.