
Sembari menunggu pelayan tadi menyajikan makanan dan minuman untukku, aku tidak bisa berhenti melihat ke segala arah karena semua hiasan di rumah itu sangatlah bagus dan nampak begitu mewah, aku yakin kak Anna ini adalah pengusaha sukses di usia muda atau bisa jadi dia adalah putri miliarder kaya raya di negri ini.
"Astaga... Kak rumah mu ini sunggu seperti istana, aku merasa seperti bermimpi bisa menginjakkan kaki ke rumah sebagus ini, bahkan semua sisi dari rumah ini tidak ada yang sebanding dengan rumah panti ku dulu apalagi kosan sepetak ku sekarang" ucapku keceplosan.
Sialnya ucapan itu keluar begitu saja dari mulut lemesku ini, aku jadi harus menanggung malu pada kak Anna yang menatapku sambil tersenyum.
"Elisa kamu ini terlalu berlebihan memuji rumahku, tapi kalau kamu sangat suka dengan rumah ini kamu bisa tinggal di sini jika mau" ucap kak Anna menawarkan dan aku begitu kaget mendengarnya.
Matak terbuka lebar dan membelalak dengan refleks, aku menatap kak Anna dengan mulut yang terbuka dan langsung tertawa garing saking kaget dan tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh kak Anna barusan.
"Ahaha...kak ini jangan bercanda seperti itu membuatku kaget saja, kakak pasti bercanda kan mengijinkan orang asing sepertiku untuk menginap di rumah mewahku ini?, Hahah kakak ini bisa saja" jawabku tertawa karena ku pikir dia hanya bercanda,
"Ehh...siapa yang bercanda aku serius Elisa" jawab kak Anna yang benar benar membuatku kaget sekali.
"HAH?, be...beneran?, Kak tolong periksa kepalamu siapa tau terbentur di jalan tadi, aku masih tidak mengerti kenapa kau memberiku ijin tinggal di rumahku seperti ini, padahal jelas aku ini orang asing, apa kau tidak takut hartamu aku curi?" Ucapku meyakinkan.
"Tentu saja tidak, untuk apa aku takut dengan hal seperti itu jika kamu orang jahat sejak awal kamu tidak akan menolongku bukan, dan kalau kau mencuri hartaku aku tidak keberatan anggap saja itu balas Budi karena sudah menolongku sebelumnya jadi kita imbas" jawab kak Anna dengan santainya.
Aku sungguh tidak mengerti dengan pemikiran orang kaya di jaman sekarang, mereka bisa sesantai itu bicara dan mengijinkan orang asing tinggal seenaknya di rumah mereka tanpa takut terjadi sesuatu hal yang mungkin bisa saja membahayakan mereka.
"Apa mungkin hartanya terlalu banyak, makanya dia tidak takut kehabisan jika dicuri orang?" Gumamku memikirkan dugaanku sediri di dalam hati.
__ADS_1
Saat aku tengah termenung dan masih tidak percaya dengan tawaran kak Anna pelayan datang menyajikan makanan dan minuman, keu kering yang disajikan oleh pelayan tadi terlihat nampak enak dan seakan melambai ke arahku memintaku segera menyantapnya.
"Ehkk....kak boleh aku mencicipi keu nya kebetulan aku lapar sedari tadi belum sempat makan" ucapku beralasan,
"Silahkan, atau kamu mau makanan lain untuk mengisi perutmu aku bisa meminta pelayan menyajikannya" ucap kak Anna mempersilahkan bahkan menawarkanku makanan lainnya.
Sebenarnya aku sangat ingin menerima tawaran itu dan meminta semua makanan yang aku inginkan tidak perduli berapa banyak yang penting itu gratis dan bisa mengirit uang saku ku namun aku akan terlihat tidak tahu malu jika melakukan semua itu sehingga aku lebih memilih memakan kue kering itu beberapa biji saja.
"Ahh....tidak perlu kak, aku bisa makan sendiri saat pulang nanti, ini sudah lebih dari cukup" jawabku segera menolaknya dengan halus dan menikmati beberapa potong kue kering di sana.
Baru mencicipinya satu gigitan saja kue orang kaya rasanya memang terasa beda, itu sangat enak dan mungkin menjadi kue Ter enak yang pernah aku nikmati selama hidupku.
Tadinya aku ingin tinggal di sana lebih lama dan meminta banyak makanan lain pada kak Anna namun mengingat aku harus mencari pekerjaan segera aku mengurungkan semua itu.
"Ahh...Kaka maaf, tapi aku harus segera pergi sekarang, aku masih harus mencari pekerjaan sebelum uangku habis" ucapku berpamitan dan tak sengaja membicarakan masalah pekerjaanku,
"Ehh... Kamu sedang mencari pekerjaan yah?" Tanya kak Anna padaku,
"Iya kak, kebetulan aku kuliah sambil kerja" jawabku memberitahu nya,
"Kebetulan sekali, kalau begitu bagaimana jika kamu menjadi bodyguard ku saja?" Ucap kak Anna menawarkanku untuk bekerja padanya.
__ADS_1
Aku bisa saja menerima tawaran kerja dari siapapun namun kali ini kak Anna menawarkanku untuk menjadi bodyguard nya jelas aku tidak bisa meski aku bisa bela diri dan menguasai berbagai macam jurus, tetap saja aku hanya menggunakan keahlian bela diriku untuk berjaga jaga dan melindungi diriku saja bukan untuk menjadi seorang bodyguard orang kaya.
"Ahh...tidak...kak aku belum pernah menjadi seorang bodyguard, lagi pula pekerjaan itu sangat besar tanggung jawabnya aku takut tidak bisa melakukannya dengan baik" jawabku menolaknya,
"Ayolah Elisa...aku lihat cara berkelahimu tadi sangatlah keren, kamu harus mau yah menjadi bodyguard ku aku bisa menggajimu sepuluh juta dalam sebulan bagaimana?" Ucap kak Anna memberiku tawaran.
Aku sangat kaget dengan ajih yang ditawarkan oleh kak Bara padaku pasalnya itu dua kali lebih besar dari gajihku bekerja di restoran delivery ayam sebelumnya, ini kesempatan emas bagiku namun, aku takut tidak bisa membagi waktu untuk pekerjaan semacam ini dan masih tidak bisa menerimanya meski sangat berat untuk menolak uang sepuluh juta itu.
"Ahhh...maafkan aku kak, aku tetap tidak bisa, kakak tau aku kuliah sedangkan bodyguard harus bekerja sepanjang waktu kan, aku tidak bisa menjaga kakak seperti bodyguard pada umunya" jawabku menjelaskan keresahanku.
Kak Anna berjalan menghampiriku dan tiba tiba memegangi kedua lenganku dengan lembut, itu membuatku merasa kebingungan sekali.
"Elisa..kamu tidak perlu bekerja dua puluh empat jam untuk menjagaku kamu bisa bekerja setelah selesai kuliah hingga aku beres mengerjakan pekerjaanku dan kembali ke rumah ini, setelah itu kau bebas melakukan apapun, aku juga bisa memberimu bonus jika pekerjaanmu bagus" ucap kak Anna yang kembali membujukku.
Ku kira setelah mendapatkan begitu banyak keberuntungan akan lebih baik jika aku menerimanya, aku tidak mau menyesal di kemudian hari karena menolak keberuntungan sebagus ini.
"Oke... Kalau begitu aku mau bekerja sebagai bodyguard kak Anna, kapan aku bisa mulai bekerja?" Tanyaku penuh semangat,
"Mulai saat ini kau sudah resmi bekerja denganku, ayo ikut aku aku punya seragam yang bagus untukmu" ucap kak Anna sambil menarik lenganku dan membawaku menaiki tangga.
Aku tidak sempat menahannya dan mengikuti dia dengan rela, ternyata dia membawaku ke dalam ruangan kerjanya dan dia memberikan sebuah pakaian kepadaku, namun saat aku lihat pakaian itu sama sekali tidak cocok di sebut seragam seorang bodyguard karena warnanya terlalu mencolok.
__ADS_1
"Hah?, Ini seragam untuk bodyguard?, Kenapa lebih mirip seperti pakaian orang kaya?, Bukannya seragam bodyguard itu setelan hitam yang keren, kacamata hitam juga topi hitam yah kenapa ini seperti pakaian ke pesta?" Ucapku keheranan sambil terus membolak balikkan pakaian tersebut.