
"Hah?, Ini seragam untuk bodyguard?, Kenapa lebih mirip seperti pakaian orang kaya?, Bukannya seragam bodyguard itu setelan hitam yang keren, kacamata hitam juga topi hitam yah, kenapa ini seperti pakaian ke pesta?" Ucapku keheranan sambil terus membolak balikkan pakaian tersebut.
Aku benar benar bingung mengapa kak Anna malah memberiku sebuah gaun yang cantik dimana tinggi gaun tersebut selutut di badanku, dan aksen bunga mawar yang cantik memenuhi gaun tersebut, setelah aku terus perhatikan dan amati gaun tersebut lebih mirip seperti gaun ke pesta daripada seragam seorang bodyguard.
Aku menatap kak Anna dengan penuh keheranan sedangkan kak Anna hanya membalas tatapanku dengan senyuman mencurigakan.
"Kak apa maksudnya ini?" Tanyaku dengan penasaran dan tak sabar mendengar penjelasannya,
"Ahaha....Elisa kau ini jadul sekali, ini sudah abad ke berapa hah?, Apa semua bodyguard harus berpakaian resmi seperti itu?, Kalau kamu memakai pakaian mencolok begitu, apa bedanya kamu dengan para penjaga di rumah ini dan satpam kompleks di depan sana" jawab kak Anna membuatku semakin kebingungan,
"Lalu apa aku harus memakai pakaian aneh begini untuk menjadi bodyguard mu?" Tanyaku lagi,
"Tentu saja, kamu hanya akan memakai semua pakaian yang aku berikan padamu setiap kali kamu akan bertugas, dan tugasmu yang pertama adalah menemaniku ke sebuah pesta sekaligus aku akan memutuskan hubungan dengan si brengsek tadi" ucap kak Anna yang mulai bisa aku pahami,
"Baiklah kapan kita akan pergi?" Tanyaku penasaran,
"Malam ini dan itu sekitar satu jam lagi" jawab kak Anna membuatku tersentak kaget.
Pasalnya aku belum mempersiapkan apapun sedangkan aku tau kak Anna adalah orang kaya, aku pikir pasti pesta yang akan aku hadiri pastilah di datangi banyak sekali orang kaya termasuk pria brengsek itu, dia juga akan ada di sana, aku berpikir penjagaan di sebuah pesta orang kaya raya pasti selalu memakai penjagaan yang ketat ini akan menjadi awal yang sulit bagiku melakukan pekerjaan.
Kak Anna menatapku dengan lekat dan dia berjalan menghampiriku semakin dekat.
"Elisa...kenapa kamu diam saja, apa kau takut untuk menghadiri pesta tersebut, atau kamu tidak sanggup dengan tugas ini?" Tanya kak Anna,
__ADS_1
"Tidak, aku hanya merasa belum cukup persiapan dan bagaimana jika nanti akan ada yang menanyakan identitasku?, Apa yang harus aku jawab?" Tanyaku pada kak Anna untuk berjaga jaga,
"Kau berpura puralah sebagai asisten pribadi ku, dan ikut aku kita akan berdandan dan menyamar hingga tidak di kenali semua orang, aku akan merias mu" ucap kak Anna sambil menarik tanganku.
Dia membawaku masuk ke dalam kamarnya dan langsung mendandaniku dengan paksa, dia terus memakaikan berbagai macam make up yang tidak pernah aku lihat sebelumnya, dan rasanya memakai semua itu diwajahku aku merasa sangat tidak nyaman seakan ingin segera mencuci wajah dan membersihkan semuanya.
Namun sayangnya kak Anna tidak membiarkan aku melakukannya dia terus menahanku dan bahkan mencatok rambutku, dia merubah semua penampilanku.
"Sudah....coba kamu lihat dirimu sekarang" ucap kak Anna sambil membawaku ke depan cermin besar di kamarnya,
Aku sangat kaget dan bahkan tidak mengira bahwa wanita yang ada di dalam pantulan cermin itu adalah diriku sendiri.
"Wahh.....apa.....itu benar benar aku?, Kenapa rasanya aku tidak mengenali diriku sendiri ini terlalu luar biasa" ucapku begitu puas dan sangat kagum dengan keahlian mendandani kak Anna.
"Wahh...apa dia seorang peri kecantikan, bagaimana bisa mengubah wajah burikku menjadi secantik ini, padahal aku tidak pernah merawat wajah ini sekalipun, dia luar biasa" gerutuku sambil terus bercermin menatap wajahku dari layar ponsel.
Beberapa saat kemudian hentakkan kaki terdengar dan seseorang memanggil namaku membuatku langsung menoleh ke asal suara tersebut.
"Elisa...." Ucap kak Anna memanggilku sambil berjalan menuruni tangga.
Saat aku melihatnya berjalan begitu anggun menggunakan gaun cantik berwarna pink dan begitu seksi, tak lupa dia juga memakai high heels berwarna putih yang begitu berkilau, aku sungguh terpukau dengan penampilannya dia sudah seperti seorang bidadari yang turun dari kayangan atau seorang putri kerajaan yang tengah berjalan di karpet merah.
"Kak Anna kau ini sangat sempurna sudah seperti seorang selebritis saja" ucapku begitu saja keluar dari mulut lemes ini,
__ADS_1
Kak Anna tertawa mendengar ucapanku lalu dia menunjukkan sebuah majalah kepadaku, di mana di dalam majalah tersebut terdapat fotonya yang terpampang paling depan juga sangat besar.
Lagi lagi aku kembali kaget ketika baru mengetahui jika kak Anna sungguh seorang selebritis bahkan dia adalah model terkenal, namun betapa konyonya aku karena tidak mengenalinya sejak awal dan baru sadar ketika dia menunjukkannya secara langsung.
"Hah?, Apa kau sungguh Anna selebriti terkenal itu?, Apa ini sungguh kau...wah...kenapa mataku baru menyadarinya sekarang, tidak heran kau sangat kaya raya begini" ucapku dengan wajah melongo dan masih merasa tidak menyangka.
"Bagaimana bisa aku bertemu selebritis sekaligus model terkenal sepertinya seperti ini, apa ini sebuah keberuntungan untukku, ahhhh aku tidak boleh menyia nyiakan kesempatan ini" gumamku dalam hati.
Setelah mengetahui identitas asli kak Anna aku semakin bersemangat dalam menjalankan tugas darinya kini aku tau aku harus berbuat apa dan bersikap seperti apa ketika di pesta nanti.
"Sudah berhenti mengagumiku, aku memang wanita yang sempurna dan di kejar oleh banyak pria makanya aku memintamu untuk menjagaku dari para brengsek tersebut, ayo kita pergi sekarang" ucap kak Anna sambil memakai kacamata hitamnya.
Dia sungguh bermartabat dan begitu berkarisma, dia sungguh pantas disebut model serta selebritis ternama aku benar benar tidak bisa berhenti mengagumi wanita di depanku ini.
Saat kami hendak masuk ke dalam mobil tiba tiba saja kak Anna menghentikan langkahnya dan itu membuatku kaget dan kembali bingung karena dia berhenti secara tiba tiba padahal ini sudah berlalu selama satu jam dimana kita mungkin akan terlambat jika tidak segera pergi ke pesta tersebut.
"Kak ada apa kenapa tiba tiba diam?" Tanyaku padanya dengan heran,
"Heh... Apa kau ini idiot?, Bagaimana bisa kau menghadiri pesta dengan sepatu kets seperti itu, itu sangat tidak mecing dengan gaun cantik yang aku berikan padamu, aishh....ayo masuk ke dalam mobil aku akan menyuruh pelayan mengambilkan high heels untukmu" ucap kak Anna yang begitu memperhatikan penampilanku.
"Eh...kak tapi aku belum pernah memakai sepatu hak tinggi seperti itu, jangankan memakainya melihatnya saja aku hanya selewatan bagaimana aku bisa menggunakannya nanti" ucapku dengan jujur,
"Kau harus tetap memakainya, nanti juga akan terbiasa anggap saja ini latihan karena kedepannya kau harus selalu memakai sepatu hak tinggi sepertiku, paham!" Ucap kak Anna yang nampaknya tidak menerima alasan ataupun penolakkan dariku.
__ADS_1
Aku hanya bisa pasrah dan kak Anna membantuku memakai sebuah sepatu hak tinggi berwarna merah maroon yang begitu serasi dengan gaun yang aku kenakan, sepatu itu sangat tinggi bagiku meskipun kelihatannya hanya memiliki hak satu cm saja, tapi bagiku itu cukup membuatku berjalan dengan goyah dan tidak seimbang.