Bos Ternyata Musuhku

Bos Ternyata Musuhku
Salah Sangka


__ADS_3

Saat mendengar ucapan kak Kris aku juga baru sadar dan terpikirkan mengenai keganjalan ini, apalagi saat mengingat bagaimana kak Kiki pergi dengan terburu buru ke tempat itu dan dia juga sempat mengancamku.


"Tapi kak jika itu sebuah kabar besar bukankah itu juga akan menguntungkan kita?" Balasku padanya,


"Tidak semua Elisa, kamu masih baru di dunia ini, semuanya tidak sesederhana yang kamu pikirkan, tapi tenang saja sekaranga ada aku di sampingmu aku tidak akan membiarkanmu terluka sedikitpun" jawabnya membuatku merasa malu,


"Aishh...kenapa tiba tiba dramatis begini aku jadi malu" ungkapku sambil menutupi pipiku yang mudah merona karena hal hal manis.


Kak Kris hanya tersenyum menanggapi ucapanku dan aku juga tidak bisa menahan pipiku yang semakin merona, rasanya wajahku seperti terbakar. Kami berdua pun melanjutkan perjalanan menuju alamat yang sudah aku beritahu pada dia sebelumnya.


Sesampainya di tempat itu tidak ada sebuah kejadian apapun yang terjadi di sana, dan kami juga melihat mobil kak Kiki yang terparkir di depan sebuah hotel yang besar, aku mulai merasa aneh dan langsung keluar dari mobil bersama kak Kris kami mendekati mobil kak Kiki untuk mencaritahu apa yang sedang terjadi saat itu.


Sampai tak lama dia orang yang memakai pakaian modis dan mengenakan kacamata hitam keluar dari hotel tersebut barulah aku melihat kak Kiki yang berjalan di belakang mereka dengan mengendap ngendap sedangkan saat aku hendak menghampiri kak Kiki tiba tiba saja kak Kris menarik lenganku dan kami bersembunyi di balik dinding.


"Kak...apa yang sedang kau lakukan kenapa kita sembunyi di sini?" Tanyaku kebingungan,


"Sudah diam, kamu memangnya tidak tahu yah dua orang yang baru saja keluar dari hotel itu adalah selebritis ternama yang sedang di rumorkan memiliki teman kencan yang usianya jauh lebih tua dari dirinya" jawab kak Kris memberitahuku.


Aku pun mengangguk mengerti walau aku sendiri tidak mengenali wanita dan laki laki tersebut yang terlihat berjalan bersama dan masuk ke sebuah mobil, aku dan kak Kris langsung berlari mengikuti mobil mereka dari belakang di sana juga ada mobil kak Kiki yang juga mengikuti selebritis terkenal itu.


Aku mulai sedikit memahami kenapa polisi tadi tidak memberitahuku berita menarik apa yang ada di alamat sebelumnya mungkin karena dia tidak sengaja melihat pasangan selebriti masuk ke dalam hotel saat tengah berpatroli.


Kak Kris nampak serius dengan hal tersebut sedangkan aku hanya mengikuti apa yang dia perintahkan, sialnya kak Kris justru malah memintaku untuk menyamar menggunakan wig agar tidak ketahuan oleh selebritis itu, aku.juga tidak lupa melepaskan kartu identitas di leherku.


Saat itu kami berhenti di depan sebuah restoran mewah dan aku segera turun dari mobil dengan gaun selutut dan wig di kepalaku tak lupa mengenakan kacamata juga make up yang tebal sedangkan kak Kris berperan sebagai pasanganku kami berdua berhasil duduk di bangku yang bersampingan dengan selebritis itu sehingga kita bisa mendengar percakapan yang mereka bicarakan di sana.


Saat sudah sangat dekat aku terus memperhatikan gerak gerik mereka dan aku mulai merasa tidak aneh dengan tas yang dikenakan oleh selebritis itu.

__ADS_1


"Ehh.... Tas itu sepertinya aku pernah melihatnya, tapi di mana yah?" Gumamku dalam hati sambil terus berusaha mengingat,


Kak Kris sibuk memotret pasangan yang di duga tengah berkencan itu dan kak Kiki juga melakukan hal yang sama seperti kak Kris namun saat itu sepertinya dia tidak menyadari keberadaan aku dan kak Kris sebab kami sudah menyamar dengan sangat baik sampai aku pun tidak mengenali diriku sendiri ketika bercermin.


Saat mereka tengah berbincang selebritis itu membuka masker di wajahnya begitu juga dengan kacamata hitam yang dia kenakan sedari tadi, dan mereka berdua mulai menikmati makanannya, saat itu aku terperangah dan sangat kaget saat melihat ternyata selebritis itu adalah orang yang aku kenal.


"Astaga... Bukankah itu kak Anna?, Kenapa dia berkencan dengan pria tua seperti itu?" Gumamku dalam hati.


Aku langsung menarik lengan kak Kris dan mengajaknya keluar dari restoran itu secepat mungkin.


"Eh... Elisa apa yang kamu lakukan apa kamu mau menggagalkan rencana kita itu akan jadi berita besar jika kita bisa mendapatkan bukti kuat bahwa mereka berkencan apalagi sampai mereka benar berhubungan" ucap kak Kris padaku,


"Kak....kamu sudah salah paham kak Anna tidak mungkin berkencan dengan om om tua seperti itu, ini pasti ada kesalah pahaman" ucapku bersih keras.


Kak Kris menatapku dengan tatapan yang tajam dan seperti menyelidik, dia sepertinya kaget karena aku yang tiba tiba mengenali selebritis tersebut padahal sebelumnya tidak tahu apa apa.


"Ahhhh.... Ceritanya panjang pokoknya sekarang kita kembali dulu ke mobil biar aku tanyakan langsung pada kak Anna kebenarannya kita bisa membuat berita untuk membalikkan rumor itu dan aku rasa kak Kiki bukanlah orang yang tepat untuk menjadi seorang wartawan" balasku pada kak Kris dengan wajah serius.


"Ya sudah baiklah ayo kita kembali, lagi pula kamu sudah punya satu berita lain kan, kita tidak sepenuhnya gagal" ucap kak Kris menyetujui.


Untunglah kak Kris bisa diajak bekerjasama dengan mudah dan dia mempercayai ucapanku sehingga tidak terlalu sulit untukku menghadapi dirinya.


Setelah kami sudah berada di dalam mobil aku langsung menelpon kak Anna dan meminta penjelasan kepadanya kenapa dia ada di restoran itu padahal sebelumnya dia bilang padaku bahwa tengah berada di luar kota.


"Hallo kak kamu sedang ada di mana?" Tanyaku lewat telpon.


Kris yang melihat Elisa bicara begitu santai pada selebritis terkenal yang tengah diburu banyak media dia langsung terbelalak dan menutupi mulutnya dengan perasaan kaget.

__ADS_1


Dia tidak menyangka ternyata rekan kerjanya itu memiliki hubungan sangat dekat dengan sumber berita baginya, saking tidak menyangka ya Kris sampai terus menggelengkan kepala dan terperangah takjub selama mendengarkan pembicaraan Elisa di telpon.


"Aku sedang di restoran, ada apa kau menelponku bukankah kau masih ada pekerjaan magang yah?" Jawab kak Anna jujur,


"Iya tapi tadi tidak sengaja aku melihatmu, apa kamu benar di luar kota?" Tanyaku lagi,


"Iya memang benar tapi sekarang sudah kembali tadi ada urusan dadakan dan aku kembali secepatnya tapi tenang saja kau tidak perlu datang padaku karena ayahku sudah kembali dari luar negeri jadi dia bisa menjagaku sepanjang waktu" jawab kak Anna menjelaskan,


"Jadi sekarang kau sedang makan bersama ayahmu yah?" Tanyaku memastikan,


"Iya memangnya dengan siapa lagi, apa kau pikir aku sama seperti rumor yang menyebar yah, aishh Elisa kau ini bodyguard ku jangan berpikiran macam macam aku wanita baik baik tapi banyak orang yang iri padaku, kau jangan jadi salah satu dari mereka atau aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah" balas kak Anna diakhiri dengan ancaman pada Elisa.


Mendengar kebenaran itu aku sungguh merasa bersalah karena sudah berprasangka buruk kepada dirinya, aku pun segera meminta maaf namun kak Kris tiba tiba saja memberiku kode untuk meminta waktu wawancara langsung pada kak Anna.


"Ahh begitu yah, maaf yah kak tadi aku pikir kau berbohong padaku, aku juga tidak tau apapun tentang rumor itu tenang saja" ungkapan meminta maaf,


"Syuttt, Elisa minta wawancara eksklusif padanya cepat .." bisik kak Kris padaku.


Aku pun mengangguk dan mencoba untuk meminta bantuan kak Anna.


Saat panggilan hendak terputus aku langsung berteriak menahannya.


"Ehh ..tunggu kak, jangan Manukan telponnya dulu aku belum selesai" ucapku menahannya,


"Ada apa lagi?" Balas kak Anna balik bertanya,


"Begini kak kau kan tau aku sedang magang untuk tugas kuliahku bisakah kau membantuku, aku butuh mewawancarai mu secara khusus kau ini kan aktris terkenal pasti banyak orang yang ingin mengetahui tentang kehidupanmu lebih dalam, tenang saja aku hanya akan menanyakan hal hal kecil padamu, bagaimana apa kau bisa?" Ungkapku penuh harap,

__ADS_1


__ADS_2