DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
Gejolak cinta


__ADS_3

"maksud kamu, kalau aku suka kamu, aku udah dewasa, makanya dengan bebas ngelakuin itu gitu.. sama siapapun gitu maksudmu hah ? Reza tersentak dengan ucapan dan respon Bella.


" kamu pikir aku wanita yang mau di pakai terus bosan di ganti gitu atau sebaliknya aku pakai orang setelah bosan aku pindah ke orang lain ?" Bella nunjukan jarinya ke dada Reza.


" oh jadi kamu orangnya seperti itu ya Za, aku pikir kamu berbeda. yang kamu bilang ada rasa sayang dan cinta sama aku." menekankan telunjuknya di dada Reza. "kamu akan mendapatkan aku dengan cara halal, melindungi aku dengan cara sah.. ternyata aku salah Za." Bella meneteskan air mata, mata dan hidung Bella menjadi merah karna amarahnya.


Bella bangkit dan menunjukan arah pintu.


"silahkan keluar Za.." ucap Bella.


Reza yang mematung menatap Bella yang sedang meluapkan emosinya.


Reza mendekati Bella. Memegang kedua bahu Bella dan ditepis langsung oleh Bella.


" dengerin aku dulu Bell.." mohon Reza.


" KELUUUAAARRRR.." bentak Bella.


Dengan berat hati Reza keluar, karna amarah Bella sedang memuncak dan kondisipun sudah dini hari.

__ADS_1


bruuukkk...


Tubuh Bella tertunduk lemas di lantai. Bella menangis hingga tak bersuara. Ia kecewa dengan sikap dan ucapan Reza. Dengan ringan ia beranggapan bahwa wanita mudah di miliki dan di ganti.


"kamu anggap aku apa Za,,," isak Bella.


"aku pikir aku berbeda Za, ternyata aku terlalu tinggi memandangmu Za.." meledak tangisan Bella.


KAMAR REZA


brraakk..


bruuggggh..


" gw baru kali ini ngeliat kekecewaan yang mendalam banget Glen.. seolah runtuh kepercayaan yang ada sebelumnya". ujar Reza menutup wajahnya.


Glen menghampiri Reza dan duduk di tepi kasur.


"kenapa lagi ? siapa yang kecewa Za ?" tanya Glen.

__ADS_1


" Gw ajak tuh cewek bersetubuh Glen, dia marah, nangis dan ngusir gw.. gw liat di matanya penuh sakit hati dan rasa kecewa Glen sama gw." Glen menatap Reza, sahabat yang selama ini selalu santai dengan wanita. Dia malah bisa di bilang cuma main-main dalam urusan asmaranya. Setiap di suguhkan tubuh para wanita, malah dengan santai dia tolak. Dan sekarang dia menunduk diam karna di tolak. Glen tersenyum coba menghibur Reza.


" mungkin karna Za, lu kan sering nolak cwek." tawa ringan Glen. " tapi lu jangan nyerah, biasanya cewek kaya gtu yang pinter jaga harga diri dan hatinya Za." Glen menenangkan pikiran Reza.


" lu juga bilangkan, dia malah anggap lu supir. Jadi dia gak peduli sama harta dan gak sematre cewek yang selalu ngejar lu." Menepuk bahu Reza.


" gw jadi penasaran banget sama ni cewek Za.." lanjut Glen.


Hati kalut mereka rasakan sepanjang waktu.


Bella yang menangis hingga tertidur. Reza yang mabuk berat hingga tak sadarkan diri.


Glen merasa kasian melihat Reza yang sedang kacau. Menurut Glen, mungkin sebenarnya Reza bukan hanya penasaran dengan Bella tapi juga sudah jatuh hati dengannya tanpa dia sadari.


"yah memang sudah lama Reza menutup hati nya, dan mungkin dia gak nyadar kalau hatinya sudah jatuh cinta." Guman sang Sahabat melihat Reza yang tergeletak pulas di kasurnya.


"Za.. Za.. semoga lu cepet sadar sama perasaan lu sendiri, jangan sampai lu sadar di saat tuh cewek menjauh Za.." menepuk bahu Reza dan keluar kamar.


braaakk...

__ADS_1



__ADS_2