DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
PERNYATAAN


__ADS_3

" Pagi sayang...


cuup...


Reza memeluk tubuh Bella yang sedang menatap pemandangan indah pagi hari.


" kamu udah bangun pagi gini,.. " Reza mengelus kepalanya ke leher Bella.


" aku udah biasa bangun pagi Za.." Memindahkan kepala Reza.


Reza menatap Bella.


Bella meninggalkan Reza di balkon.


Reza mengikuti Bella masuk menggenggam tangan Bella.


"kamu kenapa Bell.." Reza penasaran dengan sikap Bella.


Apa gw ada salah, atau jangan-jangan dia masih kesakitan karena semalam.


" Aku mau bikin teh Za, kan enak dingin minum teh hangat.. kamu gak mau emang ? " jawab Bella.


Eehh..


Reza melepas tangan Bella dan mengangguk sambil tersenyum.


Apa si gw, kaya abis di ocehan mommy gw ketakutan gini.. Tawa Reza dalam hatinya.


Reza duduk di balkon, Bella membawa baki berisi teh hangat dan cemilan pagi.


"Terimakasih sayang.." Senyum lebar Reza yang baru pertama kali di layani seorang istri.


Walaupun setiap hari pun dia di layani oleh para asistennya.


Bella duduk di sisi Reza.


Menikmati teh serta cemilan di pagi yang sejuk.


"Kamu belum mandi Za ?" tanya Bella disisi perbincangan hangat mereka.


Reza tersenyum menganggukkan kepalanya.


"Tadi aku kaget, pas bangun kamu gak ada.." cetus Reza.


Bella menyipitkan matanya sebelah.

__ADS_1


"Memang aku bisa kemana Za di tengah gunung gini.." tawa Bella. "ya udah mandi sana." pinta Bella. Reza mengangguk dan bangkit.


cuupp..


Reza melangkah masuk.


JAKARTA


kemana si ini orang, udah sehari semalam di telpon gak ada kabar.. Gerutu Glen yang tanpa di sadari ada di depan rumah Bella.


kriingg...kring..


Siapa si yang nelpon..


Reza melangkah mendekati ponselnya.


Glen ? Ada apa dia dari semalam nelpon..


Davina juga..


Gak ada yang penting, kenapa ribet ganggu tau gak..


Reza meletakkan kembali ponselnya setelah melihat isi pesan dari Glen.


Reza menemui Bella.


"Za bisa gak, kamu gak usah cium kepala aku mulu, kaya anak kecil tau aku jadinya.." cemberut Bella dengan kebiasaan baru Reza yang sering mencium kepalanya.


Reza tertawa dan menggelengkan kepalanya.


"Jangan monyong gitu akh.. nambah nafsu aku.." goda Reza tertawa.


"Bell..Ada yang aku mau tanya sama kamu, tapi aku minta kamu jujur ya.." Reza mengenggam tangan Bella.


Bella terlihat kaget dengan ucapan Reza.


Ada apa ya.. Pikir Bella mengangguk kepalanya.


" kamu nekat ke jakarta tanpa apa apa itu untuk cari ayah kamu kan, waktu itu kamu sempet cerita sama aku.. tapi kamu gak selesai. " tatapan lekat pada mata Bella.


Bella tercengang.


" kamu sekarang lanjutin ya, aku mau tau nama ayah kamu.. biar kita bisa cari ayah kamu.." lanjut Reza.


Tanpa di sadari Bella meneteskan air matanya.

__ADS_1


Bella sangat lemah jika mengenai ayahnya.


Karna sedari kecil Bella hanya sekali melihat ayahnya saat datang menemui Mamanya.


Sampai saat itu pun, Bella tak pernah memanggil ayah kepada ayah kandungnya itu.


Yang Bella ingat di saat usianya 5 tahun.


Sang ayah datang menemui Mamanya.


Dan pergi di saat mamanya menangis tersendu sendu.


Bella awalnya tak mengetahui orang yang membuat mamanya menangis adalah ayahnya.


"Apa benar nama ayah kamu Surya Hartanto Bell ? " tanya Reza.


Reza mengingat saat dia mengucap janji suci pernikahan mereka.


Di awal mendengar nama itu, Reza terus berpikir kalau dia kenal dengan nama itu.


Bella mengangguk pelan.


"iya, itu nama ayah kandungku.." ujar lirih Bella sambil merunduk sendu.


Deg..


Kok namanya mirip bokapnya Glen ya..


Om Surya.. Pikir Reza.


Reza menggelengkan kepalanya seakan menolak pikirannya.


Reza mendecit.


Kan nama Surya bukan bokapnya Glen doank di dunia..


"selain nama kamu ada petunjuk lain Bell.." sambung Reza yang tambah penasaran.


" entahlah, aku hanya mengingat sedikit wajahnya. Tapi ada semacam buku yang di berikan Mama tapi belum sempat aku buka.." jelaskan Bella.


" bukunya ada.." Reza benar benar penasaran dengan pikirannya sendiri.


" ada tapi di rumah... nanti kalau pulang aku kasih liat sekalian kita buka bareng ya.."


Reza mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


" tapi aku mau sekalian buka kamu bolehkan.." goda Reza.


Bella tertawa sambil menggelengkan kepalanya.


__ADS_2