DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
TITIK CAHAYA


__ADS_3

Reza menceritakan tentang ayah Bella kepada Papa Abraham.


"Ni fotonya Pah, " menyerahkan selembar foto.


Papa Abraham dan Mama Syarina menatap cukup lama foto tersebut.


Mereka saling memandang satu sama lain dan mengangguk.


Reza melihat respon orang tuanya sehingga memiliki setitik cahaya akan permasalahan yang mengganggunya.


"Kami mengenal mereka.. Ini Om Surya dan Tante Lena.. mereka sahabat kami saat kuliah.." Papa menatap mama yang mengangguk.


"Mereka memang menjalin hubungan cukup lama.. tapi kami gak tau kalau sampai ketahap pernikahan." Papa Abraham menceritakan yang mereka ketahui.


"Mama tau sedikit si, Lena pernah berkata dia di nikahi Surya.. Tapi waktu itu mama pikir hanya rancangan aja.. karna mama tau, keluarga om Surya itu keras akan pernikahan.. apa lagi om Surya itu anak satu-satunya.." sambung mama Syarina.


"Tapi kamu kenal sama anaknya om Surya itu dari mana ?"


Reza bingung menjawab pertanyaan papanya tersebut.


Karna gak mungkin Reza berbicara yang sebenarnya.


Reza tersenyum.


"Sekarang om Surya sudah ada Devina calon kamu gak jadi, terus kalau kamu antar gadis itu gimana cara kamu jelaskan bahwa dia anak om Surya ?"


Mama terlihat tegang, karna Mama tahu betul sifat keras om Surya.


"Aku belum kepikiran kesana Pah, Mah. Untuk saat ini aku ngelakuin semua ini sendiri."


Reza menundukan kepalanya.

__ADS_1


Mengeratkan kedua tangannya.


"Bella gak mau cari Papanya Pah, dia takut kecewa dan takut kalau kehadiran dia mengganggu ketenangan keluarga papanya." Guman Reza nampak sendu.


"Jadi kamu inisiatif sendiri untuk cari tau boy ?" tanya papa Abraham.


Reza mengangguk.


Mama dan papa tersenyum.


Good..


"Kamu ceritakan sama Bella, setelah dia mau mencoba membuka diri.. nanti papa sama Mama akan bantu bicara sama om Surya.."


Rasanya lega di saat semua selesai.


Walaupun baru titik cahaya aja yang terasa belum sampai tahap terang.


****


"sayang, kamu gak penasaran siapa papa kamu ?" Reza menyelipkan kata kata di tengah perbincangan hangat mereka.


Sambil terus memainkan rambut Bella yang terdiam disisinya.


"aku bukan gak mau, tapi aku takut kalau beliau tidak mau aku menemuinya."


Bella resah memikirkan bagaiman respon keluarga papanya nanti.


Bella tak sanggup memberikan luka untuk orang lain seperti yang dia rasakan.


"kalau ternyata papamu cari kamu gimana?"

__ADS_1


Bella menatap wajah Reza yang sedang menyakinkan dirinya.


"kalau memang dia cari keberadaan ku, kenapa gak dari dulu aja Za. Di saat ibuku lemah tapi dia malah pergi." wajah sendu Bella menahan tangisnya.


Butiran air mata Bella seolah terbendung.


Di usap lembut tangan Reza.


Reza memejamkan matanya dan mengangguk.


Tak ingin menyakiti hati istrinya.


Reza hanya berharap suatu hari nanti akan ada saatnya mereka di pertemukan.


Niat Reza mempertemukan mereka terpaksa di tunda, karna dari keduanya tidak menunjukkan tanda ingin bertemu.


Yang terpenting sekarang masalah pertunangan Reza sudah selesai.


Dan saat ini masa dimana mereka harus saling memiliki satu sama lain.


Agar masalah di depan nanti bisa di selesaikan dengan mudah oleh mereka berdua.


****


**masih penasaran kah dengan pertunangan Reza?


apa benar akan di selesaikan dengan mudah..


apakah Bella dan Reza akan bersatu ??


dan gimana dengan Sisi dan Glen ?

__ADS_1


kira kira sampai mana perkembangan mereka ya*...


__ADS_2