DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
CANDU


__ADS_3

took...took...


kreeeat...


" sudah datang Rez.." sapa Bella.


Reza tersenyum.


" masuk yuk.." Bella memimpin masuk.


Mereka duduk di sofa sambil menata makanan yang di bawa Reza dan yang di siapkan Bella.


" apa kabar Rez, sibuk terus sekarang?" tanya Bella mengawali pembicaraan.


" iya sedikit lah Bell, kalau kabar ya gitu kurang baik sedikit.." Reza tersenyum.


"kenapa ?" penasaran Bella.


"karna kangen ma kamu.." ujar Reza mengedipkan matanya sebelah.


Bella yang cuma tersenyum melihat tingkah genit Reza.


Malam berlanjut, suasana semakin syahdu. lantunan lagu romantis serta suasana sepi membuat dua sejoli itu terlarut.


Mereka saling menatap, Reza mendekati Bella.


Wajah mereka bertemu, Reza mengecup bibir manis Bella. Bella membalas kecupan itu.


Reza tersenyum melihat wajahnya Bella yang merona. Reza merangkul tubuh Bella.


Suasana syahdu malam itu sungguh membantu. Bunyi gemericik air, adegan adegan film romantis yang di putar Bella.


Bella menatap layar tv dengan fokus dalam pelukan Bella. Menghayal setiap adegan mesranya dengan Reza. Ciuman panas, pelukan mesra hingga adegan di atas ranjang.


Entah bagaimana ceritanya mereka ikut merasakan panas yang di penuhi peluh keringat.

__ADS_1


Reza tiba tiba melayangkan ciuman pada bibir Bella yang sedari tadi dalam pelukannya.


Reza melepas pautan bibirnya.


Ada rasa kecewa di wajah Bella.


kenapa harus berhenti, bukannya ada adegan lain.


Apa gw gak mahir ciuman ya..


Akh..


kenapa gw jadi mesum gini ya..


Reza tersenyum melihat kecanggungan Bella. Wajar merona merah.


Bibir mengerucut.


"Kamu kenapa Bell ?" goda Reza.


Bella memalingkan wajahnya. Mengatur debaran jantungnya.


"Apa coba yang gw pikir. Gara gara film ni dan pasti akibat ocehan Sisi tadi siang."Gumamnya.


Reza tau Bella menginginkan lebih, tapi Reza tak ingin suasana yang indah harus di dapatkan karna hasrat sesaat. Dia ingin Bella merasakan pengalaman yang luar biasa. Di dalam suatu ikatan pernikahan.


"Gw bajingan, tapi gak untuk wanita sepertimu Bell." ucapnya dalam hati.


Dia mencintai Bella setulus hatinya. Semenjak mengenal Bella tak pernah lagi Reza bermain di klub malam. Tak ada lagi wanita yang keluar hotel dengannya.


Entah mengapa hanya menatap wajah Reza membuat hatinya di penuhi rasa bahagia.


Walau wajah yang di tatapnya cuek dan jutek.


Reza tak pernah berpikir untuk mencari yang lain.

__ADS_1


Bella yang sudah mampu mengatasi hasratnya.


Merapikan dirinya.


Bangkit melangkah meninggalkan Reza yang hanya tersenyum melihat tingkah lakunya.


"Syukurlah gw bisa sadar.." Bella menyiram kepalanya dengan air dingin.


"Kok gw bisa gila gini ya.. sadar Bell sadar.." menepuk-nepuk pipinya.


****


Mau curhat ni Mak..


gak lulus lulus ni kontrak, Udeh beberapa kali kite revisi ampun deh..


kenapa pula ni NT..


bikin puyeng kepala Mak..


adanya bisa kasih solusi gak Mak..


Ni kite baru belajar kok ya nambah sulit..


😥😥😥😥


Maaf maaf ye kalau byk tulisan yang kurang bagus, kurang huruf, maklumin aje pake hape bikinnya Mak.. 🙏🙏🙏


kira kira ni Mak suka baca yang model begini lempeng apa ada problem problemnya ni Mak..


bagi bagi pengalaman donk Mak..


biar kita saling support ya Mak..


Salam kenal dari saya author baru lahir 🤭 untuk Mak Mak reader pencinta novel sejagat raya 🥰❤️❤️

__ADS_1


kite lanjut ceritanya..


kalau ada yang kagak nyambung maaf maaf ye..


__ADS_2