DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
KECURIGAAN


__ADS_3

"Dan maka dari itu di cabang bagianku jadi banyak kerjaan deh.." tukas Sisi menambah alibi yang sebenarnya memang benar.


Davina mengangguk."kenapa susah sekali aku menghubungi nya ya.." guman Davina.


Sisi mendengar apa yang di gumankan Davina "Memang ada perlu apa kamu sama Reza Dav?"


"Aku kangen aja sama dia Si."Davina menggaruk tengkuknya.


Sisi tak suka dengan cara Davina bilang kangen dengan gaya manja. Apa dia lupa, kalau mereka sudah berpisah dan dia malah sudah bertunangan walaupun akhirnya berpisah juga.


Wajah acuh Sisi membuat Davina tak nyaman.


"Aku kan sudah lama berteman dengan Reza Si, ya wajarlah ya aku kangen ya gak Glen.." Davina menatap Glen.


Glen mengangguk.


"Ya sudah, sudah malam aku antar Sisi pulang dlu ya Dav.. semoga hasil pemeriksaan nya baik baik aja ya.. Bye duluan ya.."


Glen dan Sisi melambai.


Mereka sudah di dalam mobil Glen.


"Kami jadi antar aku Glen.."


"Aku antar sampe halte busway ya Si, masih ada yang perlu ku urus disini.."


Sisi menatap Glen yang sedang fokus ke dalam lobi di hadapannya.


Sisi akhirnya mengerti mengapa mereka harus berbohong pada Davina.


"Oke gini aja Glen, aku pesen Taxi online aja. kamu urus aja urusan mu dlu, aku paham kok.."


Glen menatap Sisi "Terimakasih ya Si, kamu sudah mengerti tanpa harus banyak tanya.."


Sisi mengangguk dan turun dari mobil Glen.


Glen pun turun langsung bergegas kembali ke dalam RS.

__ADS_1


Memperhatikan Davina dari jauh.


Benar dugaan Glen, Davina tidak melakukan pemeriksaan apapun.


Hanya duduk bertanya kepada setiap perawat yang lewat tentang korban kecelakaan siang tadi.


Kecurigaan Glen semakin kuat dengan datangnya bukti ancaman dari seseorang yang di terima Bella.


Ting..


Astaga...


Glen tak habis pikir, kenapa Om Surya sampai mengancam seperti itu ke Bella.


*Apa om Surya sudah tau kalau Bella anak dari istri pertamanya ? Jadi om Surya takut Bella mengambil alih perusahaan ibunya.


Atau ada motif lain..


arrg kenapa jadi rumit gini ya.. dan kenapa Davina pun terlibat.. apa mungkin dia juga tau Bella kakaknya atau..


Glen bergegas masuk ke ruang perawatan tempat Bella beristirahat.


Bella telah sadar.


Mama dan papa Abraham meminta Glen menemani Bella. Karna mereka hendak ke kamar Reza.


Selepas peninggalan papa dan Mama Abraham.


Glen memberanikan diri bertanya kepada Bella. walau waktunya tidak tepat, tapi ini merupakan petunjuk kuat tentang kecelakaan Reza.


Glen menatap Bella.


Bella mengangkat alisnya."kenapa liatnya gitu banget Glen ?"


"hmm aku mau tanya sesuatu boleh Bell.." ada rasa tak enak di hati Glen.


Bella mengangguk " Ya silahkan."

__ADS_1


"Beberapa hari lalu kamu dapat surat ancaman ya.. dari siapa ?"


Bella membulatkan matanya.


Dari mana Glen tau ?


Melihat wajah Bella, Glen mengerti.


"Aku ada suruh orang selidiki kasus kecelakaan Reza bell.. dan sebelumnya Reza pernah menyuruh orang jaga kamu dari jauh, tapi sampai saat ini Reza blm tanya ada kejadian apa aja dengan kamu.."


Raut wajah Bella berubah.


Tak suka privasi nya di usik orang lain.


Apa lagi sampai ada yang ngawasin.


"Reza ngelakuin itu untuk mastiin kamu gak ada masalah Bell.. bukan yang lain. Maka dari itu gak pernah Reza tanya laporan apapun karna kamu gak pernah cerita ada masalah." Glen mencoba menjelaskan.


Bella hanya diam.


Ada rasa haru, kecewa dan entahlah dari raut wajah yang di lihat Glen.


"Terus kamu temuin apa ?" jawab Bella.


"Aku dapet laporan td, kalau kamu beberapa kali dapat surat ancaman.. dan rumah kamu beberapa kali di masuki orang.."


Bella tersenyum sinis. "hmm aneh ya, katanya sewa orang buat ngelindungin, kok ya sampe rumah udah berantakan belum ada pergerakan. Mereka di sewa buat ngelindungin aku apa buat ngawasin aku gak selingkuh Glen.."


Tatapan tajam Bella membuat Glen diam.


Glen juga tak tau pasti apa tujuan Reza menyewa orang untuk menjaga Bella.


Bella tertawa.. "kamu jangan sembarangan Glen.. kalau memang di awasin gak mungkin kan sampe ada yang berulah ? Dan kenapa baru laporan sekarang kalau ada yang ancam aku ?"


Bella mengibaskan tangannya "Gak usah mikir yang gak gak akh.. kalau memang mau kamu usut, ya kecelakaan Reza aja.. toh kamu bilang bukti ancaman untukku pun gak ada kan ?"


Glen mengangguk. "Benar gak ada bukti fisik, dan sekalipun kalau memang benar gak mungkin tuh bodyguard gak laporan sama Reza." guman Glen.

__ADS_1


__ADS_2