
Glen menghampiri Bella di perjalanan pulangnya.
"hai Bell.. aku antar yuk sekalian ni.." ajak Glen dari dalam mobil.
Bella menggelengkan kepalanya.
Glen terus membujuk seolah memang tak sengaja bertemu dan seakan memang searah.
"ya udah.." pasrah Bella memasuki mobil Glen dan memasang sabuk pengaman.
"kamu pulang jalan sini Bell.. tapi aku gak pernah liat.." Glen seakan memang setiap hari lewat sini.
Ya dia memang di tugaskan mengawasi Bella.
"ya kadang aku naik Taksi atau ojol." jawab Bella yang tetap menatap kedepan.
Glen melirik Bella, terlihat tak nyaman, kaku dan seperti membatasi dirinya.
"Gak di jemput pacar Bell.." selidik Glen.
"pacarku sibuk.." singkat Bella.
"hmmp kirain belum punya pacar Bell.." tawa Glen.
"gak apa-apa donk kalau kita berteman Bell.." sambung Glen. Bella cuma diam tanpa respon.
"tolong berhenti di depan.." pinta Bella.
"rumah kamu disini Bell.." tanya Glen. Bella mengangguk.
Bella melangkah turun mobil.
Dia membalik badan dan menatap Glen.
"terimakasih, maaf merepotkan.." ujar Bella.
"Dengan senang hati nona.." Glen tersenyum riang.
*krreeeaaat...
Pyyuuuuhhh*....
__ADS_1
Bella membaringkan tubuhnya di atas kasur.
"kalau dia tau gw Istri simpanan bosnya gimana responnya.." guman Bella.
Sepanjang perjalanan Glen tersenyum riang.
"dia bilang punya pacar.. " Glen tertawa mengusap keningnya.
Tok..tok..tok..
"suamiku pulang.." tawa Bella.. "suami?" Bella menghela nafasnya.
kreeeat..
"hai sayang.. baru selesai mandi ya.." tanya Reza menggapai tangan Bella.
Di kecup punggung tangan Bella. Bella menarik tangannya dan berbalik mencium.
"kamu sudah makan Bell.." merangkul Bella.
"belum aku baru pulang tadi sempet lembur sebentar.." ujarnya.
"makan keluar yuk, kamu mau makan apa ?"bujuk Reza.
"boleh.." Reza mendekat membantu istrinya mengeringkan rambutnya.
"besok akhir pekan, kita jalan yuk.. Nginep di villa ku di Bogor.." ajak Reza. Di anggukan Bella.
"ya udah aku bantu kamu siap siap.." sambung Reza.
Bella dan Reza beranjak masuk kamar.
Bella merapikan pakaiannya.
"gak usah bawa baju sayang, nanti beli aja.. kamu bawa pakaian dalam aja.." Reza mengambil baju dari tangan Bella.
Bella menuruti perkataan Reza.
Bella berganti baju tiba-tiba Reza memeluknya dari belakang.
Di kecup pundak Bella.
__ADS_1
"kamu keluar dulu, tunggu di depan aja.." pinta Bella. Reza menggelengkan kepalanya.
"kalau kamu kaya gini kapan aku pakai bajunya.." rengek Bella.
Reza tersenyum membalikkan tubuh Bella.
Di kecup, di lu mat bibir ranum Bella.
Bella melingkarkan tangannya di leher Reza.
Mereka saling mengulum dan melu mat.
kruucuuukk...
Perut yang tak berperasaan berbunyi.
Menghancurkan keromantisan yang sedang berlangsung.
Gairah yang sudah mulai memanas hancur seketika.
Mereka tertawa.
Bella menutup wajahnya malu.
Rona merah muda terlihat jelas di wajahnya.
Reza tersenyum mengambil tangan Bella.
"gak apa-apa sayang, kita cari makan trus lanjut ke Bogor ya.." bujuk Reza. Dianggukan Bella.
Mereka menepi di warung sate Padang sesuai keinginan Bella.
"makan disini gak apa-apa sayang.." pikir Reza mencari restauran terdekat mungkin ada yang menyediakan sate Padang.
"gak apa-apa kok, disini enak. aku suka beli disini.." Bella melangkah keluar mobil.
Bella memesan 3 porsi sate Padang. Lontong 3 porsi.
"kamu mesen 3porsi buat siapa Bell.." tanya Reza penasaran, karna mereka cuma berdua. Bahkan Reza belum pernah makan.
Reza pura pura pernah memakan sate Padang di hadapan Bella.
__ADS_1
"aku dan kamu.." tawa Bella riang.
"aku kalau makan sate Padang gak cukup 1 porsi Za.." sambung Bella yang sudah mulai santai dengan Reza.