DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
PERTEMUAN


__ADS_3

Tante Rina sudah berbicara dengan Glen beserta keluarga Abraham.


Tante berniat memberitahu Glen bahwa dia punya saudara. Bella. Dan ayah mereka satu yaitu Surya.


Glen terpukul mendengar ucapan Tante Rina. Dan lebih terpukul lagi saat Glen tau bahwa Reza sudah tau jika Glen dan Bella bersaudara.


"Kenapa kamu gak bilang Za, padahal hampir aja aku jatuh hati sama dia." Glen frustasi.


Reza mendekat, di pukul santai bahunya.


"Aku gak akan diam aja Glen. Waktu itu belum saatnya kamu tau semua ini." Tepuk bahu Glen.


Glen menatap Mama, Papa dan Tante Rina.


Mereka semua mengangguk.


Karna semua sudah tau. Tante meminta Bella datang.


Bella hadir di tengah tengah keluarga Abraham sebagai Kakak, Menantu dan keponakan Tante Rina.


Dengan status serta identitas baru di sandangnya.


Glen menatap sendu Bella. Bella tersenyum membuka lebar tanganya. Di peluk Glen dalam pelukannya.


Bella berbisik "Sekarang kamu harus manggil aku Kakak Glen." ledekan Bella membuat Glen melepas pelukannya dan tertawa.


Glen mengangguk angguk.


Betapa bahagianya mereka sekarang.

__ADS_1


Mengetahui identitas nya, memiliki saudara bahkan tau siapa ayah kandungnya.


***


Setelah Tante Rina menjabarkan rencana Bella.


Rencana yang di buatnya beberapa bulan lalu.


Serta beberapa sentilan masalah yang datang dari Papanya.


Semua mata kagum pada Bella.


Dengan ketenangan serta ketegaran Bella dan segala ancaman serta masalah di hadapannya.


Ya walau sampai saat ini Papa Surya belum mengetahui identitas sang waris adalah Bella.


Serta anak yang sudah dianggapnya mati yaitu Glen. Keberadaan mereka tidak di harapkan olehnya.


"Kamu hebat Bell, kamu hebat. Mama bangga sama kamu. Mama yakin Mama mu pun bangga dengan mu di alam sana." di usap lembut punggung Bella.


Bella meneteskan air mata. Dianggukan lembut kepalanya.


"Sekarang tinggal keputusan mu Glen. Kamu sudah tau siapa ayahmu, siapa kakakmu dan siapa ibumu." Tukas Tante Rina.


Tante menyerahkan file.


"Tante harap apapun yang kamu lakukan itu yang terbaik dan sesuai hatimu."


Tante menatap Glen. Glen mengambil file di hadapannya. Tante melirik Bella.

__ADS_1


"Bella dengan keyakinannya akan mengambil alih semua aset dan hak alm. Mamanya. Tante akan ada di belakangmu."


Tante beralih pada Glen. "Kamu mau diam seakan tak perduli dengan ketidakadilan dan kembali menikmati apa yang kamu miliki sekarang. Atau kamu mau berjuang untuk mencari keadilan atas apa yang menimpa kamu dan alm. Mamamu dan berdiri di sisi Bella sebagai adikknya."


Glen terdiam. Melirik Mama, Papa serta Reza.


Mereka mengangguk.


"Apapun yang kamu pilih. Kami akan ada di sisimu Glen." ucap Papa Abraham.


Glen mantap mengangguk.


Glen menanda tangani file yang di sodorkan tantenya. Tanda dia akan berjuang di sisi Bella bersama melawan Papanya sendiri.


Demi alm. Mamanya yang sudah menderita.


Walau harus melawan sang Papa, itu bukanlah pilihan salah. Seorang lelaki yang telah meninggalkan keluarganya berkali kali hanya demi kekayaan dan kepuasannya pribadi.


Bella memberikan tangannya. Glen menerima jabatan tangan Bella.


Tanda perang sudah di mulai.


Pertemuan mereka dengan Papanya akan di lakukan di waktu dekat ini.


###


Hayoo gimana tanggapan Papa Surya ya.. Anak anaknya kumpul buat musuhin dia.


Kira kira kalau Davina tau ikut gabung gak ya reader..

__ADS_1


Enak nya di gabungin apa tetap di sisi papanya ya.. 😁


__ADS_2