
Aku sudah mengirim pesan pada Bella, kalau beberapa hari ini aku ada kerjaan di luar kota. Dan tentu semua yang di perlukan sudah di atur olehku.
Aku kira Bella akan merajuk dan menahan ku agar tidak pergi. Bagaimanapun kami baru melangsungkan pernikahan beberapa hari yang lalu. Dan seharusnya beberapa hari kedepan ini kami sudah rencanakan untuk honeymoon.
Tapi aku lebih merindukan Clara, dia mengambil inisiatif datang dari luar negri setelah beberapa bulan aku tidak ke sana.
Aku merindukan dia, tak perduli lah jika Bella marah. Biar itu urusan nanti.
Aku membeli sebuah gelang yang indah untuk Clara. Clara sangat menyukai perhiasan terutama gelang. Aku senang membayangkan bagaimana ekspresi wajahnya nanti, pasti mengemaskan.
Aku meluncur ke villa tempat Clara tinggal sementara. Ya aku janjikan akan membawanya ke Mension utama di kenalkan sebagai istri keduaku. Tapi aku belum bisa untuk waktu dekat ini.
Aku harus mencari cara agar Bella mau menerima Clara sebagai, madunya.
Clara sudah bersedia, itu yang membuatku senang. Dia tidak menginginkan posisi lebih selain di hatiku.
__ADS_1
"Aku tidak perduli walau harus jadi istri kedua untukmu. Karna aku tau, cintamu hanya untukku."
Ah manisnya.. Dia wanita pertama yang aku cintai diam diam selama kuliah dan di kejutkan saat malam itu ternyata dia pun menyimpan rasa untukku.
"Andai saja Bella bisa bersikap seperti, Clara. Itu akan memudahkan ku menikahi Clara secepatnya."
Baik Clara atau Bella mereka memiliki ruang tertentu di hatiku.
Aku mengagumi Bella yang cantik dengan sikapnya yang tenang, mandiri, penuh pengertian sabar dan selalu berpikir positif akan semua hal. Dia tidak akan melebihkan atau mengurangi apa yang dia dapatkan. Selalu menghormati dan menghargai diriku, serta sikapnya yang hangat terhadap keluarga. Jauh dari kata manja.
Setiap kali ku bermalam dengan Clara, akan menghilangkan minatku pada Bella. Berbeda dengan Clara, dia selalu bisa membangkitkan gairahku jauh di atas Bella.
Aku butuh wanita pengertian dan hangat untuk keluargaku, tapi aku juga butuh wanita bergairah untukku. Aku tidak akan melepas keduanya, untuk apa di lepas jika aku bisa memiliki keduanya.
Bella selalu tampil berwibawa dan mengagumkan jika dalam urusan pekerjaan. Banyak mata mengagumi sosok dirinya. Aku pun sama, dia yang masih pemula tapi mampu mengembangkan anak cabang dalam waktu singkat. Aku bangga dengannya. Aku membutuhkan dia untuk berdampingan dalam pekerjaanku. Tapi untuk urusan gairahku, aku membutuhkan Clara dengan suara ******* dan lenguhan panjangnya yang membuatku selalu menegang jika mengingatnya.
__ADS_1
Clara... aku merindukanmu, puaskan aku malam ini, sayang.
****
Gak ada akhlak loe Reza!!!
Author kesel sendiri nulisnya..
Author bingung ni reader..
Kira kira enaknya di apain ya ni wanita gatel ? 😏
Apa di satukan aja Reza ma dia.. biar sama sama manusia gatel..
Atau biarkan dia kesal, dengan melanjutkan hubungan Bella dan Reza..
__ADS_1
Yuk kasih saran enaknya gimana ya..