DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.

DIA IBUMU, BUKAN ISTRIKU.
PENGANTIN


__ADS_3

Bella menggeliatkan tubuhnya.


Reza bergelimpangan ke sisi Bella.


Reza mendekap Bella yang membalikkan tubuhnya. Ada rasa malu yang masih di rasakan Bella.


Seakan tidak ada rasa lelah untuk mereka bergulat dengan indah sepanjang malam.


Sepanjang malam di sela sela aktivitas panasnya mereka saling berbagi cerita.


Dari cerita sepele sampai konyol membuat mereka meringis menahan tawa.


Malam panjang yang indah bagi pasangan suami istri muda seperti mereka.


Saling menggoda dan bermanja.


Pasangan muda yang di Landa cinta.


Pasangan pengantin yang di satukan dengan keadaan. Di pertemukan dengan takdir.


Saling mengisi satu sama lain. Baik Reza atau Bella saling bercerita. Alasan dia datang ke Jakarta.


Menceritakan hal hal sepele semasa kecilnya.


Sesekali mereka tertawa bersama dalam pelukan hangat tubuh mereka.


"Ternyata kamu populer ya sayang." goda Reza di sela sela Bella menceritakan masa kuliahnya.


"Iya dong, aku kan cantik." bangga Bella.


Membuat mereka tertawa bersama.


"Terus kenapa gak punya pacar ?" ledek Reza dengan menyentuh pangkal hidung Bella.

__ADS_1


"Ya aku gak mau sembarangan memilih Za, alm. Mamaku bilang matang dulu agar siap di panen. Belum matang udah di petik nanti layu. Gitu Mama bilang." Dengan wajah polosnya menatap wajah Reza.


Reza tersenyum dan senang mendengar Bella bercerita.


Ya benar jika belum matang di petik pasti layu.


***


Entah yang keberapa kali.


Glen yang coba menelpon Reza beberapa kali tapi tak ada jawaban.


Glen mendecit.


kemana si ini anak, di telpon puluhan kali gak di respon.. Geram Glen.


Memang tak ada hal penting tapi dia tau Reza pasti ke tempat Bella. Dalam hatinya dia berharap Reza dan Bella tak saling dekat. Entah kenapa Glen selalu menolak Reza berdekatan dengan Bella.


Bukan hanya Glen yang mencoba mencari Reza.


Baguslah dia gak bisa di hubungi.. Guman Davina.


Davina telah memiliki kekasih hati.


Dia pun bertunangan dengan Reza hanya perintah Orang tuanya.


Davina pergi menikmati malamnya bersama kekasihnya. Dia berbohong ketika ditanya soal bersama siapa dia pergi.


"Aku pergi ya Mam.. Reza sudah nunggu." ucap Davina. Dengan senyum mengembang di balik kebohongannya.


Cuupp..


Davina mencium pipi Maminya.

__ADS_1


"hati hati sayang, titip salam ya sama Reza." ujar Mami Davina tersenyum menatap Davina yang begitu gembira.


Davina melambaikan tangan.


Selama ini orang tua Davina tidak mengetahui fakta tentang percintaan anaknya.


Mereka berpikir Davina menyetujui perjodohan ini dengan senang hati dan benar berharap dengan Reza.


Davina sudah mengenal Reza lebih dulu sebelum Reza mengenalnya.


Tapi Davina sama sekali tak menyukai Reza.


Dia hanya menjalankan tugas dari orang tuanya untuk pernikahan bisnis mereka.


Masa bodoh dengan Reza.. " langkah riang Davina memasuki mobilnya.


Brummm...


Di villa Reza.


Sepasang kekasih sedang berhadapan.


Pasalnya tak ada satupun dari mereka yang ingat dengan janji di balik pernikahan nya.


Tidak ada anak sebelum semua jelas dan di akui orang tua Reza. Dan Bella menemukan ayahnya.


Bella nampak panik.


Begitupun Reza.


Bella wajar tak persiapan, karna ini kali pertama ia melakukan hubungan intim ini. Sedangkan Reza sudah berpengalaman.


Sedikit kekecewaan di wajah Bella terlihat jelas di mata Reza.

__ADS_1


Reza menenangkan Bella agar tak usah risau. Jika memang di beri amanah ya sudah di terima, toh mereka sudah sah dalam pernikahan.


__ADS_2