
"Lo kenapa dari semalam nelpon gw mulu.."
Reza menjawab telpon Glen.
"ya Lo dari kemaren kemana.. gw kerumah gak ada, ke apartemen gak ada, di telpon gak di respon, sampe.. Glen berhenti bicara.
kalau gw bilang sampe kerumah Bella, nanti dia tanya ngapain gw jawab apa..
"sampe apa Glen.." tanya suara di ujung telepon menyadarkan Glen dari lamunannya.
"sampe gw kira Lo kabur.." jawab Glen.
Ada suara tawa di sisi lain telpon.
" Kabur ? Lo pikir gw pengecut.." tawa Reza.
" Gw udah punya istri bro.. ya gw habiskan waktu ma istri gw lah.. " goda Reza.
Sssiiit..
Glen meninju tanganya ke atas stir mobil.
"Lo dimana sekarang.." Tanya Glen.
Glen berpikir akan menyusul mereka mengajak Davina.
Gw gak rela mereka bersama..
"Lo gak perlu tau kehidupan pribadi gw kali ini Glen, gw mau menikmati pernikahan gw.. "
*tuuuutt...tuutt..
BA*G*AAT*...
Glen melempar ponselnya.
Mata merah Glen yang kesal terbakar cemburu dengan godaan Reza.
Glen tak terima Reza dan Bella menikmati kebersamaannya.
Reza terus tertawa.
" kenapa kamu Za? " Bella merasa aneh melihat tingkah Reza.
__ADS_1
" Gak apa sayang, aku abis ngeledek kawanku, kayanya dia kesel banget.." tawa riang Reza di sambut senyuman Bella.
cup...
" Zaa... " rengekan Bella.
Reza menatap Bella yang sedang merajuk karna Reza terus mengecup kepalanya.
Di kecup bibir Bella yang manis.
hmmm...
Mereka "makan siang" dengan semangat.
Melanjutkan sisa "makan malam" yang tertunda karna Bella kelelahan sampai tertidur.
Aaahhh..
" pelan sedikit Za.." rengekan Bella yang berada di bawah Kungkungan Reza.
Aaaaahhhh...
Mereka saling menatap buih buih keringat di wajahnya.
Reza bergelimpangan ke sisi Bella.
Ditutupnya selimut ketubuh Bella.
Di peluk dan di kecup pipi Bella yang merona.
" kamu laper Bell.. " tanya Reza.
" ya.." Bella yang memejamkan matanya.
" kita istirahat sebentar abis itu cari makan yuk sambil jalan-jalan.." ajakan Reza di anggukan Bella.
Mereka benar benar menikmati hari pernikahan mereka yang sesungguhnya.
Saling menyatu dalam kenikmatan.
Saling berbagi kebahagiaan tanpa peduli apa yang akan terjadi hari esok.
Reza bangkit dan menggendong Bella.
__ADS_1
"aku mau di bawa kemana Za,,, " manja Bella dalam pelukan Reza.
"kita mandi lah.. abis itu cari makan.."
Bella terbelalak.
"mandi? " tanya Bella setengah bentakan.
Reza mengangguk dan menurunkan Bella di kamar mandi.
Mandi bareng ?
byuuur...
Setelah selesai mandi mereka pergi ke sebuah restoran. Restoran bergaya jepang di pilih Reza.
Makan sushi dan sashimi yang menjadi makanan favoritnya.
Bella yang tak terlalu suka makanan Jepang hanya diam cemberut.
Reza tak henti menggoda Bella dengan berlagak menyuapinya.
Raut wajah Bella membuat Reza semakin gemas.
Dengan gaya manja memakan sushi menjulurkan lidahnya.
Mengecap dan menjilati sumpitnya.
Bella semakin geram melihat tingkah Reza.
Rasa iba Reza melihat Bella yang hanya minum tanpa makan. Di tawarkan makanan lain Bella menolak.
"Aku gak mau makan makanan aneh gitu Za, takut gak bisa ditelan nanti muntah." ujarnya.
Reza mengangguk.
Dan memanggil pelayan datang.
Reza tak lupa kalau Bella cinta Nusantara.
Reza memesan desert yang ada untuk Bella mengganjal perutnya.
Dengan rasa tak enak hati Reza memakan dengan cepat makanannya.
__ADS_1
Lalu mengajak Bella mencari makanan yang dia sukai.