Dijebak Nikah Paksa

Dijebak Nikah Paksa
Isi Hati Jabar


__ADS_3

"Dara pamit dulu ya Bang," pamit Dara seraya mencium tangan Azlan. Azlan langsung memeluk Dara. "Jangan genit-genit ya sayang....!" peringatnya seraya menciumi pipi dan kening Dara. "Rasanya pengen lebih lama meluk Adek kayak gini. Kita hanya ketemu siang saja pas Abang pulang, sampai Adek pergi kerja," keluhnya. "Udah ya... Dara nanti kesiangan, Nela nanti ninggalin Dara lagi," Dara melepaskan pelukan Azlan yang masih rindu. "Hati-hati sayang....!"


Di Pabrik 🆚


"Dara... kemarin kemana tidak masuk kerja?" Riki bertanya sambil menuliskan sesuatu di kertas reportnya. "Pulang kampung Kak....!" jawabnya singkat. "Ada acara apa memang?"


"Hanya acara keluarga biasa," ucapnya sambil berjalan menuju Ira dan memberikan kertas report buat Ira.


"Dar... aku ada sesuatu yang ingin disampaikan," ucap Riki tiba-tiba. Dara merasa heran. "Tentang apa Kak?" Riki meraih sesuatu dari kantong celananya. Sebuah amplop kecil berwarna biru dia keluarkan dari saku celananya, lalu diberikan pada Dara. Dara terpaksa meraih amplop itu dengan muka penuh tanda tanya.



"Apa ini Kak....?" heran Dara. "Baca saja di rumah, ini amanat dari seseorang!" ucap Riki seraya beranjak menuju ruang Teknisi. Sementara itu Dara merasa heran dengan sikap Riki dan sebuah amplop warna biru itu.


......................

__ADS_1


Waktu menunjukan pukul 7 malam, Riki menghampiri Dara, "Dara... aku pulang, jangan lupa pesan aku. Dibacanya saat pulang kerja ya!" peringatnya mengingatkan lagi tentang amplop bir itu. Sebelum beranjak Riki berpapasan dengan Jabar, mereka terlihat bercakap-cakap sebentar.


"Hai....!" Jabar langsung menyapa Dara sembari menjawil tangan Dara usil. Dara senyum-senyum bahagia mendapati Teknisi idolanya. Dilihatnya Jabar semakin hari semakin tampan dan wangi.



"Hai juga Abang, tumben senyum-senyum terus. Awas kesambet lho!" peringat Dara di iringi senyum. "Emang kesambet kok, tapi kesambet senyuman kamu!" balasnya disertai senyum.




"Gimana acara resepsinya, lancar?" tanya Jabar. "Alhamdulillah....!" Dara menjawab pendek. "Sayangnya Abang tidak bisa hadir disana, coba kalau Abang bisa hadir alangkah cemburunya Abang melihat calon bini kedua bersanding dengan lelaki lain," ucapnya kelihatan serius. "Ihhh... Abang... mulai deh gombal. Jangan bercanda tahu. Emang pengen banget ya Dara jadi bini kedua Abang?" Jabar mengangguk antusias.


"Ihh... dasar kemaruk... udah punya di rumah yang sudah hak paten, masih pengen nyari yang lain," dumel Dara kesal.

__ADS_1


Dan jam sebelas malampun tiba, waktunya pulang untuk shift Dara. Dara berkemas dan berpamitan pada Jabar. Saat itu Jabar nampak tidak senang melihat Dara akan pulang.


"Dara pamit ya.... !" pamit Dara seraya berlalu meninggalkan Teknisi idolanya itu. Jabar menatap Dara sampai bayangannya menghilang.


"Seandainya dulu aku tidak terikat perjodohan ini, pasti aku sudah bisa memiliki Dara."


...---------------...


Besoknya ketika Azlan pulang kerja, Dara menyambut kedatangan Azlan dengan suka cita. Azlan masuk dan langsung memeluk Dara. "Uhhh... kangen banget Abang semaleman. Tanpa Adek dan belaian Adek, Abang jadi tidak semangat," ucapnya merayu. Dara langsung menepis Azlan yang ingin nyosor menciumnya. "Sana mandi dulu, ambil handuk. Setelah itu kita sarapan Nasgor Ikan Asin Cumi Pete ala Dara dengan bumbu cinta," usirnya mendorong Azlan ke ruang tengah. Terpaksa Azlan nurut dan berlalu


Saat Azlan mau mengambil handuk yang tergantung di paku, sontak mata Azlan melihat sebuah amplop berwarna biru lalu dia raih dan dilihatnya. "Amplop apaan ini?" ucapnya heran. seraya membulak balikkan amplop itu lalu dia taruh di atas lemari. Azlan segera melangkahkan kakinya menuju kamar mandi sembari tangannya usil mencolek pinggang Dara.



"Awas ya... tidak akan Dara kasih jatah....!" ancam Dara bersungut-sungut. Azlan segera masuk kamar mandi dan merasa takut akan ancaman Dara. Lalu Azlan mengguyur tubuhnya sembari tersenyum bahagia melihat tingkah lucu Dara hari ini.

__ADS_1


Author minta maaf, bab yg ini agak pendek.... mohon tetap dukungannya ya. Trmksh....


__ADS_2