
Rombongan Binatang Buas dari berbagai ras terlihat bergerak cepat menuju satu arah. Tepatnya di puncak bukit Rumput Harapan, tempat para Kultivator saat ini tengah berkumpul, menonton pertarungan antara Xiao Wang dan Shi Yifen.
Dalam waktu singkat para Binatang Buas telah berada di puncak. Langkah kaki mereka mampu menggetarkan bukit. Binatang buas ini sendiri memiliki usia yang berbeda, mulai dari tingkat rendah maupun tinggi dengan jumlah yang tak terhitung.
Sontak saja hal itu langsung membuat para Kultivator tersebut terpaksa harus mengangkat pedang dan menghadapi Binatang Buas yang memberontak itu.
"Apa yang terjadi dengan mereka? Mengapa Binatang Buas ini memberontak?" ucap salah seorang dari kultivator tersebut.
"Mereka seperti dirasuki oleh sesuatu. Bahkan berani keluar dari zona Hutan Binatang Buas."
Selagi berdiskusi, mereka juga tidak berhenti untuk melibaskan pedang. Menebas-nebas binatang buas yang ada menyerang mereka. Tapi mereka cukup kesusahan dalam melumpuhkan satu saja binatang buas itu, kecuali yang memiliki kultivasi tinggi.
Sementara itu Xiao Wang yang telah menjatuhkan Shi Yifen segera beralih ke arah binatang-binatang buas tersebut.
Dia lantas mengendalikan binatang buas dan membawa mereka kembali ke hutan Bintang Buas. Namun itu tidak semudah yang dia harapkan.
Whush...
Serangan tiba-tiba datang dari belakang Xiao Wang. Itu bukan berasal dari Shi Yifen melainkan dari seorang gadis cantik. Beruntung Xiao Wang menghindar tepat waktu.
"Ratu Semut!" ucapnya.
"Kau memiliki benda itu dan membuat semuanya kacau!" ucap ratu semut. Xiao Wang membalas dengan senyum canggung.
"Oh iya, mengapa kau di sini?"
"Tentu saja merasakan keberadaan benda itu!" jawab Ratu Semut. "Omong-omong, mengenai tawaranmu itu, aku berubah pikiran!"
"Hmm, jadi bagaimana?"
"Katakan padaku apa yang harus aku lakukan?"
Xiao Wang terdiam sejenak. Memang rencana tersebut dia lakukan bersama dengan Xiao Long. Sementara sekarang Xiao Long telah meninggal.
"Tidak banyak, cukup dengan membantuku melawan orang-orang berjubah itu!" ucap Xiao Wang.
"Hmm, itu cukup mudah! Mengapa kau tidak meminta binatang buas untuk melawan mereka. Dengan jumlah sebanyak itu, harusnya bisa selesai dengan cepat!" ujar Ratu Semut.
__ADS_1
"Masalahnya aku belum bisa mengendalikan mereka dengan baik."
"Baiklah, aku akan membantumu. Tapi ingat akan janjimu!"
"Tentu saja!"
Ratu Semut Penelan menghilang dari tempatnya. Meskipun kekuatannya berada di ranah Suci tahap 5, tapi gadis itu bisa mengeluarkan kemampuan lebih tinggi dari itu . Ini merupakan kemampuan khusus lain yang dimiliki oleh Ratu Semut Penelan.
Dalam beberapa detik, Ratu Semut Penelan mulai melancarkan aksinya. Begitu sadis gadis itu dalam bergerak. Pertama-tama dia akan menghipnotis mereka, dengan kecantikan setara Dewi itu sukses menarik perhatian para kelompok Naga Merah, tapi tidak hanya mereka melainkan juga dengan anggota klan Xiao serta sekte Lotus Es sendiri.
Saat semuanya terbuai, Ratu Semut mulai melancarkan aksi berikutnya. Mengeluarkan sebuah jurus yang langsung menyapu ratusan orang berjubah. Tidak berhenti sampai di situ, dia kembali bergerak dengan kecepatan yang sangat sulit diikuti oleh mata.
Baammm....
Ledakan yang disertai dengan ringisan kesakitan terdengar begitu saja. Namun Ratu Semut tidak berhenti. Dengan gerakan yang sangat cepat itu berhasil membuat Kultivator berjubah terlempar satu per satu dalam waktu singkat. Ratu Semut Penelan begitu membabi buta, tak memberi ampun sedikit pun pada orang-orang berjubah.
Xiao Wang bergidik melihat aksi sadis yang di tunjukkan oleh Ratu Semut Penelan. "Apakah wanita memang seganas itu?"
Memilih untuk tidak memusingkan Ratu Semut Penelan, Xiao Wang beralih pada binatang buas. Mengingat kembali bagaimana ajaran dari Roh Raja Siluman terkait dengan bagaimana cara mengendalikan mereka, pada akhirnya Xiao Wang berhasil melakukannya.
Binatang buas yang awalnya menyerang Kultivator dengan ganas kini tiba-tiba berhenti. Bahkan ada diantara Kultivator yang nyaris kehilangan nyawa, beruntung itu tidak jadi oleh sebab Xiao Wang berhasil mengendalikan mereka tepat waktu.
Binatang buas mengeluarkan suara mereka masing-masing, lalu mematuhi Xiao Wang. Mereka berbalik dan kembali ke hutan Binatang Buas. Sedangkan Kultivator-kultivator itu memasang wajah tidak percaya melihat para binatang buas mematuhi Xiao Wang. dalam hal ini ada yang bertanya-tanya terkait dengan siapa Xiao Wang sebenernya dan bagaimana cara lelaki itu dalam mengendalikan Binatang Buas?
Menghela nafas lega, Xiao Wang berniat beranjak. Namun mendadak terjadi fenomena alam aneh.
Awan petir terkumpul di atas sana. Tak lama setelahnya terlihat kabut gelap yabg berputar membentuk pusaran portal Dimensi.
"Ini gawat. Aku harus menghentikan portal itu."
Dari aura yang terpancar, Xiao Wang yakin bahwa adanya portal itu menandakan kemunculan Serigala Penjaga.
Ini tidak sesederhana sebelumnya, dimana Xiao Wang merasa kalau kekuatan yang akan muncul lebih hebat. Takutnya dia tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan. Apalagi Shi Yifen saat ini belum berhasil dia kalahkan sepenuhnya.
Sebelum portal tersebut terbentuk sempurna, maka Xiao Wang berniat menghancurkannya.
Bersiap, dengan mengaliri pedang Dewa Siluman dengan kekuatan penuh. Xiao Wang mengambil suatu gerakan dan akan menghancurkan portal menggunakan keterampilan Klan Xiao.
__ADS_1
Whush...
Baamm...
Serangan datang, membuat Xiao Wang harus menghentikan aksinya dalam menghancurkan portal. Dia terkena serangan itu dan terdorong beberapa meter ke depan.
Serang tersebut tidak lain berasal dari Shi Yifen. Lelaki itu mengetahui kekhawatiran Xiao Wang terhadap portal yang akan terbentuk. Maka dia tidak membiarkan Xiao Wang untuk menghancurkannya.
"Sialan, kau menyerang dari belakang, kau tak memiliki aurat malu sebagai seorang Kultivator tingkat tinggi" geram Xiao Wang.
Shi Yifen tersenyum licik. "Aku tidak perduli dengan aurat malu yang kau sebutkan itu. Lagipula aku juga penasaran dengan makhluk apa yang akan muncul oleh portal ini!"
"Cih,"
Xiao Wang tanpa banyak meladeni lelaki itu kembali mengeluarkan jurus. Namun serangan dari Shi Yifen kembali datang. Sehingga Xiao Wang harus kembali menghentikan aksinya dan menepis serangan itu.
"Licik!" geram Xiao Wang.
Portal akan segera terbentuk. Sementara Xiao Wang harus kembali dihadapkan oleh Shi Yifen.
Crriissstttt....
Petir hitam terlihat dari pusaran energi gelap yang mulai terbentuk sempurna. Itu membuat Xiao Wang semakin khawatir.
Bagaimana pun dia tidak akan mampu menghadapi dua lawan sekaligus. Untung-untung kalau yang muncul dalam portal berjumlah satu ekor, tapi itu tidak mungkin. Mengingat serigala penjaga yang selalu berkelompok dalam bergerak.
"Sialan," Xiao Wang tidak bisa untuk tidak mengumpat. Begitu geram dengan Shi Yifen.
Whush...
Tubuhnya mengobarkan energi jingga. Lalu Xiao Wang melesat dengan sangat cepat. Kali ini Xiao Wang tidak berniat memberi ampun pada Shin Yifen.
Menyerang dengan ganas dengan brutal. Shi Yifen hampir kesusahan dalam meladeni Xiao Wang. hingga serangan telak berhasil mendarat tepat di dadanya, membuat lelaki itu terdorong cukup jauh.
Itu terjadi begitu cepat, bahkan pertarungan mereka belum tiga puluh menit berlangsung, tapi Xiao Wang telah berhasil mendarat kan serangannya oada Shi Yifen.
"Ba–bagaimana mungkin?" ujar Shi Yifen tak percaya dengan peningkatan kekuatan Xiao Wang.
__ADS_1
Dominasi yang dibawa serta oleh portal yang telah terbentuk, membawa tekanan dahsyat yang menekan semua orang yang hadir di sana. Udara serasa menipis. Wajah Xiao Wang semakin memburuk, dia tidak bisa tenang, sedangkan Shi Yifen kembali menggunakan kesempatan itu untuk menyudutkan Xiao Wang.
"Butuh bantuan, Nak?"